Home / Kliping / Ancaman Kiriman Sampah di Jakarta Utara dan Upaya Antisipasinya
Petugas UPK Badan Air membersihkan sampah yang berada di Kali Cagak, Pluit, Selasa (13/11/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ancaman Kiriman Sampah di Jakarta Utara dan Upaya Antisipasinya", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/11/14/07485081/ancaman-kiriman-sampah-di-jakarta-utara-dan-upaya-antisipasinya. 
Penulis : Ardito Ramadhan
Editor : Kurnia Sari Aziza
Petugas UPK Badan Air membersihkan sampah yang berada di Kali Cagak, Pluit, Selasa (13/11/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ancaman Kiriman Sampah di Jakarta Utara dan Upaya Antisipasinya", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/11/14/07485081/ancaman-kiriman-sampah-di-jakarta-utara-dan-upaya-antisipasinya. Penulis : Ardito Ramadhan Editor : Kurnia Sari Aziza

Ancaman Kiriman Sampah di Jakarta Utara dan Upaya Antisipasinya

Petugas UPK Badan Air membersihkan sampah yang berada di Kali Cagak, Pluit, Selasa (13/11/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ancaman Kiriman Sampah di Jakarta Utara dan Upaya Antisipasinya", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/11/14/07485081/ancaman-kiriman-sampah-di-jakarta-utara-dan-upaya-antisipasinya.  Penulis : Ardito Ramadhan Editor : Kurnia Sari Aziza
Petugas UPK Badan Air membersihkan sampah yang berada di Kali Cagak, Pluit, Selasa (13/11/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

JAKARTA, KOMPAS.com – Sampah kiriman merupakan salah satu problema yang dihadapi ketika musim hujan tiba. Di wilayah Jakarta Utara, ada dua titik yang diprediksi menjadi lokasi penumpukan sampah kiriman. Kepala Satuan Pelaksana UPK Badan Air Jakarta Utara Lambas Sigalingging mengatakan, Kali Cagak dan Cakung Drain diprediksi mendapatkan sampah kiriman. Baca juga: Penumpukan Sampah di Muara Angke, Walhi Bilang Penanganan Dimulai dari Darat Namun, ia menyebut Kali Cagak lebih rawan penumpukan sampah. “Itu yang di Penjaringan, Kanal Banjir Barat. Jadi sekatan kami ada di Kali Cagak, tetapi itu dalam aliran Kanal Banjir Barat karena itu berkaitan dengan Bogor,” kata Lambas, Senin (12/11/2018). Ketika musim hujan tiba, volume sampah di Kali Cagak bisa meningkat hingga dua kali lipat. Jenis sampahnya pun bermacam-macam. Baca juga: Anies Akan Pasang Jaring untuk Atasi Penumpukan Sampah di Sungai “Sampahnya itu aneh-aneh, kadang ada bantal, kasur, bambu, pohon pisang. Kalau hari biasa itu cuma macam plastik-plastik aja,” kata Joni, Pemantau UPK Badan Air Kecamatan Penjaringan. Joni menuturkan, pihaknya telah membentuk satuan tugas menghadapi musim hujan. Petugas diwajibkan siaga 24 jam untuk mengangkut sampah Kali Cagak. “Hari biasa itu cuma 7, kalau sudah musim hujan kami kirim 26 orang, karena kami menjaga sekatan jangan sampai putus. Karena (sampah) kiriman banyak banget,” ujarnya.  Baca juga: Tumpukan Sampah di TPS Muara Baru Tak Berkaitan dengan Persoalan Bantargebang Menurut Joni, sekatan di Kali Cagak merupakan titik krusial karena sekatan itu merupakan sekatan kedua terakhir sebelum aliran sungai bermuara di Teluk Jakarta. Warga diajak jaga sungai Lambas menuturkan, penumpukan sampah di Kali Cagak tidak akan menyebabkan banjir di wilayah tersebut. Ia menambahkan, penumpukan sampah di wilayah Jakarta Utara juga tidak sebanyak wilayah lain. “Kalau teman-teman di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur sudah menangani sampahnya dengan baik, Jakarta Utara tenang. Kalau tidak, Jakarta Utara jungkir balik, kan muaranya,” ujar Lambas.

Baca juga: Tumpukan Sampah Terbakar di Lapang Cakung, Asap Hitam Mengepul Kendati demikian, Lambas mengingatkan warga supaya tidak buang sampah sembarangan. Ia menyebut, UPK Badan Air telah menyiapkan ribuan karung agar warga membuang sampah pada tempatnya.  Karung-karung itu tersedia di sejumlah posko UPK Badan Air di wilayah Jakarta Utara. Baca juga: Warga Jalan Kerja Bakti Depok Keluhkan Tumpukan Sampah di Bantaran Kali Ciliwung Harapan yang sama juga dilontarkan seorang petugas UPK Badan Air Kecamatan Penjaringan, Musa. Menurut dia, mengangkut sampah dari sungai pada musim hujan merupakan aktivitas pertaruhan nyawa mengingat derasnya aliran sungai. “Kami jangan dibilang, ‘mentang-mentang wah gaji Rp 5,7 juta’. Kalau dinilai gaji segitu dengan pengorbanan kami di lapangan ya besar banget itu risikonya,” katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Ancaman Kiriman Sampah di Jakarta Utara dan Upaya Antisipasinya”, https://megapolitan.kompas.com/read/2018/11/14/07485081/ancaman-kiriman-sampah-di-jakarta-utara-dan-upaya-antisipasinya.
Penulis : Ardito Ramadhan
Editor : Kurnia Sari Aziza

Check Also

Sungai Ciliwung di Kawasan Bukit Duri, Jakarta yang sebagian bantarannya sudah dinormalisasi, Jumat (18/8/2017). Di sepanjang bantaran yang sudah dinormalisasi juga dibangun jalan inspeksi.(KOMPAS/HERU SRI KUMORO)

Sungai Ciliwung Akan Jadi Destinasi Wisata

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan tengah menggodok implementasi rencana menjadikan Sungai Ciliwung …