Home / Kliping / PD Pal Jaya: Air Hasil Olahan Limbah Tinja Tidak untuk Diminum
Direktur Utama PD Pal Jaya Subekti (tengah), Senin (28/5/2018), saat menjelaskan bahwa air hasil olahan limbah tinja dengan teknologi Andrich tak bisa untuk diminum. (STANLY RAVEL)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PD Pal Jaya: Air Hasil Olahan Limbah Tinja Tidak untuk Diminum", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/05/28/12394661/pd-pal-jaya-air-hasil-olahan-limbah-tinja-tidak-untuk-diminum. 
Penulis : Stanly Ravel
Editor : Egidius Patnistik
Direktur Utama PD Pal Jaya Subekti (tengah), Senin (28/5/2018), saat menjelaskan bahwa air hasil olahan limbah tinja dengan teknologi Andrich tak bisa untuk diminum. (STANLY RAVEL) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PD Pal Jaya: Air Hasil Olahan Limbah Tinja Tidak untuk Diminum", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/05/28/12394661/pd-pal-jaya-air-hasil-olahan-limbah-tinja-tidak-untuk-diminum. Penulis : Stanly Ravel Editor : Egidius Patnistik

PD Pal Jaya: Air Hasil Olahan Limbah Tinja Tidak untuk Diminum

Direktur Utama PD Pal Jaya Subekti (tengah), Senin (28/5/2018), saat menjelaskan bahwa air hasil olahan limbah tinja dengan teknologi Andrich tak bisa untuk diminum. (STANLY RAVEL) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PD Pal Jaya: Air Hasil Olahan Limbah Tinja Tidak untuk Diminum", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/05/28/12394661/pd-pal-jaya-air-hasil-olahan-limbah-tinja-tidak-untuk-diminum.  Penulis : Stanly Ravel Editor : Egidius Patnistik
Direktur Utama PD Pal Jaya Subekti (tengah), Senin (28/5/2018), saat menjelaskan bahwa air hasil olahan limbah tinja dengan teknologi Andrich tak bisa untuk diminum. (STANLY RAVEL)

JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Utama PD Pal Jaya Subekti menyatakan, air bersih hasil pengolahan limba tinja tidak bisa digunakan untuk air minum seperti yang diberitakan sejumlah media pekan lalu. “PD Pal Jaya mengolah limbah bukan untuk jadi air minum. Kalau menjadi air bersih itu hanya jadi nilai tambah saja,” kata Subekti kepada wartawan di kantor PD Pal Jaya di Jakarta Selatan, Senin (28/5/2018). Ia menegaskan, fungsi PD Pal Jaya adalah untuk mengolah air limbah sampai ke baku mutu yang dipersyarakatkan sehingga tidak mencemari lingkungan. Hal itu pulalah yang dilakukan dengan menggunakan teknologi Andrich. Air hasil olahan dengan teknologi itu tak bisa untuk diminum. Baca juga: Teknologi Baru DKI, Mengubah Limbah Tinja Jadi Air Siap Minum dalam Setengah Jam “Melalui sistem olahan ini (instalasi Andrich Teck) untuk memperbaikan kualitas olahan limbah, jadi tidak diperuntukan untuk air minum,” ujar Subekti. Ia juga menegaskan, penggunaan teknologi Andrich Teck memiliki dua tujuan, yakni memperbaiki hasil olahan limbah serta untuk efisiensi pengolahan. Karena melalui teknologi tersebut, dibutuhkan waktu hanya 30 menit untuk mengubah limba tinja menjadi air bersih, lebih cepat dibandingkan teknologi konvensional. “Dua tujuan itu yang melatarbelakangi PD Pal Jaya, jadi kami tidak punya itensi untuk sampai air minum,” kata dia. Direktur Teknik dan Usaha PD Pal Jaya Erwin Marphy Ali menjelaskan, peristiwa adanya orang yang meminum olahan air limbah tersebut hanya sekadar euforia saja. “Itu hanya euforia, kami sendiri tidak menyarankan untuk diminum,” kata Erwin di kesempatan yang sama. Erwin menjelaskan, sampai saat ini, PD Pal Jaya belum melakukan pengujian laboratorium mengenai air hasil olahan limbah tinja tersebut karena hal tersebut bukan tugas pokok PD Pal Jaya. “Saya tegaskan lagi, secara paramaternya saja itu sudah berbeda antara air dari limbah dengan air minum. Tugas kami adalah mengolah air limbah untuk tidak lagi mencemari lingkungan,” ujar dia. Baca juga: Terharu Lihat Alat yang Ubah Limbah Tinja Jadi Air Siap Minum, Sandi Janji DKI Akan Punya 200

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “PD Pal Jaya: Air Hasil Olahan Limbah Tinja Tidak untuk Diminum”, https://megapolitan.kompas.com/read/2018/05/28/12394661/pd-pal-jaya-air-hasil-olahan-limbah-tinja-tidak-untuk-diminum.
Penulis : Stanly Ravel
Editor : Egidius Patnistik

Check Also

Warga menjala ikan di Waduk Poncol, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2018).(KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengerukan Waduk Poncol Diharap Atasi Banjir Tahunan di Ragunan ", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/09/20/20140591/pengerukan-waduk-poncol-diharap-atasi-banjir-tahunan-di-ragunan. 
Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Dian Maharani

Pengerukan Waduk Poncol Diharap Atasi Banjir Tahunan di Ragunan

JAKARTA, KOMPAS.com – Waduk Poncol di Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tengah dikeruk untuk menghadapi …