Home / Kliping / SP 2 Diserahkan Hari Ini, Pendataan Warga Diperketat
Sumber : www.jakarta.go.id
Sumber : www.jakarta.go.id

SP 2 Diserahkan Hari Ini, Pendataan Warga Diperketat

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melanjutkan penertiban di wilayah Kalijodo. Kamis (25/2) ini, surat peringatan kedua akan diberikan kepada warga.

Sumber : www.jakarta.go.id
Sumber : www.jakarta.go.id

Pemberian surat peringatan kedua (SP 2) ini seiring berakhirnya waktu tujuh hari sejak pemberian SP 1. Pada 29 Februari mendatang atau setelah SP 3 dikeluarkan, ribuan bangunan di sana akan dibongkar.

Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi, Rabu (24/2), menuturkan, pemberian dan pemasangan SP 2 di rumah warga akan dilaksanakan Kamis ini sekitar pukul 08.30. “Semua bangunan tetap akan dibongkar. Persiapan terus dilakukan, baik alat maupun koordinasi dengan aparat keamanan. Pendataan warga juga akan kami ketatkan,” ucapnya.

Hingga kemarin, warga Kalijodo sebagian besar telah pindah ke rumah susun. Pada Rabu pagi, 86 warga di RT 007 RW 010 Tambora, Jakarta Barat, diantar ke Rusunawa Pulogebang, Jakarta Timur.

Sementara itu, di bagian Kalijodo yang masuk wilayah Jakarta Utara sebanyak 36 warga diantar ke Rusunawa Marunda, Cilincing. Total warga yang telah masuk dan mendapatkan unit rusun 176 keluarga. Meski begitu, sebagian warga yang telah masuk itu adalah pengontrak, bukan pemilik bangunan di Kalijodo.

Seperti diketahui, warga yang diprioritaskan mendapatkan unit rusun adalah warga pemilik bangunan. Total keluarga yang tercatat menempati bangunan sendiri sebanyak 201 keluarga. Adapun pengontrak sebanyak 525 keluarga.

Sekretaris Kecamatan Penjaringan Muhammad Andri menyampaikan, sejauh ini verifikasi ketat terus dilakukan. Sejumlah warga pengontrak memang masuk dan mendapatkan unit, tetapi jumlahnya hanya segelintir.

“Yang prioritas adalah warga pemilik. Kami untuk sementara tak melayani yang pengontrak sampai semua pemilik bisa mendapatkan unit,” kata Andri.

Rombongan warga Kalijodo juga mulai menempati Rusunawa Pulogebang. Kemarin, lebih dari 50 keluarga beserta perabotan rumah tangganya diangkut dari Kalijodo ke Rusunawa Pulogebang menggunakan bus sekolah dan truk polisi.

Salah satu warga itu, Muhibin (30), pindah bersama istri dan satu anak mereka menempati unit di lantai 1. Muhibin mengakui, kondisi unit rusun ini memang baik dan layak.

Namun, ia mengeluhkan lokasi Pulogebang yang jaraknya sekitar 40 kilometer dari tempatnya bekerja di Kapuk Kamal, Jakarta Barat. “Sekarang ini saya pusing untuk berangkat kerja ke Kapuk Kamal. Jaraknya jauh sekali,” ujarnya.

Namun, Muhibin berkeyakinan dia hanya butuh waktu untuk beradaptasi di tempat tinggal baru. “Sambil nanti saya juga cari kerja di sekitar Pulogebang,” ujarnya.

Kepala Rusunawa Pulogebang Ageng Darmintono mengakui, lokasi Pulogebang jauh dari Kalijodo. Oleh sebab itu ada dua alternatif bagi sekolah anak-anak yang direlokasi. Alternatif pertama adalah memindahkan sekolah mereka ke Pulogebang. Namun, bagi yang belum dapat pindah karena berada di tahun terakhir sekolah akan disediakan bus sekolah setiap hari untuk mengantar mereka sekolah di Kalijodo.

Sementara itu, Razman Arif Nasution, kuasa hukum Abdul Azis-salah satu pemilik tempat hiburan di Kalijodo, mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Rabu pukul 11.30, terkait surat panggilan pemeriksaan kliennya. Kedatangannya untuk menentukan kapan Azis akan diperiksa.

Sebelumnya, Aziz alias Daeng Azis dijadwalkan diperiksa oleh tim penyidik Polda Metro Jaya kemarin sebagai tersangka kasus prostitusi di Kalijodo. “Kemarin sore, klien saya sedang berada di luar Jakarta sehingga tidak bisa hadir hari ini,” kata Razman.

(C09/C10/MDN/JAL)

Check Also

Pekerja akan memindahkan sejumlah tiang yang menghalangi jalur sepeda di Jalan Asia Afrika, Jakarta, Rabu (01/08/2018). Jalur sepeda di sepanjang jalan ini terhalang beberapa tiang lampu penerangan jalan umum (PJU), tiang lampu lalu lintas, hingga tiang rambu penunjuk jalan.(KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI)

Perluasan Jalur Sepeda, Efektifkah untuk Mengurangi Polusi Udara?

KOMPAS.com – Bersepeda sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian masyarakat DKI Jakarta. Ada yang menggunakannya …