Home / Kegiatan / Jakarta Kembali Dianugerahi National Earth Hour Capital 2016
Gubernur DKI Jakarta, Basui Tjahaja Purnama menerima penghargaan Earth Hour National Capital dari WWF
Gubernur DKI Jakarta, Basui Tjahaja Purnama menerima penghargaan Earth Hour National Capital dari WWF

Jakarta Kembali Dianugerahi National Earth Hour Capital 2016

Jakarta kembali dianugerahi gelar sebagai National Earth Hour Capital  dalam ajang Earth Hour CIty Challenge (EHCC) tahun 2016 yang diselenggarakan WWF. Kota Jakarta dinilai layak menjadi panutan bagi kota-kota lainnya di Indonesia dalam hal ambisi, upaya dan rencana kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Sejumlah langkah pembaharuan demi mewujudkan Jakarta sebagai kota berkelanjutan, diantaranya adalah dengan pengembangan transportasi publik dan penerapan gedung ramah lingkungan (green building) melalui upaya efisiensi energi.

Gubernur DKI Jakarta, Basui Tjahaja Purnama menerima penghargaan Earth Hour National Capital dari WWF
Gubernur DKI Jakarta, Basui Tjahaja Purnama menerima penghargaan Earth Hour National Capital dari WWF
Press Release Jakarta Kembali Dianugerahi National Earth Hour Capital 2016 (1)
Press Release Jakarta Kembali Dianugerahi National Earth Hour Capital 2016

Berdasarkan data yang dihimpun oeh ICLEI, selama kurun waktu 2013-2015, Jakarta berhasil meningkatkan pengguna moda Bus Rapid Transit (Transjakarta) hingga 500.000 penumpang/hari dan mampu mengurangi emisi Co2 sebanyak 146.055 Ton, serta adanya upaya efisiensi energi di sejumlah gedung Pemerintah sehingga pengurangan emisi mencapai 207.657 Ton.

Jakarta menjadi National Earth Hour Capital bersama 16 kota lainnya, yaitu Belo Horizonte, Brazil; Boulder, USA; Chiangrai, Thailand; Edmonton, Canada; Hue City, Vietnam; Lappeenranta, Finland; Monteria, Colombia; Murcia, Spain; Petaling Jaya, Malaysia; Quito, Ecuador; Rajkot, India; Santa Rosa, Philippines; Shenzhen, China; City of Singapore, Singapore; Tshwane, South Africa dan Umea, Sweden.

Earth Hour City Challenge 2016 diikuti sebanyak 125 Kota yang mewakii 21 Negara. Kota-kota peserta EHCC dinilai dari tingkat ambisi dan inovasinya dalam mengembangkan solusi cerdas mengatasi perubahan iklim untuk mendorongkan pembangunan berkelanjutan di tingkat lanjut yang sejalan dengan kondisi lokal.

 

Check Also

World Bank Affordable Housing narsum

Kunjungan Tim Bank Dunia

Jakarta, 15 Oktober 2019. Perwakilan Tim Bank Dunia (The World Bank) berkunjung ke Kantor Deputi …