Home / Kliping / Gubernur DKI Bentuk Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum
Ilustrasi air minum langsung dari keran(Thinkstock)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gubernur DKI Bentuk Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/08/15/13342941/gubernur-dki-bentuk-tim-evaluasi-tata-kelola-air-minum. 
Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Egidius Patnistik
Ilustrasi air minum langsung dari keran(Thinkstock) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gubernur DKI Bentuk Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/08/15/13342941/gubernur-dki-bentuk-tim-evaluasi-tata-kelola-air-minum. Penulis : Nibras Nada Nailufar Editor : Egidius Patnistik

Gubernur DKI Bentuk Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum

Ilustrasi air minum langsung dari keran(Thinkstock) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gubernur DKI Bentuk Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/08/15/13342941/gubernur-dki-bentuk-tim-evaluasi-tata-kelola-air-minum.  Penulis : Nibras Nada Nailufar Editor : Egidius Patnistik
Ilustrasi air minum langsung dari keran(Thinkstock)

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membentuk Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum. Pembentukan tim ini tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 1149 Tahun 2018 yang ditandatangani 10 Agustus 2018. Dalam Kepgub itu dijelaskan tim bertugas untuk mengevaluasi kebijakan tata kelola air minum. Kebijakan itu perlu disesuaikan dengan Putusan Mahkamah Agung Nomor 31K/Pdt/2017 tentang Penghentian Kebijakan Swastanisasi Air Minum di Provinsi DKI Jakarta. Selain itu, tim bertugas menyusun langkah-langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola air minum dan menyiapkan rekomendasi kebijakan dalam rangka memperbaiki tata kelola air minum. Hasil evaluasi dan penyusunan langkah strategis dilaporkan kepada Gubernur. “Tugas Tim Evaluasi sebagaimana dimaksud pada diktum ketiga selama 6 (enam) bulan terhitung sejak Keputusan Gubernur ini mulai berlaku,” demikian antara lain isi Kepgub itu. Baca juga: DKI Terbuka soal Kewenangan Tata Kelola Air Sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) perintahkan stop swastanisasi air di Jakarta. MA menilai swastanisasi air itu telah melanggar Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 1992 tentang Perusahaan Daerah Air Minum DKI Jakarta (PAM Jaya) karena membuat perjanjian kerja sama dengan pihak swasta. Selain itu, swastanisasi air membuat PAM Jaya kehilangan hak pengelolaan air minum karena dialihkan kepada swasta. MA memerintahkan Pemprov DKI Jakarta memutuskan hubungan kontrak dengan PT Aetra Air Jakarta dan PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja). Pemutusan hubungan kontrak itu belakangan direspons dengan wacana merestrukturisasi kontrak. Baca juga: DKI Tunggu Arahan Pemerintah Pusat soal Stop Swastanisasi Air

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Gubernur DKI Bentuk Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum”, https://megapolitan.kompas.com/read/2018/08/15/13342941/gubernur-dki-bentuk-tim-evaluasi-tata-kelola-air-minum.
Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Egidius Patnistik

Check Also

Foto udara hunian warga disekitar bantaran Kali Ciliwung yang membelah Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur dan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018). DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta segera memulai lagi normalisasi sungai. KOMPAS/AGUS SUSANTO (AGS) 26-06-2018 *** Local Caption *** Foto udara hunian warga disekitar bantaran Kali Ciliwung yang membelah Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur dan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018). DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta segera memulai lagi normalisasi sungai. KOMPAS/AGUS SUSANTO (AGS) 26-6-2018(KOMPAS/AGUS SUSANTO)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemprov DKI Bagikan Karung Agar Warga Tak Buang Sampah ke Kali", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/11/18/14160901/pemprov-dki-bagikan-karung-agar-warga-tak-buang-sampah-ke-kali. 
Penulis : Nursita Sari
Editor : Andri Donnal Putera

Pemprov DKI Bagikan Karung Agar Warga Tak Buang Sampah ke Kali

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengimbau warga untuk tidak …