Home / Kliping / Kementerian Agraria susun mekanisme penguncian lahan untuk sawah abadi 7,1 juta ha
Petani mempersiapkan lahan untuk menanam padi di lahan pertanian desa Cibuntu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (15/10/2018). Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi mencatat surplus beras pada 2018 ini diperkirakan mencapai 350 ribu ton. ANTARA FOTO/Nurul Ramadhan/agr/hp/18.

Petani mempersiapkan lahan untuk menanam padi di lahan pertanian desa Cibuntu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (15/10/2018). Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi mencatat surplus beras pada 2018 ini diperkirakan mencapai 350 ribu ton. ANTARA FOTO/Nurul Ramadhan/agr/hp/18.

Kementerian Agraria susun mekanisme penguncian lahan untuk sawah abadi 7,1 juta ha

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional tengah menyusun rancangan Peraturan Presiden yang mengatur lahan sawah abadi. Draft Perpres tersebut bakal mengunci hingga 7,1 juta hektare lahan baku sawah dari konversi lahan non pertanian dan disertai skema insentif dan hukuman untuk meningkatkan kepatuhan pemilik tanah.

Direktur Jenderal Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah Kementerian ATR/BPN Budi Situmorang menyampaikan draft Perpes yang direncanakan terbit tahun ini akan menjawab permasalahan alih fungsi lahan sawah menjadi perumahan yang terus terjadi.

Petani mempersiapkan lahan untuk menanam padi di lahan pertanian desa Cibuntu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (15/10/2018). Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi mencatat surplus beras pada 2018 ini diperkirakan mencapai 350 ribu ton. ANTARA FOTO/Nurul Ramadhan/agr/hp/18.
Petani mempersiapkan lahan untuk menanam padi di lahan pertanian desa Cibuntu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (15/10/2018). Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi mencatat surplus beras pada 2018 ini diperkirakan mencapai 350 ribu ton. ANTARA FOTO/Nurul Ramadhan/agr/hp/18.

Check Also

Pekerja akan memindahkan sejumlah tiang yang menghalangi jalur sepeda di Jalan Asia Afrika, Jakarta, Rabu (01/08/2018). Jalur sepeda di sepanjang jalan ini terhalang beberapa tiang lampu penerangan jalan umum (PJU), tiang lampu lalu lintas, hingga tiang rambu penunjuk jalan.(KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI)

Perluasan Jalur Sepeda, Efektifkah untuk Mengurangi Polusi Udara?

KOMPAS.com – Bersepeda sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian masyarakat DKI Jakarta. Ada yang menggunakannya …