Home / Kliping / Pemprov DKI Diminta Lanjutkan Normalisasi Ciliwung

Pemprov DKI Diminta Lanjutkan Normalisasi Ciliwung

Pekerjaan Normalisasi Kali Ciliwung Paket 1 yang membentang dari Pintu Air Manggarai sampai Jembatan Kampung Melayu di Jalan Abdulah Syafei dengan panjang sekitar 4,6 kilometer. Gambar diambil Selasa (5/9/2017).(Arimbi Ramadhiani)
Pekerjaan Normalisasi Kali Ciliwung Paket 1 yang membentang dari Pintu Air Manggarai sampai Jembatan Kampung Melayu di Jalan Abdulah Syafei dengan panjang sekitar 4,6 kilometer. Gambar diambil Selasa (5/9/2017).(Arimbi Ramadhiani)

JAKARTA,KOMPAS.com – Pemprov DKI Jakarta terus didorong untuk melanjutkan program normalisasi Sungai Ciliwung.

Kepala Bagian Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Jakarta Selatan Bambang Eko Prabowo menyebut normalisasi ini diharapkan dilanjutkan dan rampung pada 2018.

“Pekan lalu Pemprov DKI dan Kemenpupera dikumpulin sama staf Wapres, arahan tim, beliau menginginkan realisasi normalisasi Ciliwung dari TB Simatupang-Manggarai sampai 2018,” kata Bambang di Jakarta Selatan, Selasa (17/10/2017).

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, kata Bambang, diminta untuk menyiapkan kebutuhan pembangunan untuk anggaran tahun depan. Sementara Pemprov DKI diminta untuk membebaskan lahan yang diokupasi.

“Perlu dihitung kebutuhannya, berapa rusun yang dibutuhkan, prioritas titiknya mana saja, sementara Staf Wapres akan mengusahakan koordinasi ini,” ujar Bambang.

Bambang menyebut saat ini pencapaian normalisasi Ciliwung baru rampung setengahnya. Normalisasi Sungai Ciliwung dimulai pada era Gubernur Joko Widodo.

Banjir besar pada 2012 membuat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bersama Pemprov DKI menormalisasi sungai tersebut pada 2013. Di tahun keempatnya, titik yang dinormalisasi yakni Kampung Pulo, Bukit Duri, Bidara Cina, dan Cawang Pulo.

About hildaje

Check Also

Aktivitas warga di rumah semi-permanen di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Selasa (7/11/2017). Kawasan yang dihuni sekitar 160 KK ini kembali jadi perbincangan setelah Gubernur Anies Baswedan merencanakan Kampung Akuarium sebagai proyek percontohan pertama pembangunan rumah berlapis di Jakarta.(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Pemprov DKI Mesti Lakukan Pemetaan Terkait Pengadaan Lahan Perumahan

JAKARTA, KOMPAS.com – Alokasi anggaran pengadaan tanah untukperumahan rakyat dan pemukiman dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *