Home / Kliping / Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Dikaji
jalan-tol-lengang

Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Dikaji

JAKARTA, KOMPAS — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sedang mengkaji proyek inisiatif atau prakarsa PT Jasa Marga (Persero) Tbk untuk membangun Tol Jakarta-Cikampek II. Ada dua rencana terkait jalan tol itu, yakni dibangun di atas tol yang sudah ada dan di sebelah selatan tol yang sudah ada saat ini.

Prakarsa Jasa Marga soal jalan tol Jakarta-Cikampek II yang telah disetujui Kementerian PUPR adalah tol yang dibangun di sebelah selatan Tol Jakarta-Cikampek saat ini. Adapun untuk pembangunan jalan tol di atas Tol Jakarta-Cikampek yang ada atau jalan tol layang (elevated) masih dievaluasi.

“Kami sedang mempertimbangkan. Di situ nanti ada light rapid transit (kereta ringan) dan high speed train (kereta berkecepatan tinggi). Kami akan memutuskan, mudah-mudahan bulan ini bisa diputuskan berlanjut atau tidak. Kalau bisa lanjut akan lebih cepat karena tidak ada pembebasan lahan di situ,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Jumat (8/1), di Jakarta.

Menurut Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Hediyanto W Husaini, pembangunan tol di atas tol yang ada atau melayang, dapat dikerjakan lebih mudah dan cepat. Sebab, kebutuhan pembebasan tanah lebih sedikit, meskipun tetap diperlukan untuk pintu tol keluar dan masuk.

Selain itu, dipertimbangkan juga rencana pembangunan jalur kereta berkecepatan tinggi yang akan dibangun di sebelah Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

“Biasanya selalu ada persaingan antara transportasi yang bersifat massal dengan yang individual. Demikian juga lalu lintas kereta api cepat berkompetisi dengan jalan tol. Maka, nanti kita akan atur tarifnya supaya mereka tidak saling membunuh,” kata Hediyanto.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna menyatakan, masih mengevaluasi rencana pembangunan tol di atas tol yang ada. Untuk Tol Jakarta-Cikampek II di sebelah selatan tol yang ada, menurut rencana, akan dilelang tahun ini.

Secara terpisah, Sekretaris Perusahaan Jasa Marga Mohammad Sofyan mengatakan, proyek ini untuk mengantisipasi peningkatan jumlah kendaraan yang lewat Tol Jakarta-Cikampek.

(NAD)

About indradetra

Check Also

Genangan air masih ada di lokasi tanggul jebol di Jatipadang, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2017)(stanly)

Kali Akan Dinormalisasi, Warga Jatipadang Minta DKI Beri Ganti Rugi

JAKARTA, KOMPAS.com – Warga RW 06, Jatipadang, Jakarta Selatan, menyambut baik wacana normalisasi Kali Pulo yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *