Home / Kliping / Alasan Pemprov DKI Beli Tempat Sampah Buatan Jerman Rp 9,6 Miliar
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji di Lapangan IRTI, Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/2017).(KOMPAS.com/NURSITA SARI)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alasan Pemprov DKI Beli Tempat Sampah Buatan Jerman Rp 9,6 Miliar", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/06/04/07272971/alasan-pemprov-dki-beli-tempat-sampah-buatan-jerman-rp-96-miliar. 
Penulis : Jessi Carina
Editor : Dian Maharani
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji di Lapangan IRTI, Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/2017).(KOMPAS.com/NURSITA SARI) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alasan Pemprov DKI Beli Tempat Sampah Buatan Jerman Rp 9,6 Miliar", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/06/04/07272971/alasan-pemprov-dki-beli-tempat-sampah-buatan-jerman-rp-96-miliar. Penulis : Jessi Carina Editor : Dian Maharani

Alasan Pemprov DKI Beli Tempat Sampah Buatan Jerman Rp 9,6 Miliar

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji di Lapangan IRTI, Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/2017).(KOMPAS.com/NURSITA SARI) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alasan Pemprov DKI Beli Tempat Sampah Buatan Jerman Rp 9,6 Miliar", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/06/04/07272971/alasan-pemprov-dki-beli-tempat-sampah-buatan-jerman-rp-96-miliar.  Penulis : Jessi Carina Editor : Dian Maharani
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji di Lapangan IRTI, Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/2017).(KOMPAS.com/NURSITA SARI)

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan tidak ada tempat sampah buatan Indonesia dalam e-catalog LKPP (Lembaga Kebijakan Penyediaan barang/jasa Pemerintah). Hanya ada dua perusahaan, yaitu satu menjual tempat sampah buatan Jerman dan satu lagi buatan Cina. “Buatan dalam negeri itu enggak ada. Kalau ada yang buatan dalam negeri pasti kita pakai dalam negeri. Di LKPP itu tinggal dua, yang buatan Cina sama buatan Jerman,” ujar Isnawa ketika dihubungi, Minggu (3/6/2018). Adapun, perusahaan importir tempat sampah ini adalah PT Groen Indonesia. Isnawa mengatakan perusahaan ini memang bergerak dalam bidang waste management dan perangkat pendukungnya. Perusahaan ini pernah menyediakan tempat sampah yang sama untuk Surabaya. “Jadi ini bukan perusahaan abal-abal, memang dia bergerak di bidang itu,” kata dia. Baca juga: Viral Pengadaan Tong Sampah Jerman Rp 9,6 M, Ini Penjelasan Kadis Lingkungan Hidup DKI Dinas LH DKI Jakarta membeli 2.600 tempat sampah ini dengan harga Rp 9,6 miliar. Isnawa mengatakan harga ini juga tergolong lebih murah jika dibandingkan dengan tempat sampah ukuran sama di pasaran. Selain itu, pengadaan tempat sampah ini juga merupakan bagian dari modernisasi alat. Dinas LH secara bertahap memperbarui peralatan mereka dari mulai mengganti truk terbuka menjadi truk compactor. Kini Dinas LH ingin mengganti tempat sampah menjadi berstandar dunia. Isnawa mengatakan saat ini Dinas LH sudah berkontrak dengan PT Groen Indonesia. Ada masa 120 hari bagi PT Groen Indonesia untuk mengadakan tempat sampah baru itu. “Mereka sedang pesan di Jerman, nanti setelah 4 bulan akan sampai di sini,” ujar Isnawa.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Alasan Pemprov DKI Beli Tempat Sampah Buatan Jerman Rp 9,6 Miliar”, https://megapolitan.kompas.com/read/2018/06/04/07272971/alasan-pemprov-dki-beli-tempat-sampah-buatan-jerman-rp-96-miliar.
Penulis : Jessi Carina
Editor : Dian Maharani

Check Also

Permukiman padat di Bidaracina, di sepanjang bantaran Kali Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (27/8/2015). Bidaracina merupakan kawasan yang akan digusur terkait proyek normalisasi dan sodetan Kali Ciliwung.(KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES)

Proyek Sodetan Ciliwung Dimulai, Ini Proses Ganti Rugi terhadap Warga Bidara Cina

JAKARTA, KOMPAS.com – Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan …