Home / Kegiatan / Menghadiri “The Jakarta-Surabaya High Speed Rail (HSR) Project Conference 2018” sebagai Narasumber

Menghadiri “The Jakarta-Surabaya High Speed Rail (HSR) Project Conference 2018” sebagai Narasumber

santi 3 santi 1

Jakarta, 13 Maret 2018. “The Jakarta-Surabaya High Speed Rail (HSR) Project Conference 2018”  diselenggarakan selama 2 (dua) hari di tanggal 13-14 Maret 2018, acara berlokasi di Hotel Shangri-La dan dihadiri oleh perwakilan dari Pemerintah Daerah DKI Jakarta, akademisi, para profesional dari perencanaan kota dan teknokrat. 

Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu aspek yang paling signifikan dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi dan sosial.  Persaingan global mengharuskan kualitas dan kuantitas infrastruktur untuk dapat menciptakan kegiatan yang lebih produktif dan meningkatkan perekonomian. Akses bagi masyarakat untuk menggunakan infrastruktur adalah kunci untuk mengakomodasi aktivitas individu dan keterlibatan masyarakat.

Akses jarak antar daerah dalam membangun konektivitas pasar nasional maupun internasional menjadi faktor yang penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu bangsa. saat ini, masyarakat pada umumnya lebih senang menggunakan pesawat untuk bepergian antar kota, sebagian banyak juga yang menggunakan kendaraan pribadi. Setiap tahun, pengguna jalan semakin padat sehingga menimbulkan kemacetan parah. Penggunaan tansportasi lainnya seperti kereta, pada umumnya tidak begitu populer, dikarenakan waktu tempuhnya yang masih tergolong lama jika dibandingkan dengan pesawat. 

Jakarta adalah ibu kota negara dengan jumlah pendatang dari berbagai penjuru daerah. Surabaya adalah kota terbesar ke-2 setelah jakarta dengan tingkat kepadatan yang cukup tinggi. Interaksi antara penduduk sekitar Surabaya menuju Jakarta dan begitu sebaliknya hanya dapat diakses dengan cepat menggunakan Pesawat. Untuk Kereta, masih membutuhkan waktu sekitar 10-14 Jam. sementara dengan menggunakan Kendaraan pribadi bisa mencapai waktu sekitar 18 jam dikarenakan adanya kemacetan. Pembangunan HSR Jakarta-Surabaya dimaksudkan agar masyarakat dapat berpindah dari transportasi Udara dan jalan ke transportasi dengan HSR. Kelebihan dari HSR Jakarta-Surabaya adalah lebih cepatnya waktu tempuh, menjadi sekitar 5Jam.

Perkembangan Infrastruktur dengan adanya HSR yang menyebabkan masyarakat berpindah menggunakan transportasi umum secara langsung akan mengubah pola masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di area-area yang menjadi pemberhentian HSR.

Deputi Gubernur bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, dalam Konferensi ini hadir sebagai Keynote Address dengan mengusung tema “The Possible Impact of The Jakarta-Surabaya High Speed Rail  on Addressing Accessibility, Mobility and Connectivity Across Jakarta and Beyond“.  Dalam pemaparannya, Deputi TRLH menyampaikan perbandingan penggunaan HSR berdasar waktu tempuh yang lebih pendek dan perubahan pola masyarakat akibat berpindahnya penggunaan transportasi kepada HSR serta kemungkinan terjadinya pertumbuhan TOD (Transit Oriented Development) di beberapa daerah yang akan di jadikan pemberhentian dari HSR Jakarta-Surabaya.

 

 

About hildaje

Check Also

20180531_143728

FGD Monitoring dan Evaluasi Smart City Kota Tangerang Selatan

Jakarta, 31 Mei 2018 Acara FGD (Focus Group Discussion) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Tangerang …