Home / Kliping / Operasi Ditargetkan Semester Pertama 2017
ka_bandara

Operasi Ditargetkan Semester Pertama 2017

TANGERANG, KOMPAS — Pemerintah pusat menargetkan kereta api Bandara Soekarno-Hatta mulai dioperasikan pada semester pertama 2017. Awal tahun depan, seluruh persoalan terkait pembebasan lahan rute jalur KA bandara diperkirakan dapat diselesaikan.

Presiden Joko Widodo menilai perkembangan pembangunan jalur kereta api ini berjalan signifikan. “Kereta bandara ini merupakan solusi untuk mengatasi kemacetan dari kota menuju bandara. Paling tidak, waktu tempuh menuju bandara bisa 40 menit dari Manggarai,” kata Presiden Joko Widodo saat meninjau pembangunan jalur kereta jurusan Stasiun Manggarai-Bandara Soekarno-Hatta di Kota Tangerang, Banten, Senin (14/12).

Di lokasi pembangunan, Presiden mencermati penjelasan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan serta Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan.

Selain membangun jalur KA dari Bandara Soekarno-Hatta ke pusat kota Jakarta, pemerintah juga sedang menyiapkan pembangunan jalur KA dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin ke Kota Palembang, Bandara Juanda ke Surabaya, dan dari Bandara Minangkabau ke Kota Padang.

Pembangunan KA Bandara Soekarno-Hatta dimulai sejak awal 2015. Panjang jalur kereta dari Manggarai ke Bandara Soekarno-Hatta sejauh 36,3 kilometer. Sebagian jalur kereta menggunakan ruas yang sudah ada. Sementara yang dibangun saat ini membentang 12 kilometer dari Stasiun Batuceper ke bandara.

Jonan menyebutkan, dari 12 kilometer tersebut, 6 kilometer dibangun di atas tanah milik PT Angkasa Pura II dan 6 kilometer lagi didapat dari pembebasan lahan masyarakat.

Ferry Mursyidan Baldan menambahkan, pembebasan lahan masih menemui kendala di Kecamatan Tanah Tinggi sepanjang 1 kilometer. Semua proses pembebasan itu, kata Ferry, belum menemui kendala serius. “Tanggal 8 Februari nanti diharapkan selesai,” ujar Ferry.

Angkutan massal terpadu

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Said Endrawiyanto mengatakan, terkait pembangunan KA bandara, Pemerintah Kota Tangerang telah mengajukan rencana pembangunan pusat angkutan massal terpadu dan terintegrasi di Poris Plawad kepada Badan Pelaksana Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

“Pembangunan pusat transportasi ini harus segera terwujud karena sangat membantu mengurai kemacetan dari Kota Tangerang menuju Jakarta dan sebaliknya. Orang bisa dengan mudah memilih moda transportasi angkutan yang lebih dekat dan cepat untuk sampai ke tempat tujuan,” jelas Said. (NDY/PIN)

Check Also

Jalur 10 di Stasiun Manggarai ditutup sejak 23 Januari 2019. Hal itu dilakukan guna mempercepat revitalisasi Stasiun Manggarai. Jalur 10 yang biasa ditempati oleh KRL jurusan Jakarta-Depok/Bekasi akan dialihkan ke jalur 8, 5, dan 4. Meski penutupan telah berlansung selama tiga hari, tidak tampak adanya penumpukan penumpang di Stasiun Manggarai. Sejumlah penunjuk arah dipasang begitu juga dengan petugas stasiun yang mengarahkan para penumpang, Sabtu (26/1/2019).(KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA)

Pemindahan KA Jarak Jauh dari Stasiun Gambir ke Manggarai, Wujudkan Konsep Lama…

JAKARTA, KOMPAS.com – Stasiun Gambir, Jakarta Pusat tak lagi melayani angkutan Kereta Api (KA) jarak …