Home / Kegiatan / Seminar Teknologi Sistem Pengolaan Air Limbah Domestik (SPALD)
IMG_20190207_113413 (FILEminimizer)

Seminar Teknologi Sistem Pengolaan Air Limbah Domestik (SPALD)

IMG_20190207_112459 (FILEminimizer) IMG_20190207_113413 (FILEminimizer) IMG_20190207_115239 (FILEminimizer) IMG_20190207_120932 (FILEminimizer)Jakarta, 7-8 Februari 2019. Kunjungan ke PT. Suryacipta Swadaya selaku pengelola Air Limbah Kawasan Industri Suryacipta Karawang. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), melalui anak usaha PT Suryacipta Swadaya telah membangun fasilitas Waste Water Treatment Plant (WWTP) Organica Suryacipta. Sistem pengolahan air limbah modern tersebut, mampu mengolah limbah seluruh pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri Suryacipta Karawang.Pembangunan WWTP Suryacipta tersebut bekerjasama dengan perusahaan WWTP ternama asal Hungaria, Organica Technologies. Keberadaan fasilitas WWTP dengan fasilitas pendukungnya ini merupakan bentuk komitmen Surya Semesta Internusa Group untuk mewujudkan Kawasan Industri yang sehat. Sekaligus sebagai penerapan prinsip green atau ramah lingkungan dalam setiap kegiatan Industri.Dengan adanya fasilitas berkonsep ramah lingkungan ini akan menambah kapasitas pengolahan air limbah hingga mencapai 16.000 meter kubik per hari. Kapasitas WWTP terpasang tersebut diperuntukkan guna mengolah air limbah yang dihasilkan Kawasan Industri Suryacipta yang berdiri dari 140 Perusahaan. Teknologi pengolahan air limbah yang diterapkan di WWTP Organica Suryacipta merupakan teknologi terbaru menggunakan penguraian mikroorganisme. Tidak hanya itu, gedung operasional WWTP Organica Suryacipta juga menerapkan prinsip green dengan menggunakan green electricity yaitu memanfaatkan energi matahari berupa solar panel yang diparalelkan dengan listrik yang dipasok oleh PLN. Selanjutnya pada Jumat 8 Februari 2019, Forkalim menyelenggarakan seminar nasional dengan tema “Teknologi Sistem Pengolaan Air Limbah Domestik (SPALD)”. Seminar tersebut dibuka oleh Direktur Perkotaan, Perumahan dan Permukiman, Kementerian PPN/Bapennas, Ibu Tri Dewi Virgiyanti. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa seminar nasional ini sangat bermanfaat dalam memberikan wawasan baru tentang pengolaan sanitasi, terutama untuk isu-isu air limbah domestik (ALD). Seminar ini juga menjadi ajang success stories dari berbagai institusi, yang telah melakukan SPALD. Ketua FORKALIM Bapak Subekti menyampaikan bahwa saat ini baru ada 250 kota di Indonesia yang memiliki pengolaan perlimbahan setempat, dari 250 hanya 13 kota yang mempunyai pengolaan terpusat melalui perpipaan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari beberapa kementerian, para regulator dan operator air limbah dan air minum. FORKALIM merupakan organisasi yang menjadi wadah berhimpunnya para pengelola air limbah domestik di seluruh Indonesia, baik dengan institusi maupun perorangan, yang memiliki tujuan untuk membantu anggotanya meningkatkan kapasitas dalam penanganan dan pelayanan di bidang air limbah permukiman.

Check Also

IMG_5989

Focus Group Discussion tentang Partisipasi Kelompok Agama dalam Pembangunan Rendah Emisi di DKI Jakarta

Jakarta, 14 Februari 2019. Kedeputian TRLH bekerjasama dengan ICLEI – Local Governments for Sustainability menyelenggarakan Focus Group Discussion …