Home / Kliping / Kunjungi Pintu Air Manggarai, Anies Ceritakan “Grebek Sampah” ke Para Dubes
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Pintu Air Manggarai bersama Deputi Bidang Kedaulatan Maritim, Kemenko Kemaritiman, Havaz Oegroseno, World Bank Country Director Rodrigo A Chavez, Duta Besar Norwegia Vegard Kalee, dan Duta Besar Denmark Rasmus A Kristensen, Selasa (30/1/2018). (KOMPAS.com/JESSI CARINA )
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Pintu Air Manggarai bersama Deputi Bidang Kedaulatan Maritim, Kemenko Kemaritiman, Havaz Oegroseno, World Bank Country Director Rodrigo A Chavez, Duta Besar Norwegia Vegard Kalee, dan Duta Besar Denmark Rasmus A Kristensen, Selasa (30/1/2018). (KOMPAS.com/JESSI CARINA )

Kunjungi Pintu Air Manggarai, Anies Ceritakan “Grebek Sampah” ke Para Dubes

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Pintu Air Manggarai bersama Deputi Bidang Kedaulatan Maritim, Kemenko Kemaritiman, Havaz Oegroseno, World Bank Country Director Rodrigo A Chavez, Duta Besar Norwegia Vegard Kalee, dan Duta Besar Denmark Rasmus A Kristensen, Selasa (30/1/2018). (KOMPAS.com/JESSI CARINA )
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Pintu Air Manggarai bersama Deputi Bidang Kedaulatan Maritim, Kemenko Kemaritiman, Havaz Oegroseno, World Bank Country Director Rodrigo A Chavez, Duta Besar Norwegia Vegard Kalee, dan Duta Besar Denmark Rasmus A Kristensen, Selasa (30/1/2018). (KOMPAS.com/JESSI CARINA )

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedanmenceritakan komitmen Pemprov DKI yang ingin membereskan masalah sampah dari hulu. Anies menceritakan program “gerebek sampah” yang sering dia ikuti beberapa pekan terakhir.

“Ini bukan sekadar program, tetapi harus jadi gerakan. Di Jakarta, ada pemanasan namanya gerebek sampah. Apa itu gerebek sampah? Penyergapan, kami datangi dan kami bersihkan ramai-ramai,” ujar Anies saat mengunjungi pintu air Manggarai, Selasa (30/1/2018).

Anies mengunjungi pintu air Manggarai bersama Deputi Bidang Kedaulatan Maritim Kemenko Kemaritiman Havaz Oegroseno, World Bank Country Director Rodrigo A Chavez, Duta Besar Norwegia Vegard Kalee, dan Duta Besar Denmark Rasmus A Kristensen.

Anies mengatakan, gerakan “gerebek sampah” itu diharapkan bisa menggerakan warga. Dengan demikian bukan hanya pemerintah yang menjaga kebersihan lingkungan, melainkan juga warga.

Baca juga: Enam Ton Sampah Diangkut di Kampung Akuarium

Ia bercerita gerakan ini pernah dilakukan di aliran anak Kali Krukut. Pada dasarnya, kata Anies, kali itu bukan kali yang besar. Sampah yang ada di sana kebanyakan limbah rumah tangga. Setelah dibersihkan, kali kembali kotor beberapa jam kemudian.

Ia berharap nantinya warga bisa sadar begitu melihat gerakan ini agar mereka tidak membuang sampah ke kali. Misalnya dengan memanfaatkan semaksimal mungkin sampah dan mendaur ulangnya agar bisa digunakan kembali.

“Kami harap program sekarang bukan hanya menyentuh sisi hilir proses pembersihan saja, tetapi juga sisi hulunya,” ujar Anies.

Check Also

Warga menjala ikan di Waduk Poncol, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2018).(KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengerukan Waduk Poncol Diharap Atasi Banjir Tahunan di Ragunan ", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/09/20/20140591/pengerukan-waduk-poncol-diharap-atasi-banjir-tahunan-di-ragunan. 
Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Dian Maharani

Pengerukan Waduk Poncol Diharap Atasi Banjir Tahunan di Ragunan

JAKARTA, KOMPAS.com – Waduk Poncol di Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tengah dikeruk untuk menghadapi …