Home / Kliping / Lahan Reklamasi 65 Persen untuk Fasilitas Publik, 35 Persen buat Pengembang
Penampakan Pulau C dan D dari atas udara, Jumat (19/10/2018). Pulau C dan D adalah bagian dari 17 pulau proyek reklamasi yang tadinya sempat akan dibangun di Teluk Jakarta.(Kompas.com/Alsadad Rudi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lahan Reklamasi 65 Persen untuk Fasilitas Publik, 35 Persen buat Pengembang", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/11/26/21522571/lahan-reklamasi-65-persen-untuk-fasilitas-publik-35-persen-buat. 
Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Egidius Patnistik
Penampakan Pulau C dan D dari atas udara, Jumat (19/10/2018). Pulau C dan D adalah bagian dari 17 pulau proyek reklamasi yang tadinya sempat akan dibangun di Teluk Jakarta.(Kompas.com/Alsadad Rudi) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lahan Reklamasi 65 Persen untuk Fasilitas Publik, 35 Persen buat Pengembang", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/11/26/21522571/lahan-reklamasi-65-persen-untuk-fasilitas-publik-35-persen-buat. Penulis : Nibras Nada Nailufar Editor : Egidius Patnistik

Lahan Reklamasi 65 Persen untuk Fasilitas Publik, 35 Persen buat Pengembang

Penampakan Pulau C dan D dari atas udara, Jumat (19/10/2018). Pulau C dan D adalah bagian dari 17 pulau proyek reklamasi yang tadinya sempat akan dibangun di Teluk Jakarta.(Kompas.com/Alsadad Rudi) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lahan Reklamasi 65 Persen untuk Fasilitas Publik, 35 Persen buat Pengembang", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/11/26/21522571/lahan-reklamasi-65-persen-untuk-fasilitas-publik-35-persen-buat.  Penulis : Nibras Nada Nailufar Editor : Egidius Patnistik
Penampakan Pulau C dan D dari atas udara, Jumat (19/10/2018). Pulau C dan D adalah bagian dari 17 pulau proyek reklamasi yang tadinya sempat akan dibangun di Teluk Jakarta.(Kompas.com/Alsadad Rudi)

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pembangunan di lahan hasil reklamasi di Teluk Jakarta akan dibagi untuk fasilitas publik dan pengembang. Pengembang yang mendirikan kawasan itu akan dibolehkan membangun 35 persen dari luas kawasan. “Sebetulnya secara total yang akan dikelola oleh Jakpro adalah sekitar 65 persen. Itu akan dikelola oleh Pemprov,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (26/11/2018). Anies menilai pengembang harusnya diposisikan sebagai kontraktor yang diupah dengan jatah tanah hasil pembangunan alih-alih pemilik kawasan. Ia meminta PT Jakarta Propertindo sebagai pengelola kawasan reklamasi untuk duduk bersama para pengembang. Baca juga: Anies Beri Nama Pulau Reklamasi Jadi Pantai Kita, Pantai Maju, dan Pantai Bersama “Kami menugaskan Jakpro di sana untuk memulai pembicaraan dengan pihak yang selama ini menjadi kontraktor untuk pembangunan lahan-lahan hasil reklamasi,” kata dia. Anies mengaku siap digugat jika pengembang tak terima dengan kebijakan itu. Ia memastikan kawasan reklamasi akan banyak diisi dengan utilitas, sarana, dan prasarana publik. Sebelumnya, Anies Baswedan menugaskan PT Jakpro mengelola tiga pulau reklamasi di pantai utara Jakarta yang terlanjur didirikan. Penugasan itu tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 120 Tahun 2018 yang baru disahkan pada 16 November 2018. Berdasarkan pergub, Anies menugaskan Jakpro mengelola lahan hasil reklamasi selama sepuluh tahun.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Lahan Reklamasi 65 Persen untuk Fasilitas Publik, 35 Persen buat Pengembang”, https://megapolitan.kompas.com/read/2018/11/26/21522571/lahan-reklamasi-65-persen-untuk-fasilitas-publik-35-persen-buat.
Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Egidius Patnistik

Check Also

Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi usai meninjau lokasi kebakaran di Jalan Tomang Raya RT 002/RW 015, Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Senin (21/1/2019).(Kompas.com/RIMA WAHYUNINGRUM)

Sering Kebakaran di Jakarta Barat, Wali Kota Imbau Warga Pastikan Instalasi Listrik Sesuai Standar

JAKARTA,KOMPAS.com – Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi mengatakan perlunya menumbuhkan rasa waspada atas terjadinya …