Home / Kliping / Sembilan Kota Siap Jalankan Uji Coba Kantong Plastik Berbayar
36fb49f92ba54bf58e71a010c5ea4c53

Sembilan Kota Siap Jalankan Uji Coba Kantong Plastik Berbayar

JAKARTA, KOMPAS — Rencana uji coba penerapan kantong plastik berbayar siap dijalankan di sembilan kota dari 23 kota yang telah berkomitmen. Harga plastik beserta mekanismenya dan ritel peserta akan ditentukan oleh setiap daerah.

36fb49f92ba54bf58e71a010c5ea4c53
Warga membawa makanan dalam kantong plastik di perempatan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (15/1/2016). Secara nasional, dengan asumsi jumlah seluruh gerai ritel di Indonesia 90.000 unit, sekitar 9,85 miliar lembar kantong plastik digunakan selama satu tahun dan 95 persen kantong plastik itu berakhir sebagai sampah.

“Sampai hari ini, sembilan kota yang menyatakan siap. Tetapi secara komitmen 23 kota pun akan melaksanakan,” kata Tuti Hendrawati Mintarsih, Dirjen Pengelolaan Limbah, Bahan Beracun Berbahaya, dan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Selasa (9/2/2016), di Jakarta.

Kesembilan kota itu adalah DKI Jakarta, Bandung, Bogor, Banda Aceh, Makassar, Denpasar, Surabaya, Tangerang, dan Balikpapan. Kota-kota itu telah menjalin koordinasi dengan peritel setempat serta membentuk tim untuk mengawasi dan memverifikasi pelaksanaan kantong plastik berbayar di lapangan.

“Kami akui, sosialisasi masih butuh ditingkatkan lagi dan daerah harus mengambil peran karena kami (pemerintah pusat) tak bisa menjangkau seluruhnya,” katanya.

Menurut rencana, uji coba diterapkan pada 21 Februari hingga 5 Juni 2016. Hal itu dimulai bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Uji coba diberlakukan pada ritel modern anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) yang akan disusul pasar tradisional.

a4819dbf12af4aa08deeb4d3969beb8c
Petugas Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Jalan Tamansari, Bandung, Jawa Barat, menata tumpukan sampah sebelum diangkut ke tempat pembuangan akhir, Sabtu (23/1/2016). Selama ini, TPS di Bandung didominasi tumpukan sampah kantong plastik. Dalam sehari, di Bandung diperkirakan ada 200 ton sampah plastik. Pekan terakhir Februari, Pemerintah Kota Bandung mulai menerapkan kantong plastik berbayar untuk menekan jumlah sampah plastik.
Tuti mengatakan, sampah plastik, khususnya kantong plastik, telah menjadi masalah di mana-mana. KLHK mencatat, tiap menit lebih dari 1 juta kantong plastik digunakan. Sebanyak 50 persen di antaranya hanya dipakai sekali, 5 persen didaur ulang, dan sisanya menjadi sampah.Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 mengamanatkan pengurangan sampah melalui pembatasan timbulan sampah. “Gagasan kebijakan kantong plastik berbayar merupakan langkah konkret pemerintah dalam mengurangi timbulan sampah kantong plastik,” katanya.

Direktur Pengelolaan Sampah R Sudirman mengatakan, Presiden dalam beberapa kali rapat kabinet terbatas menekankan penyelesaian masalah sampah. Karena itu, kata Sudirman, kepala daerah harus memiliki komitmen pengurangan kantong plastik.

Ia menyebut, polling Litbang Kompas pada 20-22 Januari 2016 menunjukkan, rata-rata masyarakat setuju dengan kebijakan kantong plastik berbayar. Survei daring KLHK pada hampir 8.000 responden juga mendapatkan, 87,3 persen setuju kebijakan ini. Terkait harga, sebesar 77,6 persen responden setuju per kantong plastik dihargai Rp 500-Rp 1.000.

Check Also

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah di Lapangan IRTI, Monas, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2017).(KOMPAS.com/NURSITA SARI)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Tugas Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum ", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/08/15/17314601/ini-tugas-tim-evaluasi-tata-kelola-air-minum. 
Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Dian Maharani

Ini Tugas Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membentuk Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum. …