Home / Kegiatan / Peluncuran Grand Design Jakarta Menuju Kota Layak Anak bersama Forum Anak se-DKI Jakarta
PicsArt_12-17-08.21.16

Peluncuran Grand Design Jakarta Menuju Kota Layak Anak bersama Forum Anak se-DKI Jakarta

PicsArt_12-17-08.21.16

Jakarta, 17 Desember 2017.

Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, Oswar M. Mungkasa, diundang sebagai nara sumber tunggal dalam diskusi Desain Besar (Grand Design) Jakarta Menuju Kota Layak Anak, di RPTRA Kalijodo, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari Peluncuran Desain Besar (Grand Design) Jakarta Menuju Kota Layak Anak 2018-2022, yang diselenggarakan atas kerjasama Plan International Indonesia dengan Kedeputian Gubernur DKI Jakarta bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup. Acara tersebut turut dihadiri oleh Asisten Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta bidang Lingkungan Hidup; Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Jakarta Barat; Lurah Angke; Pengelola RPTRA; Yayasan Bandungwangi; Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI); serta sekitar 100 anak dari Forum Anak se-DKI Jakarta. Acara istimewa tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan kesenian tari oleh anak-anak yang telah mengasah bakat di RPTRA.

Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup mengawali diskusi dengan memberikan paparan mengenai capaian pengembangan Kota Layak Anak di DKI Jakarta; Desain Besar Jakarta Menuju Kota Layak Anak 2018-2022; serta peranan Forum Anak Jakarta (Foraja) dalam mewujudkan Jakarta sebagai Kota Layak Anak. Bapak Oswar Mungkasa menyampaikan bahwa sejauh ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menunjukkan komitmen untuk mencapai predikat Kota Layak Anak, yang diwujudkan dalam bentuk kebijakan; kelembagaan; penetapan Kabupaten/Kota Administratif sebagai pengembangan Kota Layak Anak; pembenahan data; serta pengembangan kegiatan seperti kegiatan anak-anak di RPTRA dan penerapan Sekolah dan Madrasah Aman Bencana (SMAB), sehingga meraih beberapa penghargaan hingga tingkat internasional.

PicsArt_12-17-08.18.35 DSC08271

Diskusi dua arah pun mengalir seru karena anak-anak yang hadir banyak yang aktif bertanya, berbagi pengalaman, dan menyampaikan masukan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ketua Forum Anak Jakarta menyampaikan aspirasi untuk dapat berpartisipasi aktif dalam musrenbang karena selama ini hanya diundang sebagai pendengar saja. “Foraja ingin bisa benar-benar mewakili suara anak Jakarta”, tegas Dimas, Ketua Foraja. Anggota Foraja lainnya pun mengamini hal tersebut. Dimas juga menyampaikan bahwa untuk dapat menjalankan peranannya secara maksimal, maka anggota Foraja memerlukan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan kepercayaan diri sebagai Agent of Change untuk kemuajuan Jakarta.

Pada kesempatan tersebut, Tim Penyusun Desain Besar Jakarta Menuju Kota Layak Anak yang sekaligus sebagai Manajer Program dari Sekretariat Jakarta Berketahanan, yaitu Tri Mulyani Sunarharum, menyampaikan bahwa perwujudan Jakarta sebagai Kota Layak Anak merupakan bagian dari upaya menuju Jakarta yang berketahanan. Oleh karena itu, Ia mengajak Foraja untuk berkolaborasi dan memberikan kesempatan bagi Foraja untuk berbagi pengalaman/aspirasi/masukan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan/atau masyarakat Jakarta melalui media komunikasi Sekretariat Jakarta Berketahanan.

Pada akhir acara diskusi, Deputi menyarankan agar Foraja membuat perencanaan kegiatan untuk lima tahun ke depan, sehingga dapat dimuat dalam Desain Besar Jakarta menuju Kota Layak Anak 2018-2022 dan dapat diinternalisasi menjadi masukan bagi RPJMD Provinsi DKI Jakarta dan Rencana Strategis yang ada. Rencana kegiatan tersebut dapat diserahkan kepada Tim Penyusun Desain Besar Jakarta menuju Kota Layak Anak 2018-2022 dalam waktu dekat. Mengingat pentingnya penjaringan aspirasi anak Jakarta dan karena kegiatan diskusi bersama Foraja dapat dikatakan efektif dan sukses, maka Deputi menyarankan agar kegiatan diskusi bersama Forum Anak Jakarta dapat diadakan secara berkala, yaitu setiap dua minggu sekali atau satu bulan sekali. Ke depannya, diharapkan seluruh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat lebih menghargai aspirasi anak dan memberikan mereka ruang untuk berperan dalam pembangunan Jakarta. (tms)

PicsArt_12-17-08.22.43 DSC08319

Berikut link berita terkait kegiatan ini: http://www.jurnalnusantara.com/2017/12/18/grand-desain-jakarta-kota-layak-anak-resmi-diluncurkan/

 

Check Also

World Bank Affordable Housing narsum

Kunjungan Tim Bank Dunia

Jakarta, 15 Oktober 2019. Perwakilan Tim Bank Dunia (The World Bank) berkunjung ke Kantor Deputi …