Home / Kliping / Respons Gubernur DKI Ketika Ditanya Pengadaan Tong Sampah Miliaran
Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat menerima 93 tempat sampah buatan Jerman yang didistribusikan ke 7 kecamatan, sementara sisanya masih berada di kantor Sudin LH pada Senin (4/6/2018). (Dok. Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat)(RIMA WAHYUNINGRUM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Respons Gubernur DKI Ketika Ditanya Pengadaan Tong Sampah Miliaran", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/06/04/18002751/respons-gubernur-dki-ketika-ditanya-pengadaan-tong-sampah-miliaran. 
Penulis : Kontributor Jakarta, David Oliver Purba
Editor : Robertus Belarminus
Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat menerima 93 tempat sampah buatan Jerman yang didistribusikan ke 7 kecamatan, sementara sisanya masih berada di kantor Sudin LH pada Senin (4/6/2018). (Dok. Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat)(RIMA WAHYUNINGRUM) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Respons Gubernur DKI Ketika Ditanya Pengadaan Tong Sampah Miliaran", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/06/04/18002751/respons-gubernur-dki-ketika-ditanya-pengadaan-tong-sampah-miliaran. Penulis : Kontributor Jakarta, David Oliver Purba Editor : Robertus Belarminus

Respons Gubernur DKI Ketika Ditanya Pengadaan Tong Sampah Miliaran

Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat menerima 93 tempat sampah buatan Jerman yang didistribusikan ke 7 kecamatan, sementara sisanya masih berada di kantor Sudin LH pada Senin (4/6/2018). (Dok. Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat)(RIMA WAHYUNINGRUM) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Respons Gubernur DKI Ketika Ditanya Pengadaan Tong Sampah Miliaran", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/06/04/18002751/respons-gubernur-dki-ketika-ditanya-pengadaan-tong-sampah-miliaran.  Penulis : Kontributor Jakarta, David Oliver Purba Editor : Robertus Belarminus
Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat menerima 93 tempat sampah buatan Jerman yang didistribusikan ke 7 kecamatan, sementara sisanya masih berada di kantor Sudin LH pada Senin (4/6/2018). (Dok. Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat)(RIMA WAHYUNINGRUM)

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan mengomentari pengadaan 2.600 tempat sampah yang menelan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI Jakarta 2018 senilai Rp 9,6 miliar. Anies memilih waktu yang tepat untuk menjelaskan soal pengadaan tong sampah buatan Jerman tersebut. “Enggak, saya enggak mau komentar sekarang. Nanti saya jelasin, diberitain dulu deh yang ramai sekalian. Diramein sekalian, digedein sekalian. Nanti saya konfirmasi sesudah tepat waktunya,” ujar Anies, di Balai Kota DKI Jakarta, Jakart Pusat, Senin (4/6/2018). Baca juga: Viral Pengadaan Tong Sampah Jerman Rp 9,6 M, Ini Penjelasan Kadis Lingkungan Hidup DKI Anies tidak mengungkap alasannya enggan untuk menjelaskan pengadaan tempat sampah tersebut. “Biar pada investigatif dulu, masa belum apa-apa sudah klarifikasi. Lihatlah dulu perkaranya, nanti saya jelaskan,” ujar Anies. Sebelumnnya, pada 2018, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta membeli 2.600 tempat sampah dengan harga total Rp 9,6 miliar. Pengadaan tempat sampah itu viral karena Dinas LH membeli tempat sampah buatan Jerman. Tempat sampah buatan Jerman ini berukuran 660 liter dan akan diletakan di permukiman warga. Tempat sampah jenis ini bisa menampung sampah dari 330 orang. Baca juga: Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Barat Terima 93 Tong Sampah Jerman   Ketika jadwal pengambilan sampah tiba, petugas tinggal mendorong tempat sampah ini ke arah truk kompaktor. Kepala Dinas LH Isnawa Adji mengatakan, pada 2017, Dinas LH telah memulai pengadaan ‘dust bin’ atau tempat sampah sebanyak 1.500 unit dengan spesifikasi serupa. Rinciannya, 500 unit tempat sampah ukuran 120-140 liter dan 1.000 unit ukuran besar yaitu 660 liter. Selain itu, Dinas LH juga menambah 75 truk kompaktor pada tahun yang sama.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Respons Gubernur DKI Ketika Ditanya Pengadaan Tong Sampah Miliaran”, https://megapolitan.kompas.com/read/2018/06/04/18002751/respons-gubernur-dki-ketika-ditanya-pengadaan-tong-sampah-miliaran.
Penulis : Kontributor Jakarta, David Oliver Purba
Editor : Robertus Belarminus

Check Also

Permukiman padat di Bidaracina, di sepanjang bantaran Kali Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (27/8/2015). Bidaracina merupakan kawasan yang akan digusur terkait proyek normalisasi dan sodetan Kali Ciliwung.(KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES)

Proyek Sodetan Ciliwung Dimulai, Ini Proses Ganti Rugi terhadap Warga Bidara Cina

JAKARTA, KOMPAS.com – Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan …