Home / Kegiatan / Kick Off Pemadaman Lampu dalam Rangka Kampanye Earth Hour 2018

Kick Off Pemadaman Lampu dalam Rangka Kampanye Earth Hour 2018

WhatsApp Image 2018-03-24 at 19.36.53

Jakarta, 24 Maret 2018

Pada hari Sabtu tanggal 24 Maret 2018 telah dilaksanakan acara Kick Off Pemadaman Lampu dalam Rangka Kampanye Earth Hour 2018 yang berlokasi di Gedung Balai Kota DKI Jakarta. Dalam acara tersebut lebih dari 100 orang menghadiri acara tersebut yang berasal dari berbagai unsur, seperti: Pemerintah Pusat, Pemerintah DKI Jakarta (Dinas Lingkungan Hidup), serta Organisasi Non Pemerintah (WWF, GBCI, ICLEI) serta pihak dari PLN Distribusi Jabodetabek dan Sekretariat Jakarta Berketahanan.

Acara tersebut dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta, Bpk. Anies Baswedan. Acara tersebut dimulai dari pukul 20.15 WIB, kemudian pemadaman lampunya sendiri dimulai dari 20.30 WIB sd. 21.30 WIB atau selama 1 (satu) jam. Tepat pada pukul 20.30 WIB setelah dilakukan penyampaian sambutan, Gubernur DKI Jakarta menekan tombol Kick Off Pemadaman Lampu di Balai Kota serta Jaringan Penerangan Umum (JPU) di seluruh Jakarta yang dipantau melalui kamera CCTV Smart City. Sesaat setelah lampu dimatikan, hadirin dihibur oleh perkusi dari Dinas Lingkungan Hidup dengan menggunakan ember bekas serta busana fluorensence atau busana yang berkilauan dalam gelap. Penampilan perkusi yang berdurasi 20 menit tersebut diikuti dengan kegiatan Talk Show dengan narasumber dari Direktur WWF, Direktur GBCI dan Gubernur DKI Jakarta yang dipandu oleh moderator Sdri. Gina Karina dari ICLEI.

WhatsApp Image 2018-03-24 at 19.35.10 WhatsApp Image 2018-03-24 at 20.39.43

Adapun beberapa hal penting yang disampaikan dalam kegiatan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Menurut Gubernur DKI Jakarta, Bpk. Anies Baswedan dalam sambutannya menyampaikan bahwa daya topang bumi tidak berubah atau bahkan menurun. Di lain sisi, konsumsi energi masih mengandalkan sumber daya yang tidak terbarukan, sehingga gerakan mematikan lampu serentak selama 1 (satu) jam bukan hanya untuk menghemat energi dan uang tetapi untuk keberlanjutan hidup manusia di bumi;
  2. WWF Indonesia sendiri sebagai bagian dari 162 jaringan WWF di seluruh dunia menjelaskan bahwa pihaknya telah memulai gerakan ini sejak tahun 2018 atau sudah sepuluh tahun melakukan gerakan hemat energi. Menurutnya, kegiatan yang diusahakan tersebut tidak hanya melibatkan masyarakat sipil tetapi juga pemerintah daerah. Pemda DKI Jakarta sudah terlibat aktif dalam gerakan tersebut dan mudah-mudahan juga dapat dicontoh oleh Pemda lain di seluruh Indonesia. WWF Indonesia juga menyampaikan keinginannya untuk mencalonkan pihak Gubernur DKI Jakarta sebagai Duta Earth Hour Indonesia 2018;
  3. Gubernur DKI Jakarta juga mengungkapkan data pada 2 (dua) tahun terakhir, yaitu pada 2016 dan 2017. Data tahun 2017 menunjukkan bahwa melalui pemadaman 1 (satu) jam, Pemda DKI Jakarta telah menghemat 157 mega watt listrik, 172 juta reduksi Gas Rumah Kaca (GRK) dan mengurangi 112 ton CO2. Gubernur DKI Jakarta sangat menyambut baik gerakan hemar energi melalui pemadaman listrik selama 1 (satu) jam tersebut. Pemda DKI sendiri telah mengganti lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan bohlam LED yang telah menghemat konsumsi listrik sebesar 37%;
  4. Gubernur DKI Jakarta juga menyampaikan dalam closing remarks, bahwa DKI Jakarta dalam konteks bangunan hijau telah memiliki Grand Design Bangunan Hijau dan menargetkan sebanyak 30% bangunan sudah bersertifikat pada tahun 2030.

Tepat pada pukul 21.30 WIB, Gubernur DKI Jakarta didampingi oleh pihak GBCI, PLN dan WWF Indonesia membunyikan sirene sebagai tanda berakhirnya 1 (satu) jam pemadaman listrik.

Selanjutnya, beberapa hal yang menjadi saran dan tindak lanjut dari kegiatan tersebut adalah: (i) Desain Besar Bangunan Hijau telah menjadi rujukan Gubernur DKI Jakarta untuk bangunan-bangunan baru yang kemudian akan dilanjutkan dengan bangunan-bangunan lama dalam rangka penghematan energi; dan (ii) pendekatan kolaborasi dan gerakan merupakan salah satu pendekatan utama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta untuk merangkul masyarakat dalam pembangunan, khususnya di ranah lokal/daerah.

About hildaje

Check Also

20180531_143728

FGD Monitoring dan Evaluasi Smart City Kota Tangerang Selatan

Jakarta, 31 Mei 2018 Acara FGD (Focus Group Discussion) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Tangerang …