Home / Kliping / Menyusuri Kali Item, Air Mulai Keruh Setelah Pasar Pal Meriam
Saluran air menuju Kali Sentiong atau Kali Item yang melintas dekat Pasar Burung Pramuka tampak keruh, Jumat (3/8/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menyusuri Kali Item, Air Mulai Keruh Setelah Pasar Pal Meriam", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/08/03/12583011/menyusuri-kali-item-air-mulai-keruh-setelah-pasar-pal-meriam. 
Penulis : Ardito Ramadhan
Editor : Kurnia Sari Aziza
Saluran air menuju Kali Sentiong atau Kali Item yang melintas dekat Pasar Burung Pramuka tampak keruh, Jumat (3/8/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menyusuri Kali Item, Air Mulai Keruh Setelah Pasar Pal Meriam", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/08/03/12583011/menyusuri-kali-item-air-mulai-keruh-setelah-pasar-pal-meriam. Penulis : Ardito Ramadhan Editor : Kurnia Sari Aziza

Menyusuri Kali Item, Air Mulai Keruh Setelah Pasar Pal Meriam

Saluran air menuju Kali Sentiong atau Kali Item yang melintas dekat Pasar Burung Pramuka tampak keruh, Jumat (3/8/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menyusuri Kali Item, Air Mulai Keruh Setelah Pasar Pal Meriam", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/08/03/12583011/menyusuri-kali-item-air-mulai-keruh-setelah-pasar-pal-meriam.  Penulis : Ardito Ramadhan Editor : Kurnia Sari Aziza
Saluran air menuju Kali Sentiong atau Kali Item yang melintas dekat Pasar Burung Pramuka tampak keruh, Jumat (3/8/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

JAKARTA, KOMPAS.com – Perjalanan Kompas.com menyusuri aliran Kali Sentiong pada Jumat (3/8/2018), berlanjut setelah melihat kondisi saluran di kawasan Pal Meriam, Jakarta Timur. Sepanjang perjalanan dari Pal Meriam hingga Pasar Pramuka, Kompas.com mengamati warna air yang mengalir di sana makin lama makin keruh. Padahal, kondisi air di sekitar Pintu Air Gunung Antang tampak jernih, di mana dasar aliran air dapat terlihat jelas. Baca juga: Kalla: Kita Makan Pisang di Kali Item, Tidak Ada Campur dengan Bau… Berdasarkan pantauan Kompas.com, air mulai keruh selepas Pasar Pal Meriam yang terletak 800 meter dari Pintu Air Gunung Antang. Air tampak makin keruh ketika mendekati Pasar Pramuka. Yaya, petugas UPK Badan Air yang ditemui Kompas.com di dekat Pasar Pramuka, menyebut air keruh disebabkan proyek pengerukan di daerah Pal Meriam.
“Kebetulan di situ lagi dikeruk lumpurnya, jadi itu lumpur sudah lama setiap beberapa bulan kali kami keruk. Jadi bukan dari limbah-limbah di warung-warung,” kaya Yaya. Selepas Pasar Pal Meriam hingga Pasar Burung Pramuka terlihat banyak bangunan yang berdiri di bantaran saluran. Umumnya, bangunan tersebut difungsikan sebagai warung makan. Baca juga: Menyusuri Kali Item: Kali di Palmeriam Tak Bau meski Banyak Sampah Yaya juga menyebut limbah dari Pasar Burung Pramuka juga tidak mengotori saluran. “Kalau limbah kotoran burungnya, kan, diangkut pakai truk dari velbak tuh. Kalau limbah cairannya mah enggak mengalir ke sini,” ujarnya.
Ia mengatakan, bau dari bekas cucian kandang burung itu tidak muncul di saluran air yang terhubung dengan Kali Sentiong atau Kali Item.
“Bau di sini munculnya ya dari bak sampah itu, kotorannya, kan, diangkut di sana semua. Cuma kalau kalinya ya relatif enggak bau lah, warga juga enggak ada yang protes,” kata Yaya. Berdasarkan pengamatan Kompas.com, walau berwarna keruh, saluran tersebut tidak menimbulkan bau tak sedap. Namun, sampah-sampah plastik sesekali terlihat mengalir bersama air.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Menyusuri Kali Item, Air Mulai Keruh Setelah Pasar Pal Meriam”, https://megapolitan.kompas.com/read/2018/08/03/12583011/menyusuri-kali-item-air-mulai-keruh-setelah-pasar-pal-meriam.
Penulis : Ardito Ramadhan
Editor : Kurnia Sari Aziza

Check Also

Foto udara hunian warga disekitar bantaran Kali Ciliwung yang membelah Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur dan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018). DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta segera memulai lagi normalisasi sungai. KOMPAS/AGUS SUSANTO (AGS) 26-06-2018 *** Local Caption *** Foto udara hunian warga disekitar bantaran Kali Ciliwung yang membelah Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur dan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018). DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta segera memulai lagi normalisasi sungai. KOMPAS/AGUS SUSANTO (AGS) 26-6-2018(KOMPAS/AGUS SUSANTO)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemprov DKI Bagikan Karung Agar Warga Tak Buang Sampah ke Kali", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/11/18/14160901/pemprov-dki-bagikan-karung-agar-warga-tak-buang-sampah-ke-kali. 
Penulis : Nursita Sari
Editor : Andri Donnal Putera

Pemprov DKI Bagikan Karung Agar Warga Tak Buang Sampah ke Kali

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengimbau warga untuk tidak …