Home / Kliping / Kawasan Berlan Akan Dibongkar
Anak-anak bermain di Jalan Slamet Riyadi 4, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (27/1). Pasca penggerebekan bandar narkoba di lokasi yang tak jauh dari kawasan Berlan, pekan lalu, warga di wilayah itu telah kembali beraktivitas. Permukiman yang terletak di bantaran sungai itu akan segera dibongkar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk ditata karena kawasan itu termasuk dalam target proyek normalisasi Sungai Ciliwung.
Anak-anak bermain di Jalan Slamet Riyadi 4, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (27/1). Pasca penggerebekan bandar narkoba di lokasi yang tak jauh dari kawasan Berlan, pekan lalu, warga di wilayah itu telah kembali beraktivitas. Permukiman yang terletak di bantaran sungai itu akan segera dibongkar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk ditata karena kawasan itu termasuk dalam target proyek normalisasi Sungai Ciliwung.

Kawasan Berlan Akan Dibongkar

Kawasan Kebon Manggis Bagian dari Sasaran Normalisasi Sungai Ciliwung

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera membongkar permukiman di Jalan Slamet Riyadi 4, Kelurahan Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur, karena terkena proyek normalisasi Kali Ciliwung. Saat ini, proyek normalisasi masih terganjal penyediaan rusun.

Anak-anak bermain di Jalan Slamet Riyadi 4, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (27/1). Pasca penggerebekan bandar narkoba di lokasi yang tak jauh dari kawasan Berlan, pekan lalu, warga di wilayah itu telah kembali beraktivitas. Permukiman yang terletak di bantaran sungai itu akan segera dibongkar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk ditata karena kawasan itu termasuk dalam target proyek normalisasi Sungai Ciliwung.
Anak-anak bermain di Jalan Slamet Riyadi 4, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (27/1). Pasca penggerebekan bandar narkoba di lokasi yang tak jauh dari kawasan Berlan, pekan lalu, warga di wilayah itu telah kembali beraktivitas. Permukiman yang terletak di bantaran sungai itu akan segera dibongkar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk ditata karena kawasan itu termasuk dalam target proyek normalisasi Sungai Ciliwung.

Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan, Rabu (27/1), mengatakan, kawasan di Jalan Slamet Riyadi 4 yang berdekatan dengan Kompleks Berlan termasuk dalam peta rencana normalisasi Ciliwung. Pembongkaran dilakukan terhadap rumah-rumah warga yang menempel di badan sungai. “Kawasan ini memang sudah masuk program normalisasi sungai, seperti Kampung Pulo, Bukit Duri, dan Bidaracina,” katanya.

Jika semua sudah siap, dalam waktu 1-2 hari kawasan itu bisa dibongkar. “Saya kira warga di situ juga sudah tahu bahwa mereka bakal terkena proyek normalisasi. Mereka melihat normalisasi di Kampung Pulo dan Bukit Duri, pasti mereka paham,” ujar Teguh.

Tugas sosialisasi pembongkaran diserahkan kepada lurah dan camat setempat. Adapun relokasi warga menjadi tanggung jawab dinas perumahan dan gedung pemerintahan daerah.

Rusun yang kemungkinan akan digunakan untuk relokasi adalah Rusun Cipinang Besar Selatan atau Rusun Pulogebang.

Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana mengatakan, terdapat 181 bangunan di kawasan Berlan yang bakal dibongkar. “Warga nanti direlokasi ke rumah susun terdekat,” ujarnya saat meninjau lokasi.

Menurut Bambang, rencana teknis dan jadwal pembongkaran permukiman di kawasan Jalan Slamet Riyadi akan dibahas dalam rapat bersama di Kantor Wali Kota Jakarta Timur pada Kamis sore.

Bambang menampik pembongkaran itu terkait dengan kasus narkoba yang beberapa waktu lalu ditemukan di kawasan ini. “Tidak ada kaitannya (dengan narkoba). Hanya kebetulan saja. Ini memang sudah masuk program (normalisasi) pemerintah. Sekarang kami masih mendata warga. Setelah itu masih harus rapat dan sosialisasi,” ujar Bambang di Jalan Slamet Riyadi 4.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Teuku Iskandar mengatakan, proyek normalisasi Sungai Ciliwung yang ditargetkan sepanjang 19 kilometer baru mencapai 47 persen. Normalisasi masih terganjal penyediaan rusun sebagai tempat relokasi warga yang terdampak kegiatan ini.

Puji (34), warga RT 011 RW 004 Kelurahan Kebon Manggis, mengaku pasrah jika pemerintah berencana menggusur tempat tinggalnya yang ada di bantaran Ciliwung. Puji menyadari tinggal di atas tanah negara. “Asalkan kami direlokasi ke rumah susun yang layak huni,” ucap Puji.

Teguh Waluyo, Ketua RW 004 Kelurahan Kebon Manggis, berharap pemerintah segera menyosialisasikan pembongkaran bangunan di bantaran Sungai Ciliwung tersebut kepada warga. Dengan demikian, warga dapat menanyakan rumah susun yang menjadi tempat relokasi.

Terkait relokasi ini, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan akan membongkar semua rumah di badan sungai di dekat Kompleks Berlan.

Tangerang

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Tangerang menggunakan long storage dalam mengantisipasi banjir. Long storage telah dibangun di wilayah barat untuk mengurangi debit air Situ Bulakan sehingga tidak meluap ke Kelurahan Priuk dan sekitarnya.

Long storage ini dapat juga menampung limpasan air dari Sungai Cirarab dan Sungai Ledug sehingga bisa mengurangi beban Situ Bulakan,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Tangerang Nana Trisyana, Rabu.

Pada tahap awal, long storage dibangun sepanjang 500 meter dan sudah mulai dioperasikan awal tahun 2016. Long storage berada di belakang SMA 15 hingga Situ Bulakan. Pembangunan infrastruktur ini merupakan usaha penanganan banjir di Perumahan Priuk Damai dan sekitarnya. Sebagai pelengkap, di sekitar kawasan itu dipasang dua unit pompa air berkekuatan 100 liter per detik.

Nana mengatakan, program penanganan banjir yang telah dilakukan dalam menghadapi banjir tahun 2016, antara lain, adalah penurapan dan rehabilitasi tanggul di 13 kecamatan Kota Tangerang sepanjang 15.550,63 meter mulai tahun 2010 sampai 2014 dan tahun 2015 sepanjang 5,458 meter.

Petugas juga melakukan pengecekan, pemeliharaan, dan perbaikan terhadap 150 pintu air, baik di lokasi perumahan, saluran pembuangan, maupun embung air yang tersebar di wilayah Kota Tangerang.

Pemkot juga membangun 15 pintu air baru. “Pintu air ini sudah dibuka sepekan terakhir, setelah curah hujan mulai turun,” kata Nana.

Sementara program normalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui BBWSCC yang sedang dilakukan di Kota Tangerang adalah normalisasi Sungai Cisadane sepanjang 1.600 meter serta Kali Sabi dan Kali Cirarab sepanjang hampir 300 meter.

Pengerukan Situ Cangkring di wilayah Kecamatan Priuk juga dikerjakan seluas 5 hektar.

(PIN/FRO/ILO)

Check Also

Para peserta Menghadap ke Laut menggelar aksi di timur Ancol, Jakarta Utara, Minggu (19/8/2018).(Kompas.com/Sherly Puspita)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saat Ribuan Warga Kampanyekan "Laut Bukan Tempat Sampah"", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/08/19/19184131/saat-ribuan-warga-kampanyekan-laut-bukan-tempat-sampah. 
Penulis : Sherly Puspita
Editor : Egidius Patnistik

Saat Ribuan Warga Kampanyekan “Laut Bukan Tempat Sampah”

JAKARTA, KOMPAS.com – Minggu (19/8/2018) sore tadi, sebuah komunitas binaan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi …