Home / Kliping / Djarot Akui, Trotoar Jakarta Sepanjang 1.300 Km Baru Direvitalisasi 10 Persen
Warga duduk di bangku taman yang terpasang sejak semalam di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (19/6/2013). Sebanyak 340 unit bangku taman dipasang di Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin hingga kawasan Medan Merdeka untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna trotoar di Jakarta.(KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO)
Warga duduk di bangku taman yang terpasang sejak semalam di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (19/6/2013). Sebanyak 340 unit bangku taman dipasang di Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin hingga kawasan Medan Merdeka untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna trotoar di Jakarta.(KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO)

Djarot Akui, Trotoar Jakarta Sepanjang 1.300 Km Baru Direvitalisasi 10 Persen

Warga duduk di bangku taman yang terpasang sejak semalam di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (19/6/2013). Sebanyak 340 unit bangku taman dipasang di Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin hingga kawasan Medan Merdeka untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna trotoar di Jakarta.(KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO)
Warga duduk di bangku taman yang terpasang sejak semalam di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (19/6/2013). Sebanyak 340 unit bangku taman dipasang di Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin hingga kawasan Medan Merdeka untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna trotoar di Jakarta.(KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO)

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, revitalisasi trotoar yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum mencapai angka 10 persen. Menurut Djarot, ada 1.300 kilometer trotoar yang harus diperbaiki dan membutuhkan waktu yang lama.

” Trotoar kita tidak mungkin lima tahun kelar. Kita punya kurang lebih 1.300 kilometer, bayangkan, kami baru membangun mungkin belum ada 10 persennya,” ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (11/10/2017).

Djarot mengatakan, pada periode pemerintahan 2012-2017, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta fokus merevitalisasi trotoar di beberapa ruas jalan protokol dan arteri. Trotoar yang dibangun dilengkapi dengan boks utilitas di bawahnya.

“Kami fokus ke beberapa titik yang terintegrasi dengan pembangunan jaringan utilitas melalui sistem ducting,” kata dia.

Baca: Revitalisasi Trotoar Sudirman-Thamrin Akan Rampung Sebelum Asian Games

Dengan adanya pembangunan trotoar yang dilengkapi main hall jaringan utilitas, Djarot berharap tak ada lagi pembongkaran trotoar saat selesai nantinya. Selama ini, setiap ada pemasangan atau perbaikan jaringan utilitas, trotoar yang sudah dibangun seringkali dibongkar.

Selain itu, tidak akan ada lagi kabel-kabel yang menggantung di atas karena semuanya akan dimasukan ke dalam boks utilitas.

Baca: Djarot Canangkan Pembangunan Trotoar Sudirman-Thamrin Sepanjang 6,6 KM

“Kami berharap supaya ke depan tidak ada lagi pola gali lubang tutup lubang, setelah selesai bongkar lagi dan tiang serta kabel-kabel itu semrawut di atas,” ucap Djarot.

Pada Minggu (8/10/2017), Djarot membuka pencanangan trotoar Sudirman-Thamrin #TrotoarKita di arena Car Free Day di Bundaran HI.Djarot menyampaikan bahwa Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin akan memiliki trotoar yang lebarnya mencapai 10 meter.

Baca: Trotoar Sudirman-Thamrin Dilengkapi Jalur Sepeda dan Tempat Nongkrong

Saat ini, lebar trotoar di jalur itu bervariasi sekitar 1,5-5 meter. Setelah penataan ulang, lebar maksimal 12 meter, bervariasi tergantung pada kondisi jalan.

Check Also

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah di Lapangan IRTI, Monas, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2017).(KOMPAS.com/NURSITA SARI)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Tugas Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum ", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/08/15/17314601/ini-tugas-tim-evaluasi-tata-kelola-air-minum. 
Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Dian Maharani

Ini Tugas Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membentuk Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum. …