Home / Kliping / PT Transjakarta Ubah Interkoneksi Koridor 1 Rute Blok M ke Jakarta Kota Jelang Operasional MRT
Ilustrasi. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, saat meninjau kesiapan rangkaian kereta Mass Rapid Transit (MRT) di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.
Ilustrasi. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, saat meninjau kesiapan rangkaian kereta Mass Rapid Transit (MRT) di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.

PT Transjakarta Ubah Interkoneksi Koridor 1 Rute Blok M ke Jakarta Kota Jelang Operasional MRT

Jelang pengoperasian kereta cepat Mass Rapid Transit (MRT) atau Moda Raya Terpadu (MRT), yang beroperasi Maret 2019 mendatang, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan perubahaninterkoneksi fisik Koridor 1 Blok M-Jakarta Kota.

Perubahan interkoneksi tersebut diungkapkan Direktur Utama PT Transjakarta, Agung Wicaksono dilakukan agar Koridor 1 Transjakarta dapat terintegrasi dengan MRT.

Perubahan tersebut katanya dapat dilihat dari Halte Transjakarta Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang kini tengah dalam proses perubahan.

Selain itu, pembangunan Halte Transjakarta Tosari dan Halte CSW yang akan terintegrasi dengan Stasiun MRT Singsingamangaraja.

“Untuk halte CSW akan dibangun skybridge dari Stasiun Sisingamangaraja ke arah Halte CSW sekitar 100 meter. Sedangkan untuk mengatasi halte CSW koridor 13 yang tingginya sekitar 20 meter akan dibangun lift atau eskalator,” ungkapnya, saat ditemui di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (8/1/2019) .

Pilihan untuk menggunakan lift atau eskalator katanya masih dalam pertimbangan pihaknya. Sebab, apabila halte hanya dipasang lift, jumlah penumpang yang terakomodir sangat terbatas.

Sedangkan apabila hanya terpasang eskalator, jumlah penumpang yang terakomodir dipastikan banyak, tetapi tidak dapat dijangkau kaum difabel.

Ditemui bersamaan, Direktur Operasional PT TransJakarta, Daud Joseph menuturkan, selain merubah bangunan fisik halte di sepanjang Koridor 1 Transjakarta, pihaknya juga membuat jalur integrasi antara depo MRT Lebak Bulus dengan Halte MRT Lebak Bulus dan Halte Selapa Polri.

Kedua titik tersebut, dipaparkannya menjadi titik balik. Titik pertama, yakni lahan di sebelah Depo MRT Lebak Bulus akan difokuskan sebagai area berputar bus Transjakarta, sedangkan lahan di sebelah Selapa Polri akan menjadi endapan bus Transjakarta.

Bus Transjakarta tersebut antara lain, bus koridor 8 Lebak Bulus-Harmoni, Ciptutat-Tosari, Ciputat-Kampung Rambutan, Kampung Rambutan-Lebak Bulus. Selain itu, angkot Jak Lingko, seperti 03 dan 32.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul PT Transjakarta Ubah Interkoneksi Koridor 1 Rute Blok M ke Jakarta Kota Jelang Operasional MRT, http://wartakota.tribunnews.com/2019/01/08/pt-transjakarta-ubah-interkoneksi-koridor-1-rute-blok-m-ke-jakarta-kota-jelang-operasional-mrt.
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto

Check Also

Petugas PPSU mengangkat limbah hewan kurban yang dibuang sembarangan oleh warga di Kali Ancol(JIMMY RAMADHAN AZHARI)

Petugas PPSU Angkat Limbah Hewan Kurban yang Dibuang ke Kali Ancol

JAKARTA, KOMPAS.com – Limbah hewan kurban ditemukan terapung di Kali Ancol, Pademangan, Jakarta Utara pada …