Home / Kegiatan / Diskusi dengan The United States Environmental Protection Agency (U.S EPA) Official/ Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat

Diskusi dengan The United States Environmental Protection Agency (U.S EPA) Official/ Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat

IMG-20180413-WA0002

Jakarta, 13 April 2018

Deputi Gubernur bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup menerima kunjungan audiensi dari The United States Environmental Protection Agency (U.S EPA) Official.  Hadir mendampingi DepGub TRLH adalah Asisten Deputi bidang Lingkungan Hidup dan staf teknis dari Dinas Lingkungan Hidup.

EPA adalah sebuah sebuah lembaga pemerintah federal Amerika yang bertugas melindungi kesehatan manusia dan lingkungan dengan merumuskan dan menerapkan peraturan berdasarkan undang-undang yang disahkan oleh Kongres. US Embassy for Indonesia, menjadi pihak penghubung antara U.S EPA dengan Kedeputian Gubernur bidang TRLH dalam pertemuan ini.  Antara EPA dan Indonesia telah terjalin suatu kerjasama dalam komitmen untuk meningkatkan kualitas udara dan melindungi kesehatan manusia, khususnya di pusat perkotaan yang berkembang pesat seperti ibu kota Jakarta. Sebelumnya, EPA sudah pernah bermitra dengan Kota Jakarta dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia (KLHK) dalam program “Breathe Easy, Jakarta” sebuah program untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas udara di kota.

Tingkat polusi udara yang sangat tinggi akan mempengaruhi kesehatan masyarakat. Langkah awal untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah adanya pemantauan kualitas udara yang memadai dalam bentuk jumlah dan sebaran lokasi pemantauan yang cukup, dapat diakses masyarakat dengan mudah, dan bersifat real time. Dengan mengetahui kualitas udara di sekitar mereka, warga dapat melakukan tindakan preventif dan respons terhadap polusi udara, seperti pilihan untuk beraktivitas di luar atau dalam ruangan dan pemakaian masker saat beraktivitas luar ruang. Pemprov. DKI Jakarta melalui Kedeputian Gubernur bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup berinisiasi untuk menyusun Desain Besar Kualitas Udara, dan sudah ada banyak pihak yang menyampaikan dukungannya untuk turut terlibat dalam proses penyusunan yang akan dilakukan melalui pendekatan Kolaboratif, seperti dari UNICEF, ITB, Toyota Foundation, Komite Pembebasan Bensin Bertimbal (KPBB).

Dalam pertemuan ini, pihak EPA menyampaikan bahwa saat ini EPA telah menjalin kerjasama dengan Taiwan Environmental Protection Aministration (EPAT) untuk mengembangkan platform pengelolaan kualitas udara regional Asia/Air Quality Management (AQM) baru. Platform ini akan membantu negara dan kota di asia selatan dan tenggara meningkatkan kapasitas teknis mereka untuk mengatasi polusi udara. EPA bermaksud untuk mengadakan workshop terkait Air Quality Management Platform dalam workshop “South and Southeast Asia-Air Improvements in the Region (SSEA-AIR) Yang rencananya akan diselenggarakan di Taiwan pada bulan Juni 2018.

EPA1

About hildaje

Check Also

20180531_143728

FGD Monitoring dan Evaluasi Smart City Kota Tangerang Selatan

Jakarta, 31 Mei 2018 Acara FGD (Focus Group Discussion) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Tangerang …