Jakarta (ANTARA News) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama ratusan relawan Jepang yang didatangkan AEON Environmental Foundation menanam bibit bakau massal di pesisir utara Jakarta sepanjang Jalan Soedyatmo.

“Sejak 2011 hingga 2013 telah dilakukan penanaman 63.000 pohon bakau oleh 5.000 relawan di antaranya 3.500 orang asal Jepang,” kata Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Oswar Mungkasa di Jakarta, Sabtu.

Rencananya 30.000 bibit pohon bakau akan ditanam pada periode 2018-2020 di Kawasan Elang Laut PIK bekerja sama dengan AEON Enviromental Foundation

Para relawan asal Jepang itu bergabung bersama 500 relawan Gerakan Pramuka Saka Kalpataru binaan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, pelajar SMA, dan berbagai komunitas pecinta lingkungan hadir pada acara penanaman bakau tersebut.

Oswar menuturkan bakau yang ditanam sebelumnya tumbuh dengan baik yang berlokasi dekat dengan bibit bakau saat ini.

Oswar mengatakan agenda penanaman bakau tersebut merupakan peringatan 60 Tahun hubungan diplomatik Jepang-Indonesia dan bentuk kepedulian bersama terhadap isu pembangunan berkelanjutan. Pesisir utara Jakarta masih menghadapi kerawanan terhadap banjir rob dan kekurangan ruang terbuka hijau sehingga penanaman pohon bakau ini sebagai upaya menuju Jakarta berketahanan.?

Oswar mengungkapkan bakau berfungsi sebagai pemecah gelombang alami di sepanjang pantai dan mengurangi emisi gas rumah kaca.

“Mangrove atau Bakau di sepanjang pesisir utara Jakarta, diharapkan dapat melindungi lingkungan terdekat dari bencana alam seperti banjir, serta menambah Ruang Terbuka Hijau,” ujar Oswar.