Home / Kliping / Kemeriahan di Hari Ulang Tahun

Kemeriahan di Hari Ulang Tahun

Sejak Rabu (29/6) pagi, pelataran Balai Kota DKI Jakarta terlihat lebih semarak dengan kehadiran warga yang ingin mengucapkan selamat ulang tahun kepada Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. Hanya berjarak sepekan setelah HUT ke-489 Kota Jakarta, orang nomor satu di Ibu Kota itu merayakan ulang tahun ke-50.

Salah satu warga bernama Maurin (40) datang ke Balai Kota dengan memakai kaus bertuliskan “Ahok Independen”. Ia mengetahui tanggal lahir Gubernur Basuki dari grup Facebook yang ia ikuti. Tahun lalu, ia juga datang untuk mengucapkan selamat.

“Saya berdoa bapak sehat, bisa pimpin lagi Jakarta sehingga lebih maju dan lebih bersih,” ujar Maurin. Menurut Maurin, para relawan pendukung gubernur yang akrab dipanggil Ahok itu patungan untuk membeli bunga, kue, poster, dan lain-lain untuk diberikan kepada Basuki.

Ada warga yang membawa kue ulang tahun berhiaskan taman ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) dan poster karikatur bertuliskan “Woi, loe pikir uang nenek loe apa?”.

Puluhan simpatisan pendukung yang tergabung dalam kelompok Teman Ahok, Dukung Ahok Gubernur DKI (DAG), Ahok Pahlawan Ku, Laskar Ahok, dan Relawan Koboi Jakarta bahkan berbaris dan menyanyikan lagu “Selamat Ulang Tahun” begitu Basuki keluar dari mobil dinasnya.

Basuki yang memakai baju dinas berwarna putih langsung menyalami mereka. Gubernur lalu didaulat meniup lilin kue ulang tahun bergambar foto dirinya.

Hingga siang, simpatisan pendukung Basuki terus mendatangi pendopo Balai Kota untuk mengucapkan selamat dan berfoto bersama. Aneka karangan bunga segar juga terus berdatangan. Ada pula warga yang langsung memberikan kado khusus kepadanya.

“Saya doakan supaya malaikat lindungi Pak Ahok, supaya beliau bisa terus melayani rakyat. Untuk memimpin Jakarta, butuh orang yang nyalinya besar seperti dia,” ujar Lili (70), warga Tomang, Jakarta Barat.

Tak merayakan

Menurut Ahok, selama ini ia tak punya tradisi merayakan ulang tahun di keluarganya. Ia justru memaknai ulang tahun kali ini dengan mengingat berapa sisa usianya jika dibandingkan dengan bapak dan kakeknya.

“Bapak saya umurnya 67 tahun. Kalau dihitung, berarti sisa umur saya 17 tahun untuk kerja. Kalau dibandingkan sama kakek saya, ya, masih butuh 40 tahun lebih,” kata Basuki.

Menurut dia, setiap ulang tahun dia hanya ingat umurnya telah berkurang satu tahun lagi. “Saya cuma sadar umur berkurang satu tahun untuk kerja menyejahterakan orang banyak. Berarti kerjanya mesti makin cepat,” ujar Basuki menanggapi perhatian warga ini.

Di dunia maya, hari ulang tahun Basuki juga sempat menjadi trending topicdengan tagar #HBD50Ahok. Sejumlah tokoh menuliskan ucapan selamat ulang tahun di Twitter, termasuk Duta Besar Australia Paul Grigson.

Basuki Tjahaja Purnama dilahirkan di Manggar, Belitung Timur, 29 Juni 1966. Sebelum menjabat Wakil Gubernur DKI kemudian Gubernur DKI saat ini, ia pernah menjabat Bupati Belitung Timur dan anggota DPR dari Partai Golkar.

Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat yang berduet dengan Basuki sejak November 2014 tak lupa mengucapkan selamat. “Selamat ulang tahun kepada Pak Ahok, mudah-mudahan sehat,” ujar Djarot.

(DEA/HLN)

Check Also

Jalur 10 di Stasiun Manggarai ditutup sejak 23 Januari 2019. Hal itu dilakukan guna mempercepat revitalisasi Stasiun Manggarai. Jalur 10 yang biasa ditempati oleh KRL jurusan Jakarta-Depok/Bekasi akan dialihkan ke jalur 8, 5, dan 4. Meski penutupan telah berlansung selama tiga hari, tidak tampak adanya penumpukan penumpang di Stasiun Manggarai. Sejumlah penunjuk arah dipasang begitu juga dengan petugas stasiun yang mengarahkan para penumpang, Sabtu (26/1/2019).(KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA)

Pemindahan KA Jarak Jauh dari Stasiun Gambir ke Manggarai, Wujudkan Konsep Lama…

JAKARTA, KOMPAS.com – Stasiun Gambir, Jakarta Pusat tak lagi melayani angkutan Kereta Api (KA) jarak …