Home / Kliping / Wapres: Kemacetan di Jakarta adalah Kemajuan Tanpa Infrastruktur
Kepadatan kendaraan di tol dalam kota di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (7/5/2013). Persoalan kemacetan menjadi persoalan yang mendera Jakarta karena pertumbuhan jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan penambahan infrastruktur jalan. (KOMPAS/PRIYOMBODO)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wapres: Kemacetan di Jakarta adalah Kemajuan Tanpa Infrastruktur", https://nasional.kompas.com/read/2018/08/02/11130131/wapres-kemacetan-di-jakarta-adalah-kemajuan-tanpa-infrastruktur. 

Editor : Sandro Gatra
Kepadatan kendaraan di tol dalam kota di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (7/5/2013). Persoalan kemacetan menjadi persoalan yang mendera Jakarta karena pertumbuhan jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan penambahan infrastruktur jalan. (KOMPAS/PRIYOMBODO) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wapres: Kemacetan di Jakarta adalah Kemajuan Tanpa Infrastruktur", https://nasional.kompas.com/read/2018/08/02/11130131/wapres-kemacetan-di-jakarta-adalah-kemajuan-tanpa-infrastruktur. Editor : Sandro Gatra

Wapres: Kemacetan di Jakarta adalah Kemajuan Tanpa Infrastruktur

Kepadatan kendaraan di tol dalam kota di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (7/5/2013). Persoalan kemacetan menjadi persoalan yang mendera Jakarta karena pertumbuhan jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan penambahan infrastruktur jalan. (KOMPAS/PRIYOMBODO) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wapres: Kemacetan di Jakarta adalah Kemajuan Tanpa Infrastruktur", https://nasional.kompas.com/read/2018/08/02/11130131/wapres-kemacetan-di-jakarta-adalah-kemajuan-tanpa-infrastruktur.  Editor : Sandro Gatra
Kepadatan kendaraan di tol dalam kota di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (7/5/2013). Persoalan kemacetan menjadi persoalan yang mendera Jakarta karena pertumbuhan jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan penambahan infrastruktur jalan. (KOMPAS/PRIYOMBODO)

JAKARTA, KOMPAS.com – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, Jakarta merupakan salah satu kota yang mengalami kelambatan pembangunan infrastruktur, sehingga masih terjadi kemacetan. “Negara kita termasuk yang pembangunan infrastrukturnya mengalami kelambatan, salah satu cirinya di Jakarta macet terus. Kemacetan itu adalah kemajuan, tetapi tidak dilengkapi dengan infrastruktur,” kata Wapres Kalla saat membuka Lokakarya Pembangunan Infrastruktur melalui Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kantor Wapres Jakarta, Kamis (2/8/2018), seperti dikutip Antara. Wapres menambahkan, pembangunan infrastruktur di daerah tidak dapat dilakukan oleh Pemerintah saja, melainkan perlu bekerja sama dengan badan usaha swasta. Oleh karena itu, KPBU menjadi salah satu cara untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di suatu daerah. “Itu semua menjadi gabungan dari kemampuan swasta kalau bekerja sama dengan Pemerintah, untuk membangun infrastruktur. Pemerintah sebenarnya sudah mempunyai konsep dan menyiapkan beberapa perusahaan yang sudah berjalan, namun bagaimana lingkupnya nanti lebih luas,” jelasnya. Kerja sama antara Pemerintah dan badan usaha dibentuk karena adanya keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur. Video Pilihan

Sejumlah lembaga yang berperan dalam KPBU tersebut antara lain Kementerian Perencanaan Pembangunan, Kementerian Keuangan melalui Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) serta BUMN dan BUMD. Selain itu, lembaga pendukung yang dibentuk untuk mempercepat kerja sama tersebut antara lain Komite Kebijakan Percepatan Penyediaan Infrastruktur (KKPPI), PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) sebagai penjamin pembangunan infrastruktur.

Editor : Sandro Gatra
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Wapres: Kemacetan di Jakarta adalah Kemajuan Tanpa Infrastruktur”, https://nasional.kompas.com/read/2018/08/02/11130131/wapres-kemacetan-di-jakarta-adalah-kemajuan-tanpa-infrastruktur.

Editor : Sandro Gatra

Check Also

Foto udara hunian warga disekitar bantaran Kali Ciliwung yang membelah Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur dan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018). DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta segera memulai lagi normalisasi sungai. KOMPAS/AGUS SUSANTO (AGS) 26-06-2018 *** Local Caption *** Foto udara hunian warga disekitar bantaran Kali Ciliwung yang membelah Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur dan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018). DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta segera memulai lagi normalisasi sungai. KOMPAS/AGUS SUSANTO (AGS) 26-6-2018(KOMPAS/AGUS SUSANTO)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemprov DKI Bagikan Karung Agar Warga Tak Buang Sampah ke Kali", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/11/18/14160901/pemprov-dki-bagikan-karung-agar-warga-tak-buang-sampah-ke-kali. 
Penulis : Nursita Sari
Editor : Andri Donnal Putera

Pemprov DKI Bagikan Karung Agar Warga Tak Buang Sampah ke Kali

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengimbau warga untuk tidak …