Home / Kliping / Pengusaha Tempe Sekitar Kali Item Akan Dibina untuk Hasilkan Limbah Ramah Lingkungan
Kampung Tempe di Kelurahan Sunter Jaya, Kemayoran, Jakarta Utara, Jumat (27/7/2018)(KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELA)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengusaha Tempe Sekitar Kali Item Akan Dibina untuk Hasilkan Limbah Ramah Lingkungan", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/07/29/19000551/pengusaha-tempe-sekitar-kali-item-akan-dibina-untuk-hasilkan-limbah-ramah. 
Penulis : Rindi Nuris Velarosdela
Editor : Dian Maharani
Kampung Tempe di Kelurahan Sunter Jaya, Kemayoran, Jakarta Utara, Jumat (27/7/2018)(KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELA) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengusaha Tempe Sekitar Kali Item Akan Dibina untuk Hasilkan Limbah Ramah Lingkungan", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/07/29/19000551/pengusaha-tempe-sekitar-kali-item-akan-dibina-untuk-hasilkan-limbah-ramah. Penulis : Rindi Nuris Velarosdela Editor : Dian Maharani

Pengusaha Tempe Sekitar Kali Item Akan Dibina untuk Hasilkan Limbah Ramah Lingkungan

Kampung Tempe di Kelurahan Sunter Jaya, Kemayoran, Jakarta Utara, Jumat (27/7/2018)(KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELA) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengusaha Tempe Sekitar Kali Item Akan Dibina untuk Hasilkan Limbah Ramah Lingkungan", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/07/29/19000551/pengusaha-tempe-sekitar-kali-item-akan-dibina-untuk-hasilkan-limbah-ramah.  Penulis : Rindi Nuris Velarosdela Editor : Dian Maharani
Kampung Tempe di Kelurahan Sunter Jaya, Kemayoran, Jakarta Utara, Jumat (27/7/2018)(KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELA)

JAKARTA, KOMPAS.com – Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (kagama) berencana membina industri di sekitar Kali Sentiong atau Kali Item untuk mengolah limbah. Salah satunya adalah pabrik pembuatan tempe. Ketua Kagama DKI Jakarta Peduli Sampah Shodiq Sihardianto mengatakan, industri tersebut seharusnya dibina, bukan diliburkan. “Hulu Kali Sentiong kan pabrik-pabrik, salah satunya pabrik tempe. Kita akan membina supaya industri tersebut tetap bisa produksi,” kata Shodiq saat dihubungi Kompas.com, Minggu (29/7/2018). Mereka akan membina pengusaha di sekitar Kali Item untuk mengelola limbah menjadi ramah lingkungan. Baca juga: 2.500 Liter Cairan Mikroba Disemprotkan ke Kali Item “Kita rencananya akan membina agar limbahnya bisa ramah tidak mengganggu lingkungan. Limbahnya akan kita treatment pakai mikroba juga,” kata Shodiq. Sebelumnya, pabrik tempe di sekitar Kali Item diminta libur selama Asian Games 2018. Sebab, limbah pabrik tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penyebab kotornya Kali Item.  Namun hal itu dibantah sejumlah pengusaha tempe di sana. Mereka juga menolak diliburkan selama Asian Games. Adapun untuk menghilangkan bau, Kagama DKI Jakarta Peduli Sampah juga menyemprotkan 2.500 liter cairan mikroba ke Kali Sentiong atau Kali Item pada Minggu pagi. Shodiq mengatakan, penyemprotan dilakukan di 5 titik sepanjang aliran Kali Sentiong. “Kita semprot di 5 titik sepanjang Kali Sentiong dari ujung sampai titik terakhir di Danau Sunter. Pokoknya yang ada kaitannya dengan bau yang menyebar hingga Wisma Atlet,” tutur Shodiq.  Baca juga: Pemprov DKI Lakukan Pendekatan Ke Pengusaha Tempe sekitar Kali Item Ia menilai warna hitam pekat dan bau menyengat Kali Sentiong disebabkan zat-zat organik dan sulfur yang masuk ke dalam sungai yang terkontaminasi dengan bakteri patogen. Zat-zat organik tersebut berasal dari limbah di sekitar Kali Sentiong seperti limbah rumah tangga, hotel, pasar ,rumah sakit, gedung perkantoran serta apartemen.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Pengusaha Tempe Sekitar Kali Item Akan Dibina untuk Hasilkan Limbah Ramah Lingkungan”, https://megapolitan.kompas.com/read/2018/07/29/19000551/pengusaha-tempe-sekitar-kali-item-akan-dibina-untuk-hasilkan-limbah-ramah.
Penulis : Rindi Nuris Velarosdela
Editor : Dian Maharani

Check Also

Foto udara hunian warga disekitar bantaran Kali Ciliwung yang membelah Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur dan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018). DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta segera memulai lagi normalisasi sungai. KOMPAS/AGUS SUSANTO (AGS) 26-06-2018 *** Local Caption *** Foto udara hunian warga disekitar bantaran Kali Ciliwung yang membelah Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur dan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018). DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta segera memulai lagi normalisasi sungai. KOMPAS/AGUS SUSANTO (AGS) 26-6-2018(KOMPAS/AGUS SUSANTO)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemprov DKI Bagikan Karung Agar Warga Tak Buang Sampah ke Kali", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/11/18/14160901/pemprov-dki-bagikan-karung-agar-warga-tak-buang-sampah-ke-kali. 
Penulis : Nursita Sari
Editor : Andri Donnal Putera

Pemprov DKI Bagikan Karung Agar Warga Tak Buang Sampah ke Kali

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengimbau warga untuk tidak …