Home / Kliping / Kali Gendong Jorok karena Ulah Warganya
Kali Gendong di Penjaringan, Jakarta Utara, tampak penuh dengan sampah, Jumat (30/11/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kali Gendong Jorok karena Ulah Warganya", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/12/03/07060331/kali-gendong-jorok-karena-ulah-warganya. 
Penulis : Ardito Ramadhan
Editor : Egidius Patnistik
Kali Gendong di Penjaringan, Jakarta Utara, tampak penuh dengan sampah, Jumat (30/11/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kali Gendong Jorok karena Ulah Warganya", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/12/03/07060331/kali-gendong-jorok-karena-ulah-warganya. Penulis : Ardito Ramadhan Editor : Egidius Patnistik

Kali Gendong Jorok karena Ulah Warganya

Kali Gendong di Penjaringan, Jakarta Utara, tampak penuh dengan sampah, Jumat (30/11/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kali Gendong Jorok karena Ulah Warganya", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/12/03/07060331/kali-gendong-jorok-karena-ulah-warganya.  Penulis : Ardito Ramadhan Editor : Egidius Patnistik
Kali Gendong di Penjaringan, Jakarta Utara, tampak penuh dengan sampah, Jumat (30/11/2018).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

JAKARTA, KOMPAS.com – Kebiasaan warga membuang sampah sembarangan masih banyak ditemukan di Jakarta. Hal itu pulalah yang terjadi di Kali Gendong di kawasan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Sampah menumpuk di kali itu. Sampah-sampah itu ditengarai berasal dari warga yang tinggal di bantaran kali tersebut. Ketua RT 019 RW 17 Penjaringan, Tarso, mengakui bahwa warganya turut andil dalam mengotori Kali Gendong yang membentang sepanjang 1,8 kilometer di kawasan padat penduduk itu. “Sampah memang dari sampah permukiman. Memang saya nyatakan bahwa masyarakat ini sudah terbiasa buang ke kali,” kata Tarso, Jumat (30/11/2018). Baca juga: Sudah Sering Dibersihkan, Kali Gendong Masih Kotor Terus Petugas UPK Badan Air Muslihin menyampaikan keluhan serupa. Menurut dia, kesadaran warga di lingkungan tersebut masih rendah. Ia menuturkan, warga tetap cuek buang sampah ke kali meskipun petugas UPK Badan Air sedang berjibaku memunguti sampah. “Pernah saya bilangin ke warga, nanti buangnya di sini aja, di tepi kali gapapa biar kami yang ambil. Eh mereka tetap saja buangnya ke kali,” kata Muslihin. Setiap hari, ada 13 petugas yang dikerahkan untuk membersihkan kali tersebut. Rata-rata terdapat enam kubik sampah yang didominasi sampah rumah tangga yang dikumpulkan petugas dalam satu hari. Lebar kali jadi menyempit akibat pembangunan rumah di atas kali. Bentuk aliran kali pun menjadi berkelok-kelok karena ada endapan di bawah rumah-rumah itu. Berbagai upaya sebetulnya telah dilakukan untuk membersihkan sampah yang mengotori kali itu. Selain upaya penanggulangan seperti kerja bakti, upaya persuasif untuk mengubah perilaku warga juga sudah dilakukan. “Kalau ke masyarakat kami pendekatan, sosialisasi ngobrol. Tapi karena penduduknya banyak, banyak yang belum sadar,” kata Lurah Penjaringan, Depika Rohmadi.

Tarso mengatakan, dirinya juga sudah berinisiatif menyediakan petugas pengambil sampah dan membangun bak sampah agar warga tidak lagi membuang sampah ke kali. Baca juga: Kita Lagi Bersih-bersih Kali Gendong, Ada Orang Cuek Saja Buang Air… “Ternyata hasilnya tidak maksimal karena warga saya tetap buang sampah ke kali,” kata Tarso. Menurut Depika, salah satu upaya yang akan dilakukan pihaknya adalah membuat kerja bakti atau gerebek sampah jadi sesuatu yang rutin. Ia menyebutkan, kegiatan gerebek sampah sudah dilakukan beberapa pekan lalu dan melibatkan 500 petugas. “Kami memang setiap bersihkan gak lama kotor lagi karena perilaku warganya masih seperti itu,” kata Depika.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Kali Gendong Jorok karena Ulah Warganya”, https://megapolitan.kompas.com/read/2018/12/03/07060331/kali-gendong-jorok-karena-ulah-warganya.
Penulis : Ardito Ramadhan
Editor : Egidius Patnistik

Check Also

Sungai Ciliwung di Kawasan Bukit Duri, Jakarta yang sebagian bantarannya sudah dinormalisasi, Jumat (18/8/2017). Di sepanjang bantaran yang sudah dinormalisasi juga dibangun jalan inspeksi.(KOMPAS/HERU SRI KUMORO)

Sungai Ciliwung Akan Jadi Destinasi Wisata

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan tengah menggodok implementasi rencana menjadikan Sungai Ciliwung …