Home / Kliping / Rencana Digitalisasi Perencanaan Tata Ruang, Saatnya Warga Dilibatkan Mengembangankan Kota
Diskusi bertema Perencanaan Kota di Era Digital yang digelar oleh Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia, Rabu (6/6/2018)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rencana Digitalisasi Perencanaan Tata Ruang, Saatnya Warga Dilibatkan Mengembangankan Kota, http://www.tribunnews.com/metropolitan/2018/06/08/rencana-digitalisasi-perencanaan-tata-ruang-saatnya-warga-dilibatkan-mengembangankan-kota.

Editor: Willem Jonata
Diskusi bertema Perencanaan Kota di Era Digital yang digelar oleh Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia, Rabu (6/6/2018) Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rencana Digitalisasi Perencanaan Tata Ruang, Saatnya Warga Dilibatkan Mengembangankan Kota, http://www.tribunnews.com/metropolitan/2018/06/08/rencana-digitalisasi-perencanaan-tata-ruang-saatnya-warga-dilibatkan-mengembangankan-kota. Editor: Willem Jonata

Rencana Digitalisasi Perencanaan Tata Ruang, Saatnya Warga Dilibatkan Mengembangankan Kota

Diskusi bertema Perencanaan Kota di Era Digital yang digelar oleh Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia, Rabu (6/6/2018) Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rencana Digitalisasi Perencanaan Tata Ruang, Saatnya Warga Dilibatkan Mengembangankan Kota, http://www.tribunnews.com/metropolitan/2018/06/08/rencana-digitalisasi-perencanaan-tata-ruang-saatnya-warga-dilibatkan-mengembangankan-kota. Editor: Willem Jonata
Diskusi bertema Perencanaan Kota di Era Digital yang digelar oleh Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia, Rabu (6/6/2018)

TRIBUNNEWS.COM – Masyarakat sudah seharusnya dilibatkan dalam perencanaan kota. Karena sinergitas antara penduduk dengan pemerintah bisa menciptakan wilayah yang berkembang.

Hal itu terungkap dalam diskusi bertema “Perencanaan Kota di Era Digital” yang digelar oleh Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia di Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Ketua IAP DKI Jakarta Dhani Muttaqin mengatakan, pihaknya sudah berdiskusi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dalam hal ini Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI, untuk melakukan digitalisasi perencanaan tata ruang.

Digitalisasi itu berupa pemetaan data yang dilakukan setelah dibuatnya rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan rencana detail tata ruang (RDTR).

“Kami sudah diskusi dengan Pemprov DKI, khususnya Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan, untuk digitalisasi data mapping 1:5.000,” kata Dhani Muttaqin dalam diskusi tersebut, Rabu (6/6/2018) di Jakarta.

Dia menuturkan, untuk membuat RTRW dan RDTR dibutuhkan peta yang lebih detail. Peta yang berskala 1:5.000 itu saat ini sudah ada.

Masyarakat bisa mengetahui langsung proses interaktif tata ruang itu secara digital di Jakarta City Planning Gallery (JCPG).

JCPG merupakan galeri yang berisi rencana pembangunan dan tata kota Jakarta dalam bentuk visual.

Tujuannya untuk menyosialisasikan rencana tata kota kepada masyarakat luas sehingga masyarakat bisa turut berpartisipasi dalam mengembangkan Jakarta.

Dhani menambahkan, ada pula aplikasi-aplikasi lain untuk mempermudah pelayanan kepada publik, misalnya E-Government, E-Monitoring, dan Qlue yang sebelumnya sempat ramai dibahas.

Selain itu, imbuhnya, saat ini ada aplikasi Beride yang sedang dikembangkan bekerja sama dengan IAP. Diharapkan nantinya menjadi salah satu aplikasi yang bisa mendukung pelayanan tersebut.

Basis aplikasi ini juga mengenai perencanaan kota sehingga diharapkan bisa lebih bermanfaat.

“Harusnya lebih aplicable karena kami paham dari sisi teknis tentang perencanaan kota dan kami juga berhubungan dengan Pempov DKI. Jadi bisa dipilih mana yang bisa di-endorse,” ucap Dhani.

Berbagai aplikasi itu, lanjutnya, terus dikembangkan agar perencanaan kota dan pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rencana Digitalisasi Perencanaan Tata Ruang, Saatnya Warga Dilibatkan Mengembangankan Kota, http://www.tribunnews.com/metropolitan/2018/06/08/rencana-digitalisasi-perencanaan-tata-ruang-saatnya-warga-dilibatkan-mengembangankan-kota.

Editor: Willem Jonata

Check Also

Permukiman padat di Bidaracina, di sepanjang bantaran Kali Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (27/8/2015). Bidaracina merupakan kawasan yang akan digusur terkait proyek normalisasi dan sodetan Kali Ciliwung.(KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES)

Proyek Sodetan Ciliwung Dimulai, Ini Proses Ganti Rugi terhadap Warga Bidara Cina

JAKARTA, KOMPAS.com – Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan …