Home / Kliping / Wagub Resmikan IPAL Adrich Tech System di Duri Kosambi
wagub resmikan ipal adricxh

Wagub Resmikan IPAL Adrich Tech System di Duri Kosambi

wagub resmikan ipal adricxh

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, meresmikan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) “PAL-Adrich Tech System” di Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

” Namun, dengan penerapan Andrich Tech System, waktu pengolahan dipangkas menjadi 30 menit “

Dikatakan Sandi, PAL Adrich Tech System merupakan temuan dua putra Indonesia yang inovatif dan tepat guna dengan memanfaatkan teknologi fisika.

“Terkadang temuan orang Indonesia dibuat lelucon dan dianggap tidak mampu bersaing di pasar internasional. Hari ini, kita lihat bersama, dengan menggunakan teknologi fisika, air tinja yang diolah oleh PD PAL Jaya yang selama tujuh hari menjadi air buangan, namun saat ini dalam waktu 30 menit diolah menjadi air utilitas,” ujar Sandi, Rabu (23/5).

Sandi mengungkapkan, dengan teknologi ini air limbah yang berwarna hitam berubah jernih. Sehingga, nantinya air ini bisa dimanfaatkan untuk menyirami tanaman sawah milik warga yang berada di sekitar areal IPAL Duri Kosambi.

“Rencananya dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, akan dipasang sebanyak 200 unit Andric Tech System di Ibukota. Diharapkan ini mampu menyerap sekitar 10 ribu tenaga kerja baru,” ungkapnya.

Sementara Dirut PD PAL Jaya, Subekti menjelaskan, instalasi pengolah lumpur Duri Kosambi memproses sebanyak 100 tangki truk tinja setiap hari.

“Insya Allah tahun depan, kita akan memulai proyek pemasangan perpipaan air limbah dari Slipi, Grogol hingga ke Duri Kosambi dengan nilai investasi Rp 4,1 triliun,” jelasnya.

Ia menambahkan, selama ini pengelolaan limbah tinja di Duri Kosambi dilakukan melalui dua cara yakni konvensional dan mekanikal.

Limbah tinja yang diolah dengan cara konvensional sebanyak 300 meter kubik dan mekanikal sekitar 900 meter kubik per hari.

“Dibutuhkan waktu tujuh hari lamanya untuk mengolah air tinja secara konvensional. Namun, dengan penerapan Andrich Tech System, waktu pengolahan dipangkas menjadi 30 menit dan bahan baku yang dihasilkan dapat digunakan untuk utilitas,” tandasnya.

Check Also

Warga menjala ikan di Waduk Poncol, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2018).(KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengerukan Waduk Poncol Diharap Atasi Banjir Tahunan di Ragunan ", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/09/20/20140591/pengerukan-waduk-poncol-diharap-atasi-banjir-tahunan-di-ragunan. 
Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Dian Maharani

Pengerukan Waduk Poncol Diharap Atasi Banjir Tahunan di Ragunan

JAKARTA, KOMPAS.com – Waduk Poncol di Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tengah dikeruk untuk menghadapi …