Home / Kliping / Upaya DKI Menyulap Kolong Tol Penuh Sampah yang Masih Sebatas Wacana
Kondisi kolong Tol Ir Wiyoto Wiyono di Papanggo yang kotor dengan sampah, Kamis (17/1/2019).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)
Kondisi kolong Tol Ir Wiyoto Wiyono di Papanggo yang kotor dengan sampah, Kamis (17/1/2019).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

Upaya DKI Menyulap Kolong Tol Penuh Sampah yang Masih Sebatas Wacana

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Kota Jakarta Utara akan menyulap sejumlah titik di kolong Tol Ir Wiyoto Wiyono yang kini dipenuhi sampah.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan, kolong tol akan dijadikan tempat interaksi warga.

“Kami sudah petakan, sepanjang lokasi yang sudah dibersihkan ada 3 kelurahan di Kecamatan Tanjung Priok rencananya kami akan buat lokasi tersebut tempat interaksi warga,” kata Ali di Kelurahan Lagoa, Jumat (18/1/2019).

Ali menuturkan, tempat interaksi warga tersebut berupa sarana olahraga, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), tempat ibadah, atau lahan parkir.

Namun, tidak semua titik akan dijadikan tempat interaksi warga. Beberapa titik akan dipagari dan dijaga pos keamanan gabungan demi mencegah warga buang sampah sembarangan.

“Terlibat juga di situ nanti ada keamanan dari CMNP (perusahaan pemilik lahan), TNI, Polri, dan Satpol PP kami nanti akan di beberapa titik akan dibuat,” ujar Ali.

Wacana lama

Wacana mengubah kolong tol menjadi tempat interaksi warga sebetulnya merupakan wacana yang pernah dilontarkan sebelumnya.

Pada April 2018 lalu, Lurah Papanggo Maryono mengatakan, lahan tersebut akan dijadikan lapangan futsal dilengkapi fasilitas lain dengan dukungan PT CMNP selaku pemilik lahan.

“Nanti lokasi akan dibangun semacam lapangan futsal dan balai pertemuan warga dari CMNP, karena (lahan) itu punya CMNP,” kata Maryono saat dihubungi, April 2018 lalu.

Saat itu, titik kolong tol di Kelurahan Papanggo sedang dipenuhi sampah dan dalam proses pembersihan.

Namun, setelah 1.644 ton sampah diangkut, tampak tidak banyak perubahan selain pemasangan pagar di beberapa titik.

Ironisnya, sampah kembali muncul kendati pagar sudah dipasang. Warga setempat mengaku tidak tahu-menahu siapa pembuang sampah tersebut.

Ali menuturkan, tempat interaksi warga tersebut nantinya akan didanai oleh PT CMNP lewat skema hibah atau corporate social responsibility atau CSR. Ali memastikan, rencana kali ini dapat dijalankan.

“Setelah pemetaan bersama, kami akan rapatkan lagi. Kemudian nanti akan kami buat bentuk perjanjiannya dengan CMNP kegiatan ini,” kata Ali.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Upaya DKI Menyulap Kolong Tol Penuh Sampah yang Masih Sebatas Wacana”, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/01/19/07454791/upaya-dki-menyulap-kolong-tol-penuh-sampah-yang-masih-sebatas-wacana.
Penulis : Ardito Ramadhan
Editor : Andri Donnal Putera

Check Also

Petugas PPSU mengangkat limbah hewan kurban yang dibuang sembarangan oleh warga di Kali Ancol(JIMMY RAMADHAN AZHARI)

Petugas PPSU Angkat Limbah Hewan Kurban yang Dibuang ke Kali Ancol

JAKARTA, KOMPAS.com – Limbah hewan kurban ditemukan terapung di Kali Ancol, Pademangan, Jakarta Utara pada …