Home / Kegiatan / Pelatihan Energy Efficiency in Buildings oleh Danish Energy Agency

Pelatihan Energy Efficiency in Buildings oleh Danish Energy Agency

20180931_EBTKE ConEx (2) 20180931_EBTKE ConEx (3) 20180931_EBTKE ConEx (4)

Jakarta, 31 Agustus 2018. Asisten Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Tata Ruang menghadiri acara The 7th Indonesia EBTKE ConEx 2018 : Investment Breakthrough to Achieve Renewable Energy Target. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Cempaka Room, Gedung Balai Kartini. Pada acara tersebut, Asisten Deputi mengikuti training berjudul “Energy Efficiency in Buildings: Explore the Challenges and Opportunities” yang dikoordinasikan oleh Kedutaan Besar Denmark. Acara ini diikuti baik oleh badan pemerintahan (Kementrian ESDM, Kementrian PUPR, DPMPTSP, BPPT, dsb) dan swasta (Meinhardt Indonesia, Grundfos, Rockwood, dsb)

Pada kesempatan ini, Asisten Deputi TRLH menghadiri sesi mengenai kebijakan efisiensi energi di gedung-gedung di Indonesia dan Denmark. Terdapat 4 materi yang disampaikan pada sesi tersebut. Agenda dari kegiatan tersebut adalah:

  1. Pemaparan presentasi Energy Efficiency in Building Sector oleh Direktorat Konservasi Energi, Kementrian ESDM (Ibu Gita Lesari)
  2. Pemaparan presentasi Peraturan dan Kebijakan Efisiensi Energi pada Bangunan Gedung oleh Kementrian PUPR (Bapak Jonny Zainuri Echsan)
  3. Pemaparan presentasi Regulations and Policies on Energy Efficiency In Buildings oleh DPMPTSP (Bapak Iwan Setiawan)
  4. Pemaparan presentasi Energy Efficiency : the Danish Experience oleh Danish Energy Agency (Mrs. Aisma Vitina)

 

Beberapa inti pokok bahasan yang didiskusikan pada acara tersebut adalah:

  • Indonesia berencana untuk untuk mengurangi konsumsi energi negara sebanyak 17 persen pada tahun 2025. Sudah dilakukan beberapa upaya untuk mencapai target tersebut. Di antaranya adalah penetapan kebijakan-kebijakan terkait konservasi energi dan bangunan gedung hijau (ex: UU No.28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, Instruksi Presiden No.13 Tahun 2011, dan Peraturan Gubernur No.38 tahun 2012 tentang Bangunan Gedung Hijau di DKI Jakarta), penetapan standar SNI untuk bangunan gedung, pelabelan perangkat elektronik hemat energi, dsb)
  • Namun, upaya-upaya tersebut belum cukup untuk memenuhi target dan ambisi Indonesia untuk mengurangi penggunaan energi dan emisi karbondioksidanya.
  • Oleh karena itu diperlukan inovasi dalam bentuk teknis maupun kebijakan untuk mencapai target tersebut.
  • Bebagai macam lembaga dan badan pemerintahan telah berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi energi di Indonesia. Contohnya adalah DPMPTSP yang dengan bimbingan Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup sedang mencanangkan visi Jakarta sebagai center of excellence untuk bangunan hijau.
  • Indonesia juga bisa banyak belajar dari negara-negara maju seperti Denmark yang telah memilki pengalaman yang panjang dalam penetapan kebijakan terkait efisiensi energi pada gedung.

 

Melalui acara ini, peserta diharapkan mampu memiliki pengetahuan yang lebih luas terkait penerapan efisiensi energi pada gedung dan mampu mengimplementasikannya dalam kegiatan instansi mereka.

Check Also

Rapat Persiapan Penyusunan Desain Besar Polusi Udara

Jakarta, 10 September 2018. Kedeputian Gubernur bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup menyelenggarakan pertemuan di …