Home / Kliping / 4 Puskesmas di DKI Batal Dibangun, Akan Dianggarkan Lagi Tahun 2019

4 Puskesmas di DKI Batal Dibangun, Akan Dianggarkan Lagi Tahun 2019

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (19/1/2018).(Kompas.com/Sherly Puspita) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Puskesmas di DKI Batal Dibangun, Akan Dianggarkan Lagi Tahun 2019", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/04/16/19285051/4-puskesmas-di-dki-batal-dibangun-akan-dianggarkan-lagi-tahun-2019. Penulis : Nibras Nada Nailufar Editor : Egidius Patnistik
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (19/1/2018).(Kompas.com/Sherly Puspita)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “4 Puskesmas di DKI Batal Dibangun, Akan Dianggarkan Lagi Tahun 2019”, https://megapolitan.kompas.com/read/2018/04/16/19285051/4-puskesmas-di-dki-batal-dibangun-akan-dianggarkan-lagi-tahun-2019.
Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Egidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto menyampaikan, dalam APBD 2018 ada empat puskesmas yang batal dibangun lantaran lokasinya tidak memungkinkan. Koesmedi mengatakan, anggaran itu terpaksa dikembalikan sebagai sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa). “Ya nanti kami akan bangun tahun 2019. Kami masukkan lagi di APBD 2019,” kata Koesmedi, Senin (16/4/2018). Baca juga : Sejumlah Rumah Sakit dan Puskesmas di Jakarta Terlambat Dibangun Koesmedi menjelaskan empat puskesmas yang batal dibangun yakni Puskesmas Pulo, Puskesmas Setu, Puskesmas Ciracas, dan Puskesmas Gambir. Puskesmas Pulo batal dibangun karena lokasi lahannya di kantor kelurahan lama, batal pindah. Puskesmas Setu batal karena berdiri di atas lahan hijau. Puskesmas Ciracas berdiri di atas aset Dinas KUKMP dan belum diserahkan ke Dinas Kesehatan. Puskesmas Gambir batal karena luas lahannya berbeda dari sertifikat. “Ya yang jalur hijau kami pindahkan. Terus yang mau sama UKM nanti kami buat konsep puskesmas tidak sendirian jadi ada UKM, restoran, kemudian ada tempat olahraga juga pendidikan pelatihan,” ujar Koesmedi. Keempat puskesmas ini dibangun ulang lantaran sudah tidak memadai lagi. “Sudah 20 tahun lebih (gedungnya). Sudah kumuh, juga tata kelolanya juga masih satu tingkat jadi penuh banget orangnya,” ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “4 Puskesmas di DKI Batal Dibangun, Akan Dianggarkan Lagi Tahun 2019”, https://megapolitan.kompas.com/read/2018/04/16/19285051/4-puskesmas-di-dki-batal-dibangun-akan-dianggarkan-lagi-tahun-2019.
Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Egidius Patnistik

About hildaje

Check Also

Kawasan Puncak Bogor Jawa Barat - Antara

Peninjauan Ulang Tata Ruang Jabodetabekjur Penting, Ini Penjelasannya!

Bisnis.com, JAKARTA — CORE mengapresiasi langkah pemerintah yang mau meninjau ulang rencana detail tata ruang (RDTR) …