Home / Kliping / Wacana Eceng Gondok di Kali Sentiong dan Bagaimana Efektivitasnya
Kondisi Kali Sentiong atau Kali Item di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Selasa (27/11/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wacana Eceng Gondok di Kali Sentiong dan Bagaimana Efektivitasnya", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/11/29/06504331/wacana-eceng-gondok-di-kali-sentiong-dan-bagaimana-efektivitasnya. 
Penulis : Ardito Ramadhan
Editor : Andri Donnal Putera
Kondisi Kali Sentiong atau Kali Item di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Selasa (27/11/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wacana Eceng Gondok di Kali Sentiong dan Bagaimana Efektivitasnya", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/11/29/06504331/wacana-eceng-gondok-di-kali-sentiong-dan-bagaimana-efektivitasnya. Penulis : Ardito Ramadhan Editor : Andri Donnal Putera

Wacana Eceng Gondok di Kali Sentiong dan Bagaimana Efektivitasnya

Kondisi Kali Sentiong atau Kali Item di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Selasa (27/11/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wacana Eceng Gondok di Kali Sentiong dan Bagaimana Efektivitasnya", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/11/29/06504331/wacana-eceng-gondok-di-kali-sentiong-dan-bagaimana-efektivitasnya.  Penulis : Ardito Ramadhan Editor : Andri Donnal Putera
Kondisi Kali Sentiong atau Kali Item di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Selasa (27/11/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Kota Jakarta Utara melempar wacana penanaman tumbuhan eceng gondok di Kali Sentiong atau Kali Item. Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim menyatakan, penanaman eceng gondok bertujuan menaturalisasi dan memperbaiki kualitas air di kali tersebut. “Mau coba di Kali Sentiong yang dibilang Kali Item, jadi kalau akar-akarnya menyedot racun-racun yang berbahaya di air, daunnya juga kan bagus buat pemandangan,” kata Ali. Baca juga: Mungkinkah Kali Item Bersih dengan Eceng Gondok? Lebih lanjut, Kepala Satuan Pelaksana UPK Badan Air Jakarta Utara Lambas Sigalingging menyebut wacana itu muncul setelah ia melihat bahwa perairan yang ditanami eceng gondok umumnya jadi jernih. “Kenapa itu bisa bening? Karena lengket itu itu kotoran-kotoran ke akarnya itu. Itulah salah satu kehebatan tumbuhan itu, ada buktinya,” ujar Lambas. Kendati demikian, Lambas mengakui belum ada kota-kota lain yang sengaja menanam eceng gondok guna menjernihkan air. Ia pun menegaskan wacana itu masih berupa uji coba. Efektif? Pakar Limnologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Gadis Sri Haryani menyebut tanaman itu memang efektif dalam membantu Kali Sentiong menjadi lebih jernih. Baca juga: Bila Eceng Gondok di Kali Item Sukses, Bunga Teratai Juga Akan Ditanam ” Eceng gondok memang bersifat fitoremediasi. Artinya, bisa menyerap senyawa organik dan anorganik,” kata Gadis. Menurutnya, eceng gondok juga mudah hidup selama asal ada nutrien berupa polutan yang bisa dihirup tanaman bernama ilmiah eichhornia crassipes itu. Walaupun begitu, Gadis mengingatkan bahwa pemerintah sebaiknya menekankan upaya pencegahan daripada penanggulangan menggunakan eceng gondok. Ia berpendapat, pemerintah semestinya mencari sumber polusi Kali Sentiong. Ia mengusulkan, pemerintah membuat tempat pengolahan limbah agar polusi tidak masuk ke Kali Sentiong. “Akan lebih sulit mengolah kali terus menerus dibanding membuatkan tempat pengolahan limbah yang bersifat komunal, misalnya beberapa industri dibuatkan satu tempat pengolahan limbah,” katanya. Baca juga: Alasan Pemkot Jakarta Utara Akan Tanami Eceng Gondok di Kali Sentiong Gadis melanjutkan, eceng gondok yang ditanam juga harus bisa dikendalikan karena tanaman itu bersifat invasif. Ia mencontohkan eceng gondok yang menginvasi Rawa Pening dan Danau Limboto. Pemerintah mengaku sudah mengantisipasi hal tersebut. Rencananya, eceng gondok yang ditanam adalah yang berbentuk bibit dan persebarannya akan dibatasi oleh High Density Polyethelene (HDPE). Bila terbukti berhasil, Lambas berencana menanam pohon teratai di kali tersebut untuk menambah indah pemandangan. “Coba kalian lihat kali itu kalau sudah di-sheetpile itu kan gersang banget ya, coba kita bayangin kalau di situ ada tumbuhan yang terawat,” kata Lambas. Baca juga: Dibersihkan sejak 2016, Rawa Pening Baru Bebas Eceng Gondok 2 Tahun Lagi Sebelumnya, kotornya Kali Sentiong menjadi sorotan karena dikhawatirkan mengganggu kenyamanan atlet Asian Games yang menginap di Wisma Atlet Kemayoran, tak jauh dari Kali Sentiong. Sejumlah upaya temporer diterapkan untuk memperbaiki kualitas air dengan memasang aerator, nano bubble, hingga waring supaya bau tak sedap tidak muncul.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Wacana Eceng Gondok di Kali Sentiong dan Bagaimana Efektivitasnya”, https://megapolitan.kompas.com/read/2018/11/29/06504331/wacana-eceng-gondok-di-kali-sentiong-dan-bagaimana-efektivitasnya.
Penulis : Ardito Ramadhan
Editor : Andri Donnal Putera

Check Also

Permukiman padat di Bidaracina, di sepanjang bantaran Kali Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (27/8/2015). Bidaracina merupakan kawasan yang akan digusur terkait proyek normalisasi dan sodetan Kali Ciliwung.(KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES)

Proyek Sodetan Ciliwung Dimulai, Ini Proses Ganti Rugi terhadap Warga Bidara Cina

JAKARTA, KOMPAS.com – Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan …