Home / Kliping / Dinormalisasi, Kali Grogol Akan Dipasangi “Grass Block” agar Indah
Kali Kedaung Angke, Jakarta Barat pada Selasa (25/9/2018).(RIMA WAHYUNINGRUM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dinormalisasi, Kali Grogol Akan Dipasangi "Grass Block" agar Indah", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/09/25/19470201/dinormalisasi-kali-grogol-akan-dipasangi-grass-block-agar-indah. 
Penulis : Rima Wahyuningrum
Editor : Robertus Belarminus
Kali Kedaung Angke, Jakarta Barat pada Selasa (25/9/2018).(RIMA WAHYUNINGRUM) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dinormalisasi, Kali Grogol Akan Dipasangi "Grass Block" agar Indah", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/09/25/19470201/dinormalisasi-kali-grogol-akan-dipasangi-grass-block-agar-indah. Penulis : Rima Wahyuningrum Editor : Robertus Belarminus

Dinormalisasi, Kali Grogol Akan Dipasangi “Grass Block” agar Indah

Kali Kedaung Angke, Jakarta Barat pada Selasa (25/9/2018).(RIMA WAHYUNINGRUM) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dinormalisasi, Kali Grogol Akan Dipasangi "Grass Block" agar Indah", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/09/25/19470201/dinormalisasi-kali-grogol-akan-dipasangi-grass-block-agar-indah.  Penulis : Rima Wahyuningrum Editor : Robertus Belarminus
Kali Kedaung Angke, Jakarta Barat pada Selasa (25/9/2018).(RIMA WAHYUNINGRUM)

JAKARTA, KOMPAS.com – Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta sedang melakukan normalisasi Kali Grogol yang terletak di Jalan Palmerah I atau Inspeksi Slipi, Palmerah, Jakarta Barat. Normalisasi dilakukan dengan pemasangan dinding turap atau sheetpile dan merapikan tebing kali menggunakan rumput. “Untuk pembangunan sheetpile, tetapi kita tetap mengacu pada naturalisasi. Jadi, selain membuat sheetpile, kita perkuat tebingnya dengan menggunakan grass block juga di atasnya,” kata Kasi Pembangunan Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Tengku Saugi, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (25/9/2018). Pemasangan grass block atau blok rumput pada dinding turap dilakukan selain untuk memperindah tebing kali, juga untuk penghijauan dan penyerapan air di sana. Baca juga: Kali Grogol yang Masih Bau dan Putih di Kala Malam… Proyek normalisasi kali telah dilakukan sejak Agustus 2018. “Kalau dikontrak (normalisasi Kali Grogol) sampai akhir November, kalau tidak selesai bisa sampai Desember,” kata Saugi.  Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, Selasa, mulai dari Jalan Palmerah I depan Pasar Pisang hingga menuju arah Kemanggisan, normalisasi masih dalam pengerjaan petugas. Pemasangan cor dinding turap telah di lakukan pada satu sisi yakni seberang Jalan Palmerah I hingga menuju depan SMP 101 Jakarta. Sementara pada sisi lainnya yakni di Jalan Palmerah I, masih dalam proses pemasangan rangka cor dengan kayu dan besi. Sekitar 100 meter menuju sekolah tersebut, sempat terjadi penutupan jalan lantaran pada Selasa ini alat berat beko sedang melakukan pemasangan beton untuk dinding turap. Hal ini membuat perlintasan hanya bisa dilewati oleh pejalan kaki saja. Di samping pemasangan dinding turap tersebut, proyek ini memakan sisa bahu jalan untuk menempatkan gundukan tanah kerukan. Pada beberapa titik, terlihat gundukan tanah dengan tinggi sekitar 1 meter di bahu jalan. Baca juga: BKSDA Tidak Akan Pasang Papan Tanda Bahaya Buaya di Kali Grogol Di sela-sela bahu jalan tempat gundukan tanah, terlihat mobil-mobil warga yang terpakir bebas di bahu jalan. Akibatnya, ruas jalan hanya dapat dilalui untuk satu mobil dan sepeda motor saja. Memasuki bulan ke-2, kondisi air Kali Grogol selama proyek normalisasi terlihat hitam. Tetapi, aliran air mengalir lancar, begitu pula dengan aliran air dari bangunan warga di pinggir kali yang keluar dari sebuah pipa putih pada beberapa titik.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Dinormalisasi, Kali Grogol Akan Dipasangi “Grass Block” agar Indah”, https://megapolitan.kompas.com/read/2018/09/25/19470201/dinormalisasi-kali-grogol-akan-dipasangi-grass-block-agar-indah.
Penulis : Rima Wahyuningrum
Editor : Robertus Belarminus

Check Also

Foto udara hunian warga disekitar bantaran Kali Ciliwung yang membelah Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur dan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018). DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta segera memulai lagi normalisasi sungai. KOMPAS/AGUS SUSANTO (AGS) 26-06-2018 *** Local Caption *** Foto udara hunian warga disekitar bantaran Kali Ciliwung yang membelah Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur dan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018). DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta segera memulai lagi normalisasi sungai. KOMPAS/AGUS SUSANTO (AGS) 26-6-2018(KOMPAS/AGUS SUSANTO)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemprov DKI Bagikan Karung Agar Warga Tak Buang Sampah ke Kali", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/11/18/14160901/pemprov-dki-bagikan-karung-agar-warga-tak-buang-sampah-ke-kali. 
Penulis : Nursita Sari
Editor : Andri Donnal Putera

Pemprov DKI Bagikan Karung Agar Warga Tak Buang Sampah ke Kali

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengimbau warga untuk tidak …