Home / Kliping / BPPT Soroti Kereta Cepat Jakarta-Bandung

BPPT Soroti Kereta Cepat Jakarta-Bandung

JAKARTA, (26/01/2016) KOMPAS — Sistem kereta api cepat dari Tiongkok yang akan dibangun Jakarta-Bandung harus melalui proses pengkajian teknologi dan pengujian di laboratorium di Indonesia. Sebelum proses pengujian itu, perlu ditetapkan standar yang menjadi acuan.

“Pengujian rancang bangun dan performa seluruh aspek moda transportasi perlu untuk menjamin keselamatan dan keamanan sarana transportasi massal itu dalam pengoperasian di Indonesia,” kata Kepala Balai Besar Teknologi Kekuatan Struktur (B2TKS) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Barman Tambunan, di Jakarta, Senin (25/1).

Namun, ia menyayangkan peresmian pembangunan kereta cepat itu oleh Presiden Joko Widodo pekan lalu yang tak melalui proses pengkajian dan pengujian oleh badan riset terkait. Dalam pengujian, pihaknya punya sarana memadai dan pengalaman sejak 1984. “Namun, hingga kini belum dilibatkan,” kata Barman.

Meski belum pernah menguji kereta cepat, fasilitas pengujian di laboratorium BPPT dapat digunakan untuk itu, seperti uji statik dan dinamis beberapa komponen penting, seperti bogi, bantalan di roda, dan rel.

Saat ini, BPPT satu-satunya lembaga riset di Indonesia yang punya fasilitas uji kereta api ini. “Fasilitas kami paling lengkap, bahkan di tingkat Asia Tenggara,” ujar chief engineer Program Uji Struktur Kereta dan Komponen B2TKS BPPT, Anwar.

Selain itu, pengalaman dalam menangani uji pesawat terbang bekerja sama dengan PT Dirgantara Indonesia yang kualifikasinya lebih tinggi juga dapat menjadi acuan kemampuan para perekayasa dan pakar konstruksi di BPPT.

Barman berharap, keberadaan sarana transportasi modern di Indonesia ini dapat melibatkan dan memanfaatkan sumber daya lokal, baik material maupun sumber daya manusianya. Untuk itu, pengadaannya menggunakan pola lisensi yang pembuatannya mensyaratkan supervisi, transfer teknologi, dan melibatkan tenaga kerja Indonesia.

Dengan begitu, manufaktur komponen dan pengujian kereta cepat juga dapat dikembangkan di Indonesia. “Cara ini penting dalam membangun industri dalam negeri dan memanfaatkan bahan baku lokal,” ujarnya.

Dalam uji konstruksi kereta api, selama ini BPPT bekerja sama dengan PT INKA. BPPT juga terlibat dalam uji rancang bangun pembuatan jenis kereta api yang akan diekspor ke Banglades dalam waktu dekat. (YUN)

Check Also

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah di Lapangan IRTI, Monas, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2017).(KOMPAS.com/NURSITA SARI)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Tugas Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum ", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/08/15/17314601/ini-tugas-tim-evaluasi-tata-kelola-air-minum. 
Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Dian Maharani

Ini Tugas Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membentuk Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum. …