Home / Kegiatan / Upaya Menemukan Peluang mewujudkan Jakarta Berketahanan

Upaya Menemukan Peluang mewujudkan Jakarta Berketahanan

      

Jakarta, Kamis 25 Oktober 2018. Dalam rangka acara tindak lanjut lokakarya perdana program prioritas Jakarta Berketahanan yang sebelumnya kali ini Sekretariat Jakarta Berketahanan kembali mengadakan “Lokakarya Peluang mewujudkan Jakarta Berketahanan” yang diadakan di Gedung Balaikota Blok G Lt 23 Ruang Pertemuan, yang bekerja sama dengan Kedeputian Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup selaku CRO dari Jakarta Berketahanan, dalam acara kali ini dihadiri sekitar 35 peserta pemangku kepentingan terkait yang akan membantu dalam menyalurkan ide atau masukan terkait Isu yang di bicarakan pada lokakarya kali ini,

Dalam sambutannya, Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, Oswar Mungkasa menyampaikan bahwa “Lokakarya Peluang Mewujudkan Jakarta Berketahanan merupakan tindak lanjut dari rangkaian kegiatan sebelumnya dan merupakan upaya untuk menemukenali program, proyek, kegiatan, dan/atau gagasan yang perlu diprioritaskan untuk diusulkan dan diinternalisasikan ke dalam kegiatan SKPD terkait.”

“Hal ini merupakan salah satu proses mewujudkan Jakarta Berketahanan yang akan dilakukan melalui 2 (dua) pendekatan, yaitu: jalur normal dan jalur cepat (quick win)Quick Wins dengan memprioritaskan program, proyek, kegiatan, dan/atau gagasan terkini Pemprov DKI Jakarta yang selaras dengan 60 Kegiatan Strategis Daerah (KSD). Sedangkan, jalur normal dengan menyusun dan menginternalisasikan strategi ketahanan kota yang terpadu dan menjawab seluruh tantangan dalam mewujudkan Jakarta Berketahanan ke dalam Dokumen Perencanaan Pemprov DKI Jakarta.” Dalam kesempatan ini, Deputi Gubernur juga menegaskan bahwa “Pelaksanaan lokakarya ini juga diselaraskan dengan Siklus Perencanaan Pemprov DKI Jakarta yang sedang membahas KUA PPAS dengan DPRD untuk menyetujui anggaran pemerintah. Keluaran lokakarya akan dapat menjadi pertimbangan bagi SKPD Provinsi DKI Jakarta dalam memrioritaskan program, proyek, kegiatan, dan/atau gagasan yang akan diselaraskan dengan Anggaran Pemerintah dan menjadi bagian dari Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) selanjutnya.

Lokakarya ini membagi peserta ke dalam 3 (tiga) kelompok yang masing-masing membahas fokus utama yang berbeda-beda, yaitu: (i) tata kelola air, air limbah, dan sampah; (ii) budaya siap siaga menghadapi guncangan; serta (iii) masalah konektivitas dan mobilitas. Lokakarya ini turut mengevaluasi sistem yang berjalan terkait ketiga topik tersebut serta mendiskusikan skenario masa depan Jakarta.

Seperti biasa pemangku kepentingan terkait di pisah kedalam tiga ruangan untuk membahas topik yang sudah ditentukan, diskusi berjalan dua sesi yaitu sesi pertama memetakan isu dan tantangan Jakarta lalu sesi kedua membahas mengenai skenario Jakarta masa depan tepatnya 10 tahun yang akan datang.

Setelah selesai berdiskusi masing-masing kelompok kembali keruang pertemuan untuk memaparkan hasil diskusi dan membuka pemangku kepentingan lainnya saling berinteraksi membahas isu dan topik yang sudah di bicarakan sebelumnya.

Press Release Terkait Kegiatan Lokakarya:

Press Release Lokakarya Peluang Mewujudkan Jakarta Berketahanan (25 Oktober 2018)

Tautan Materi Paparan Lokakarya:

1. Lokakarya Peluang Mewujudkan Jakarta Berketahanan

Paparan Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup sebagai Koordinator Ketahanan Kota/Chief Resilience Officer (CRO) Jakarta Berketahanan dalam Lokakarya Peluang Mewujudkan Jakarta Berketahanan (25 Oktober 2018) – Link: 2018.10.25_Lokakarya.Mewujudkan.Jakarta.Berketahanan_Oswar.M.Mungkasa

2. Lokakarya 2: Mewujudkan Jakarta Berketahanan

Paparan Mitra Penyusunan Strategis (Ruang Waktu) dalam Lokakarya Mewujudkan Jakarta Berketahanan (25 Oktober 2018) – Link: 2018.10.25_Lokakarya.Mewujudkan.Jakarta.Berketahanan_Wicaksono.Sarosa

Check Also

WhatsApp Image 2018-11-15 at 10.41.39 (1)

Rapat Persiapan Ambitious City Promises CiBiX City-Business Collaboration Ideator

Jakarta, 15 November 2018. Kedeputian Gubernur bidang Tata Ruang dan Ligkungan Hidup menjalankan pertemuan dengan …