Home / Kliping / Butuh Waktu 8 Tahun Menata Tanah Abang seperti SCBD
Suasana di Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (22/12/2017). Sehubung keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, ruas jalan di depan stasiun ditutup untuk kendaraan bermotor pada pukul 08.00-18.00 WIB.(MAULANA MAHARDHIKA)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Butuh Waktu 8 Tahun Menata Tanah Abang seperti SCBD ", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/10/23/17595141/butuh-waktu-8-tahun-menata-tanah-abang-seperti-scbd. 
Penulis : Nursita Sari
Editor : Kurnia Sari Aziza
Suasana di Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (22/12/2017). Sehubung keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, ruas jalan di depan stasiun ditutup untuk kendaraan bermotor pada pukul 08.00-18.00 WIB.(MAULANA MAHARDHIKA) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Butuh Waktu 8 Tahun Menata Tanah Abang seperti SCBD ", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/10/23/17595141/butuh-waktu-8-tahun-menata-tanah-abang-seperti-scbd. Penulis : Nursita Sari Editor : Kurnia Sari Aziza

Butuh Waktu 8 Tahun Menata Tanah Abang seperti SCBD

Suasana di Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (22/12/2017). Sehubung keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, ruas jalan di depan stasiun ditutup untuk kendaraan bermotor pada pukul 08.00-18.00 WIB.(MAULANA MAHARDHIKA) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Butuh Waktu 8 Tahun Menata Tanah Abang seperti SCBD ", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/10/23/17595141/butuh-waktu-8-tahun-menata-tanah-abang-seperti-scbd.  Penulis : Nursita Sari Editor : Kurnia Sari Aziza
Suasana di Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (22/12/2017). Sehubung keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, ruas jalan di depan stasiun ditutup untuk kendaraan bermotor pada pukul 08.00-18.00 WIB.(MAULANA MAHARDHIKA)

JAKARTA, KOMPAS.com – Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, akan ditata seperti kawasan Sudirman Central Business District ( SCBD), Jakarta Selatan. Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan mengatakan, butuh waktu sekitar 8 tahun untuk menata Tanah Abang seperti SCBD. “Targetnya di kami 8 tahunanlah,” ujar Yoory saat dihubungi, Selasa (23/10/2018). Baca juga: Tanah Abang Akan Ditata seperti SCBD Yoory menyampaikan, penataan itu dimulai dengan proses pembebasan lahan di kawasan Tanah Abang. Menurut dia, proses pembebasan lahan itu tengah berlangsung. “Kunci penataan Tanah Abang itu harus pengadaan lahan. Sekarang pengadaan lahannya sudah dimulai, Sarana Jaya juga sudah punya lahan di sana,” kata dia. Baca juga: Halte dan Kamera CCTV Disiapkan di Skybridge Tanah Abang Beriringan dengan proses pembebasan lahan, PD Pembangunan Sarana Jaya juga tengah menyusun desain penataan sentra primer Tanah Abang. Desain tersebut ditargetkan rampung akhir 2018. Setelah membebaskan banyak lahan, penataan akan dilanjutkan dengan membangun jaringan infrastruktur jalan baru. Tujuannya untuk mengentaskan kemacetan di Tanah Abang. Baca juga: PKL Berjualan di Bawah Skybridge Tanah Abang yang Masih Dibangun Sarana transportasi seperti light rail transit (LRT) juga diwacanakan dibangun di Tanah Abang. Kawasan itu akan dibangun dengan konsep transit oriented development (TOD). Ada bangunan baru juga yang akan dibangun di kawasan Tanah Abang dengan konsep mixed use, artinya, bangunan itu multifungsi, ada hunian, perkantoran, hingga pusat ritel. “Gedung eksisting mungkin menyesuaikan ya, gedung barunya yang nanti jadi ikon baru Jakarta,” ucap Yoory. Baca juga: Mencoba Rute Baru Transjakarta Stasiun Tanah Abang-Stasiun Gondangdia Sebagai informasi, PD Pembangunan Sarana Jaya mendapatkan penyertaan modal daerah (PMD) Rp 935 miliar dalam APBD-P DKI 2018. PMD itu salah satunya akan digunakan untuk pembebasan lahan dan pengembangan sentra primer Tanah Abang. PD Pembangunan Sarana Jaya juga mengajukan PMD Rp 3 triliun lebih untuk proyek sentra primer Tanah Abang dalam APBD DKI 2019. PMD itu digunakan untuk pembebasan lahan dan pengembangan proyek tersebut. Video Pilihan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Butuh Waktu 8 Tahun Menata Tanah Abang seperti SCBD “, https://megapolitan.kompas.com/read/2018/10/23/17595141/butuh-waktu-8-tahun-menata-tanah-abang-seperti-scbd.
Penulis : Nursita Sari
Editor : Kurnia Sari Aziza

Check Also

Foto udara hunian warga disekitar bantaran Kali Ciliwung yang membelah Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur dan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018). DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta segera memulai lagi normalisasi sungai. KOMPAS/AGUS SUSANTO (AGS) 26-06-2018 *** Local Caption *** Foto udara hunian warga disekitar bantaran Kali Ciliwung yang membelah Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur dan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018). DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta segera memulai lagi normalisasi sungai. KOMPAS/AGUS SUSANTO (AGS) 26-6-2018(KOMPAS/AGUS SUSANTO)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemprov DKI Bagikan Karung Agar Warga Tak Buang Sampah ke Kali", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/11/18/14160901/pemprov-dki-bagikan-karung-agar-warga-tak-buang-sampah-ke-kali. 
Penulis : Nursita Sari
Editor : Andri Donnal Putera

Pemprov DKI Bagikan Karung Agar Warga Tak Buang Sampah ke Kali

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengimbau warga untuk tidak …