Home / Kegiatan / Diskusi terkait Program Kerjasama Penanganan Penurunan Muka Tanah di DKI Jakarta
296314

Diskusi terkait Program Kerjasama Penanganan Penurunan Muka Tanah di DKI Jakarta

296313 296314

Jakarta, 25 Juli 2018. Telah dilaksanakan diskusi yang dipimpin oleh Deputi Gubernur bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Diskusi ini dihadiri oleh perwakilan dari Kedutaan Besar Amerika dan U.S Agency for International Development (USAID) serta perwakilan dari  SKPD terkait yaitu Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup, Biro Perekonomian DKI Jakarta dan staf Sekretariat Jakarta Berketahanan.

Tujuan pertemuan ini yaitu untuk penyusunan persiapan kedatangan pakar Pengamanan Air, Tanah dan Bangunan dari Amerika Serikat. Kedatangan tersebut merupakan serangkaian kerjasama antara pemprov DKI Jakarta dengan Kedutaan Besar Amerika dan USAID dalam mengatasi penurunan muka tanah di DKI Jakarta.

Perisapan kedatangan Jeffrey Dublin yaitu pakar keamanan air, tanah dan bangunan dari Amerika Serikat direncanakan pada tanggal 1 – 5 Oktober 2018. Pakar tersebut akan berbagi pengalaman tentang penanganan penurunan tanah di beberapa kota dunia. Untuk itu Pemprov DKI Jakarta melakukan persiapan yaitu: (i) data-data terkait kondisi air tanah di DKI Jakarta (ii) undangan untuk SKPD dan pemangku kepentingan terkait baik dari pihak internal (Pemprov DKI Jakarta) dan eksternal

Saat ini pengukuran penurunan air tanah hanya mengandalkan titik pantau pada lokasi – lokasi yang belum didasarkan pada pertimbangan scientific (kondisi geologi dan cekungan air tanah). Sejak 2 (dua) tahun yang lalu, Kedeputian Gubernur TRLH telah menginisiasi penyusunan desain besar pengelolaan air tanah DKI Jakarta. Namun kemudian, upaya ini diteruskan oleh Biro Perekonomian. Saat ini kegiatan penyusunan terhenti. Dalam proses penyusunan tersebut, telah disepakati beberapa hal penting yaitu (i) Pemetaan potensi air tanah DKI Jakarta dan sekitarnya, (ii) Pemetaan sumur produksi, (iii) Melakukan review lokasi sumur pantau yang terletak setidaknya di 4000 titik yang terdaftar

Salah satu pembelajaran dari praktek unggulan di kota lain adalah pembuatan sumur resapan (injeksi) untuk mengkonservasi sumber mata air di Kota Salatiga. Cara ini dinilai lebih cepat, mudah dan murah dalam menampung cadangan air tanah. Dari hasil diskusi tersebut, SKPD terkait akan menyusun pertanyaan untuk diajukan saat kegiatan kunjungan pakar dari Amerika Serikat

Check Also

Menghadiri Kick Off Meeting PD PAL Jaya Marketing Strategy Development

Jakarta, 13 November 2018. Kedeputian Gubernur bidang Tata Ruang dan Ligkungan Hidup menghadiri acara kick …