Home / Kliping / BNPB Prediksi 2.500 Kejadian Bencana Terjadi di Tahun 2019
Kepala BNPB Willem Rampangilei saat memaparkan prediksi bencana di Gedung BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (19/12/2018). 


Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul BNPB Prediksi 2.500 Kejadian Bencana Terjadi di Tahun 2019, http://jakarta.tribunnews.com/2018/12/19/bnpb-prediksi-2500-kejadian-bencana-terjadi-di-tahun-2019#gref.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci	
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Kepala BNPB Willem Rampangilei saat memaparkan prediksi bencana di Gedung BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (19/12/2018). Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul BNPB Prediksi 2.500 Kejadian Bencana Terjadi di Tahun 2019, http://jakarta.tribunnews.com/2018/12/19/bnpb-prediksi-2500-kejadian-bencana-terjadi-di-tahun-2019#gref. Penulis: Dionisius Arya Bima Suci Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya

BNPB Prediksi 2.500 Kejadian Bencana Terjadi di Tahun 2019

Kepala BNPB Willem Rampangilei saat memaparkan prediksi bencana di Gedung BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (19/12/2018).  Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul BNPB Prediksi 2.500 Kejadian Bencana Terjadi di Tahun 2019, http://jakarta.tribunnews.com/2018/12/19/bnpb-prediksi-2500-kejadian-bencana-terjadi-di-tahun-2019#gref. Penulis: Dionisius Arya Bima Suci Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Kepala BNPB Willem Rampangilei saat memaparkan prediksi bencana di Gedung BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (19/12/2018).

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprediksi pada tahun 2019 mendatang akan ada lebih dari 2.500 kejadian bencana di seluruh wilayah Indonesia.

Bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor diprediksi masih akan mendominasi di tahun 2019 mendatang.

“Diperkirakan lebih dari 95 persen merupakan bencana hidrometerologi,” ucap Kepala BNPB Willem Rampangilei, Rabu (19/12/2018).

Ia menjelaskan, tingginya bencana hidrometerologi lantaran semakin meluasnya kerusakan di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) dan semakin bertambahnya lahan kritis.

“Rata-rata laju perubahan lahan pertanian menjadi lahan non pertanian adalah 110 ribu hektar per tahun,” ujarnya di Gedung BNPB, Matraman, Jakarta Timur.

“Sementara lahan kritis saat ini bertambah menjadi 14 juta hektar,” tambahnya.

Dikatkan Willem, setiap tahunnya ada kecenderungan peningkatan jumlah intensitas bencana.

• BNPB: Gempa 5,7 Guncang Kota Mataram dan Lombok, Warga Berhamburan

• BNPB: Tanah Longsor Terjadi di Perumahan Kalisari Pasar Rebo

Menurutnya, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kerusakan lingkungan yang terus menerus, DAS kritis, dan perubahan iklim.

“Pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali, urbaninasi, masalah tata ruang, dan perilaku masyarakat juga turut mempengaruhi,” kata Willem.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul BNPB Prediksi 2.500 Kejadian Bencana Terjadi di Tahun 2019, http://jakarta.tribunnews.com/2018/12/19/bnpb-prediksi-2500-kejadian-bencana-terjadi-di-tahun-2019#gref.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya

Check Also

Ilustrasi

Kemarau Panjang, Jakarta Utara Tak Diguyur Hujan Selama 60 Hari

Bisnis.com, JAKARTA–Warga Jakarta diminta bersiap untuk menghadapi puncak musim kemarau panjang dalam beberapa hari ke …