Home / Kliping / Kendalikan Banjir Di Jakarta, Pemerintah Akan Dibangun Dua Dibendungan
menteri-pu

Kendalikan Banjir Di Jakarta, Pemerintah Akan Dibangun Dua Dibendungan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan pemerintah akan membangun dua bendungan di Jawa Barat guna mengendalikan banjir di Jakarta.

“Kedua bendungan itu adalah Sukamahi dan Ciawi, yang direncanakan akan dibangun pada 2016,” kata Basuki pada Rapat Koordinasi Konsolidasi Aspirasi Daerah dengan pemangku kepentingan di Provinsi DKI Jakarta, di Jakarta, Kamis, yang dihadiri anggota DPD RI dari Provinsi DKI Jakarta AM Fatwa dan Fahira Idris, Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta dan beberapa pejabat DKI Jakarta termasuk Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Saefullah.

Menurut Basuki, rencana pembangunan kedua bendungan masih dalam tahap pembahasan lahan.

“Pemerintah pusat berupaya mengatasi banjir di Jakarta dengan cara mengendalikannya melalui pembangunan bendungan di bagian hulu Jakarta,” kata Basuki.

Jika di bagian hulu Jakarta yang memiliki dataran lebih tinggi dibangun bendungan, kata dia, maka aliran air pada musim hujan dapat disalurkan ke bandungan sehingga tidak semua mengalir ke Jakarta.

Kemudian, untuk penyediaan hunian bagi warga Jakarta, Kementerian akan membangun lagi rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Pasar Minggu dan Pasar Rumput, Jakarta Selatan.

Sementara itu Saefullah menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta harus menormalisasi 13 sungai besar dan merelokasi warga penghuni pinggiran kali guna mencegah banjir.

Menurut dia, jumlah rusunawa yang tersedia belum sebanding dengan jumlah warga di bantaran kali yang akan direlokasi.

Sedangkan M Fatwa mengharapkan dari Rapat Koordinasi Konsolidasi Aspirasi Daerah ini DPD RI menampung masukan-masukan dari para pemangku kepentingan dan warga DKI Jakarta guna mencari solusi bersama.

Sumber: http://jakarta.bisnis.com/read/20151112/77/491605/kendalikan-banjir-di-jakarta-pemerintah-akan-dibangun-dua-dibendungan-

Check Also

Jalur 10 di Stasiun Manggarai ditutup sejak 23 Januari 2019. Hal itu dilakukan guna mempercepat revitalisasi Stasiun Manggarai. Jalur 10 yang biasa ditempati oleh KRL jurusan Jakarta-Depok/Bekasi akan dialihkan ke jalur 8, 5, dan 4. Meski penutupan telah berlansung selama tiga hari, tidak tampak adanya penumpukan penumpang di Stasiun Manggarai. Sejumlah penunjuk arah dipasang begitu juga dengan petugas stasiun yang mengarahkan para penumpang, Sabtu (26/1/2019).(KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA)

Pemindahan KA Jarak Jauh dari Stasiun Gambir ke Manggarai, Wujudkan Konsep Lama…

JAKARTA, KOMPAS.com – Stasiun Gambir, Jakarta Pusat tak lagi melayani angkutan Kereta Api (KA) jarak …