Home / Kliping / Menengok Kondisi RTH Kalijodo yang Tak Terawat
Area rerumputan di RTH Kalijodo, Jakarta Utara, tampak gundul, Senin (23/7/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menengok Kondisi RTH Kalijodo yang Tak Terawat", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/07/23/11093881/menengok-kondisi-rth-kalijodo-yang-tak-terawat. 
Penulis : Ardito Ramadhan
Editor : Egidius Patnistik
Area rerumputan di RTH Kalijodo, Jakarta Utara, tampak gundul, Senin (23/7/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menengok Kondisi RTH Kalijodo yang Tak Terawat", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/07/23/11093881/menengok-kondisi-rth-kalijodo-yang-tak-terawat. Penulis : Ardito Ramadhan Editor : Egidius Patnistik

Menengok Kondisi RTH Kalijodo yang Tak Terawat

Area rerumputan di RTH Kalijodo, Jakarta Utara, tampak gundul, Senin (23/7/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menengok Kondisi RTH Kalijodo yang Tak Terawat", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/07/23/11093881/menengok-kondisi-rth-kalijodo-yang-tak-terawat.  Penulis : Ardito Ramadhan Editor : Egidius Patnistik
Area rerumputan di RTH Kalijodo, Jakarta Utara, tampak gundul, Senin (23/7/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

JAKARTA, KOMPAS.com – Kondisi terkini Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo di Jakarta ramai jadi perbincangan di media sosial beberapa waktu terakhir. Sejumlah warganet menyebut kawasan yang diresmikan pada 2017 silam sudah tidak terawat. Senin (23/7/2018) pagi, Kompas.com mengunjungi taman yang terletak di wilayah perbatasan Jakarta Utara dan Jakarta Barat tersebut. Suasana kawasan tampak sepi, tak banyak orang beraktivitas di sana. Jumlah pengunjung RTH Kalijodo tidak sampai sepuluh orang. Jumlah itu tidak sebanyak jumlah petugas keamanan dan kebersihan yang mencapai belasan orang. Tiga orang pria tampak bermain skateboard di arena olahraga yang berada di tengah RTH Kalijodo. Bekas-bekas tambalan terlihat di beberapa titik di tempat itu. Raihan, salah seorang skaters yang ditemui Kompas.com, menyayangkan adanya penambalan itu. Ia mengatakan, penambalan dilakukan secara mandiri oleh para anggota komunitas skateboard. “Bukannya pengelola yang maintanence tapi malah skaters-skaters ini ngumpulin uang untuk renovasi. Mestinya kan fasilitas yang dikelola pemerintah, ada dong (dananya),” kata Raihan. Baca juga: Sandiaga: Kalijodo Kita Bangun, Masalahnya Kita Tidak Bisa Merawatnya Area rerumputan yang mengelilingi kawasan RTH Kalijodo juga tampak tak terawat. Area rerumputan yang mestinya berwarna hijau tampak berwarna coklat, rerumputannya mengering dan permukaan tanahnya gundul. Jamal, pengelola RTH Kalijodo, beralasan gundulnya rumput-rumput itu karena faktor cuaca. Kata dia, hujan sudah lama tidak turun di kawasan itu. “Kita tahu beberapa bulan ini kemarau terus, hujan pun enggak ada. Kita tidak bisa menyalahkab proses alam ya jadinya mereka kurang tumbuh subur,” kata Jamal. Meskipun begitu, Jamal menegaskan pihaknya tetap melakukan perawatan dengan menyiram tanaman hingga memotong rumput-rumput itu. Selain tampak gundul, sampah juga berserakan di atas area rerumputan.

Ada belasan petugas kebersihan berseragam yang mengambil sampah-sampah yang berserakan. Ada juga petugas yang tengah membersihkan kamar mandi. Bergeser ke sisi utara RTH Kalijodo, Kompas.com menemui deretan kios-kios penjaja makanan yang sedang tutup. Beberapa wahana permainan anak juga ditutup kain terpal, tanda tak beroperasi. Jamal menjelaskan, kios dan wahana tersebut umumnya hanya buka di akhir pekan ketika pengunjung RTH Kalijodo membludak. “Kalau hari biasa karena pengunjung juga sepi maka mereka hanya buka di hari-hari libur saja. Kebanyakan mereka datang ke mari Sabtu-Minggu bareng anak-anak,” katanya. Jamal mengklaim jumlah pengunjung RTH Kalijodo pada hari kerja bisa mencapai ratusan orang. Sementara, pada hari libur jumlah tersebut naik beberapa kali lipat hingga ribuan orang. Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku prihatin dengan sejumlah pemberitaan media yang menyebutkan sejumlah aset DKI yang tidak terawat lagi, salah satunya RTH Kalijodo. “Sekarang sudah mulai banyak dimunculkan dari teman-teman pers media yang bilang bahwa Kalijodo tidak terawat. Kenapa? Karena pemerintah dan dunia usaha (yang tidak bisa merawat), juga masyarakatnya yang tidak bisa menjaganya sama-sama. Jadi jangan hanya bisa membangun,” kata Sandiaga.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Menengok Kondisi RTH Kalijodo yang Tak Terawat”, https://megapolitan.kompas.com/read/2018/07/23/11093881/menengok-kondisi-rth-kalijodo-yang-tak-terawat.
Penulis : Ardito Ramadhan
Editor : Egidius Patnistik

Check Also

Pekerja akan memindahkan sejumlah tiang yang menghalangi jalur sepeda di Jalan Asia Afrika, Jakarta, Rabu (01/08/2018). Jalur sepeda di sepanjang jalan ini terhalang beberapa tiang lampu penerangan jalan umum (PJU), tiang lampu lalu lintas, hingga tiang rambu penunjuk jalan.(KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI)

Perluasan Jalur Sepeda, Efektifkah untuk Mengurangi Polusi Udara?

KOMPAS.com – Bersepeda sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian masyarakat DKI Jakarta. Ada yang menggunakannya …