Home / Kliping / Normalisasi Ciliwung, BBWSCC Tunggu Pembebasan Lahan oleh Pemprov DKI
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Bambang Hidayah di kantornya, Jakarta Timur, Rabu (12/9/2018).(KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Normalisasi Ciliwung, BBWSCC Tunggu Pembebasan Lahan oleh Pemprov DKI", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/09/12/20323661/normalisasi-ciliwung-bbwscc-tunggu-pembebasan-lahan-oleh-pemprov-dki. 
Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Kurnia Sari Aziza
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Bambang Hidayah di kantornya, Jakarta Timur, Rabu (12/9/2018).(KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Normalisasi Ciliwung, BBWSCC Tunggu Pembebasan Lahan oleh Pemprov DKI", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/09/12/20323661/normalisasi-ciliwung-bbwscc-tunggu-pembebasan-lahan-oleh-pemprov-dki. Penulis : Nibras Nada Nailufar Editor : Kurnia Sari Aziza

Normalisasi Ciliwung, BBWSCC Tunggu Pembebasan Lahan oleh Pemprov DKI

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Bambang Hidayah di kantornya, Jakarta Timur, Rabu (12/9/2018).(KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Normalisasi Ciliwung, BBWSCC Tunggu Pembebasan Lahan oleh Pemprov DKI", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/09/12/20323661/normalisasi-ciliwung-bbwscc-tunggu-pembebasan-lahan-oleh-pemprov-dki.  Penulis : Nibras Nada Nailufar Editor : Kurnia Sari Aziza
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Bambang Hidayah di kantornya, Jakarta Timur, Rabu (12/9/2018).(KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR)

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane ( BBWSCC) Bambang Hidayah belum bisa memastikan keberlanjutan normalisasi Sungai Ciliwung pada 2019. BBWSCC masih menunggu kepastian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pemprov DKI Jakarta bertanggung jawab membebaskan lahan bantaran sungai yang diokupasi warga. Baca juga: BBWSCC: Tidak Ada Alokasi Dana untuk Sodetan dan Normalisasi Ciliwung Tahun ini “Sisanya kami menunggu bebasnya lahan. Nah yang melakukan pembebasan lahan Pemprov DKI,” kata Bambang ditemui di kantornya, Rabu (12/9/2018). BBWSCC telah mengirim surat ke Pemprov DKI perihal kepastian pembebasan lahan. Kepastian ini diperlukan untuk menetapkan anggaran dan kegiatan BBWSCC. Bambang tidak ingin pihaknya menganggarkan normalisasi lalu membatalkan dan mengembalikan anggaran akibat tidak tersedianya lahan. Baca juga: Bima Arya Paparkan Kendala Kerjakan Normalisasi Ciliwung Menurut Bambang, gubernur telah membalas surat itu. “Sudah dibalas, isinya pihak Pemprov DKI sedang komitmen melakukan pembebasan. Cuma, kan, pelaksanaannya susah,” ujar Bambang. Menurut Bambang, membebaskan lahan memang tidak mudah. Pasalnya, warga kerap minta “ganti untung” atas tanahnya.

Meskipun yang sering terjadi adalah okupasi ilegal, warga merasa memiliki tanah bantaran karena telah turun temurun tinggal di sana. Oleh karena itu, Bambang belum bisa memastikan normalisasi akan dilanjutkan pada 2019.  “Kami kumpulkan dulu (tanah yang sudah bebas), kalau nanti sudah cukup, baru kami anggarkan lagi,” kata Bambang. Baca juga: Banjir Kembali Sapa Jakarta, Berharap Normalisasi Ciliwung Dilanjutkan Normalisasi Sungai Ciliwung diinisiasi pada 2013 setelah Jakarta dilanda banjir besar. Pengembalian daya tampung sungai dan pemasangan turap beton dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui BBWSCC bekerja sama dengan Pemprov DKI yang bertugas membebaskan lahan. Panjang proyek ini mencapai 33 kilometer untuk sisi barat dan timur. Baca juga: Normalisasi Ciliwung Tak Dilanjutkan Sebelum Pembebasan Lahan Aliran yang dinormalisasi membentang dari jembatan Jalan TB Simatupang hingga Pintu Air Manggarai.

Hingga 2018, baru 16 kilometer yang dikerjakan. Proyek terhenti pada 2017 karena kesulitan membebaskan lahan. BBBWSCC terpaksa mengembalikan Rp 40 miliar karena Pemprov DKI tidak menyediakan lahan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Normalisasi Ciliwung, BBWSCC Tunggu Pembebasan Lahan oleh Pemprov DKI”, https://megapolitan.kompas.com/read/2018/09/12/20323661/normalisasi-ciliwung-bbwscc-tunggu-pembebasan-lahan-oleh-pemprov-dki.
Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Kurnia Sari Aziza

Check Also

Foto udara hunian warga disekitar bantaran Kali Ciliwung yang membelah Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur dan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018). DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta segera memulai lagi normalisasi sungai. KOMPAS/AGUS SUSANTO (AGS) 26-06-2018 *** Local Caption *** Foto udara hunian warga disekitar bantaran Kali Ciliwung yang membelah Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur dan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018). DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta segera memulai lagi normalisasi sungai. KOMPAS/AGUS SUSANTO (AGS) 26-6-2018(KOMPAS/AGUS SUSANTO)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemprov DKI Bagikan Karung Agar Warga Tak Buang Sampah ke Kali", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/11/18/14160901/pemprov-dki-bagikan-karung-agar-warga-tak-buang-sampah-ke-kali. 
Penulis : Nursita Sari
Editor : Andri Donnal Putera

Pemprov DKI Bagikan Karung Agar Warga Tak Buang Sampah ke Kali

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengimbau warga untuk tidak …