Home / Kegiatan / Pertemuan Berkala Forum Bangunan Gedung Hijau bulan Desember 2018
bgh1

Pertemuan Berkala Forum Bangunan Gedung Hijau bulan Desember 2018

bgh1 bgh2 bgh3

Jakarta, 12 Desember 2018.  Kedeputian bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup kembali menyelenggarakan Pertemuan Berkala Forum Bangunan Gedung Hijau (Green Building) untuk bulan Desember 2018Rapat dipimpin oleh Deputi Gubernur bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup dengan didampingi oleh Asisten Deputi bidang Tata Ruang. Pertemuan ini rutin diselenggarakan setiap bulannya oleh Kedeputian TRLH dengan mengundang seluruh stakeholder terkait.

Pertemuan Berkala Forum Bangunan Gedung Hijau bulan Desember 2018 dihadiri oleh 40 peserta yang terdiri dari para pemangku kepentingan terkait, yaitu unsur dari Pemerintah Daerah Prov. DKI Jakarta (Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertananahan (CKTRP), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Dinas Perindustrian dan Energi (DPE), Dinas Kesehatan, Dinas Penanggulan Kebakaran dan Penyelamatan, Biro PKLH, Biro Umum, Biro Perekonomian, Biro Administrasi); BUMN (PT. SMR); BUMD (PD. PAM Jaya); Asosiasi (Green Building Council Indonesia (GBCI), Green Product Council Indonesia (GPCI))Lembaga Non Pemerintah (Global Green Growth Institute, International Finance Corporation, Karina, World Resource Institute, Indonesian Institute for Energy Economics) dan Private (Ad House Indonesia)

Acara dibuka oleh Deputi Gubernur bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup yang didampingi oleh Asisten Deputi Gubernur bidang Tata Ruang. Dalam kesempatan ini terdapat terdapat 3 (tiga) agenda utama yang di diskusikan, yaitu: (i)Pemaparan hasil laporan IFC “Climate Investment Opportunities in Cities’., (ii) Progres Revisi Pergub 38/2012 tentang Bangunan Gedung Hijau oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)., (iii) Implementasi Ingub 30/2017 tentang Percepatan Pengembangan Kawasan Rusunawa Daan Mogot sebagai Kawasan Hijau oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta.

Dalam pertemuan ini, disampaikan bahwa belum adanya upaya maksimal dalam mengeksplorasi berbagai peluang investasi hijau pada kota, untuk mendukung misi kota mengembangkan infrastruktur yang tahan terhadap karbon dan tahan iklim. IFC telah menyusun climate/cities report terkait Climate Investment Opportunities in Cities/peluang investasi terhadap iklim di kota-kota, semenjak tahun 2016. Laporan tersebut berupa identifikasi potensi global untuk berinvestasi terhadap sektor lingkungan hidup. Peluang investasi terhadap lingkungan hidup tersebut, menurut IFC terbuka untuk beberapa sektor, yaitu: i) Energi terbarukan, ii) limbah, iii) green building, iv) climate-smart water, v) transportasi publik, vi) kendaraan listrik. dari ke-6 sektor tersebut, IFC melaporkan bahwa sektor Green Building yang memiliki potensi peluang bisnis dan investasi yang lebih tinggi dibandingkan sektor lainnya. Karena perusahaan akan semakin berusaha mengimplementasikan konsep Green Building untuk efisiensi energi.

Pelaksanaan pembangunan Kawasan Hijau Rusunawa Daan Mogot masih sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dan perkembangan mengenai kemajuan dari proses revisi pergub bangunan hijau yang hingga sekarang pihak DPMPTSP bersama dengan TABG masih membahasnya secara intensif. Keberadaan Forum Bangunan Hijau berperan serta dalam pelaksanaan perencanaan dan pembangunan Kawasan Hijau Rusunawa Daan Mogot melalui monitoring dan pemberian saran agar tetap memenuhi kriteria sebagai kawasan hijau. Selain itu, keberadaan forum ini cukup efektif dalam menjalin koordinasi, kolaborasi dan saling berbagi pengetahuan diantara pemangku kepentingan.

 

 

 

Check Also

WhatsApp Image 2019-07-11 at 21.20.43

Hari Keempat – 2019 Urban Resilience Summit

Rotterdam, 11 Juli 2019. Kegiatan 2019 Urban Resilience Summit ini merupakan ajang berbagi kesempatan bagi para pesertanya …