Home / Kliping / Tiga Proyek di Kelapa Gading
f296d99dfd424f6c8ca3fe7e7dc265fd

Tiga Proyek di Kelapa Gading

LRT dan Tol Sunter-Pulo Gebang Selesai Sebelum Asian Games

JAKARTA, KOMPAS — Sejumlah pengerjaan pembangunan sedang berlangsung di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara. Proyek tersebut di antaranya adalah jalan layang, kereta ringan (LRT), dan jalan tol bagian dari proyek enam ruas tol dalam kota Jakarta.

f296d99dfd424f6c8ca3fe7e7dc265fd

Hingga Kamis (24/11) siang, semua aktivitas proyek berlangsung bersamaan dengan padatnya arus lalu lintas di kawasan itu. Pengerjaan proyek LRT telah masuk ke dalam kawasan Kelapa Gading, khususnya di Jalan Boulevard Raya. Agustian (47), warga Kelapa Gading, bingung untuk memilih jalur ketika ingin menuju lokasi kerjanya di Bekasi. “Mau lewat depan (Jalan Boulevard) macet, lewat belakang ke Pegangsaan Dua juga macet. Di sana ada pekerjaan juga. Apalagi kalau pagi dan sore, gak ada jalan lagi,” kata pekerja swasta ini.

Berjarak sekitar 500 meter, tepatnya di Jalan Boulevard Timur, pekerja juga terus melaksanakan proyek pembangunan. Jalan layang dua jalur telah berdiri meski masih ada yang belum tersambung. Akan tetapi, di beberapa bagian, ada pilar besar di antara kedua jalur itu. “(Pilar) Ini proyek yang berbeda. Kalau kami sedang kerjain yang jalan layang, satunya lagi itu untuk jalan tol. Jalan tol nanti di atas jalan layang,” ucap salah satu pekerja.

Keduanya memang dua proyek terpisah. Jalan layang dikerjakan pihak swasta, menghubungkan Jalan Boulevard Timur dan Jalan Pegangsaan Dua. Proyek jalan lainnya bagian dari proyek enam ruas tol, seksi Sunter-Pulo Gebang, oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Pada bagian Tol Sunter-Pulo Gebang sudah berdiri tujuh pilar di bagian tengah jalan yang dikerjakan PT Pembangunan Jaya.

Camat Kelapa Gading Yusuf Madjid mengatakan, pihaknya tidak begitu paham dengan model dan desain kedua proyek jalan tersebut. Pihaknya hanya memfasilitasi pembebasan lahan. “Kemarin untuk Tol Sunter-Pulo Gebang ada pertemuan sosialisasi kembali. Untuk jalan layang itu sudah lama,” ucap Yusuf.

Menurut Yusuf, pihaknya menyiagakan 11 anggota Satpol PP setiap hari untuk membantu mengatur arus lalu lintas. Masih ada petugas dinas perhubungan dan polisi yang turut berjaga.

4a462a51a02d427a97652802a33ae368

Megaproyek enam ruas tol senilai Rp 42 triliun itu dimulai tahun ini untuk tahap pertama, yaitu ruas Semanan-Sunter (20,23 kilometer) dan Sunter-Pulo Gebang (9,44 km). Tol ini ditargetkan selesai 2018 menjelang Asian Games. Tahap kedua ruas Duri Pulo-Kampung Melayu (12,65 km) dan Kemayoran-Kampung Melayu (9,60 km). Tahap ketiga Ulujami-Tanah Abang (8,7 km) dan terakhir Pasar Minggu-Casablanca (9,15 km) (Kompas, Rabu 17/2).

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Yusmada Faizal menuturkan, pembangunan tujuh pilar itu bagian dari persiapan pembangunan ke depan. “Jadi supaya nanti pembangunan tidak sulit, makanya tujuh pilar tersebut dibangun terlebih dahulu sambil pihak swasta menyelesaikan jalan layang. Dan, tidak ada perubahan trase nantinya,” tuturnya.

KA Bandara

Pembangunan stasiun kereta api di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, dikebut. Manajer Humas PT Angkasa Pura II Yado Yarismano mengatakan, proyek itu ditargetkan selesai Juli 2017. Terhitung hingga Minggu (20/11), pengerjaan pembangunan stasiun mencapai 65,7 persen.

“Pembangunan rel kereta dari bandara ke Stasiun Batu Ceper dikerjakan PT KAI (Kereta Api Indonesia),” katanya.

Kepala Badan Pertanahan Nasional Kota Tangerang Badrusalim mengatakan, masih 287 bidang lahan seluas 83.419 meter persegi yang belum dibebaskan dari 870 bidang lahan yang dibutuhkan untuk proyek ini. “Menurut rencana, Jumat (25/11), akan dilakukan pembayaran ganti rugi pembebasan lahan kepada warga yang terkena proyek ini,” katanya.

Check Also

Jalur 10 di Stasiun Manggarai ditutup sejak 23 Januari 2019. Hal itu dilakukan guna mempercepat revitalisasi Stasiun Manggarai. Jalur 10 yang biasa ditempati oleh KRL jurusan Jakarta-Depok/Bekasi akan dialihkan ke jalur 8, 5, dan 4. Meski penutupan telah berlansung selama tiga hari, tidak tampak adanya penumpukan penumpang di Stasiun Manggarai. Sejumlah penunjuk arah dipasang begitu juga dengan petugas stasiun yang mengarahkan para penumpang, Sabtu (26/1/2019).(KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA)

Pemindahan KA Jarak Jauh dari Stasiun Gambir ke Manggarai, Wujudkan Konsep Lama…

JAKARTA, KOMPAS.com – Stasiun Gambir, Jakarta Pusat tak lagi melayani angkutan Kereta Api (KA) jarak …