Home / Kegiatan / Focus Group Discussion (FGD) Kegiatan Pilot Project Penanganan Air Limbah Kali Item (Sentiong)
WhatsApp Image 2019-02-14 at 10.49.11

Focus Group Discussion (FGD) Kegiatan Pilot Project Penanganan Air Limbah Kali Item (Sentiong)

Jakarta, 14 Februari 2019. Kedeputian Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup diundang dalam pertemuan WhatsApp Image 2019-02-14 at 10.49.11. Pertemuan tersebut dipimpin oleh Dirut PD. PAL Jaya dan dihadiri oleh Asisten Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Lingkungan Hidup, Unsur Dinas Sumber Daya Air, Unsur Bappeda, Unsur Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup, Unsur Sudin Sumber Daya Air Jakarta Pusat, Unsur Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, Danramil 07 Kemayoran, Camat Kemayoran, Lurah Serdang, Ketua FKDM Kemayoran, Ketua FKDM Serdang, Perwakilan Masyarakat, dan IUWASH PLUS. Pertemuan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dan saran serta dukungan dari peserta FGD terkait pelaksanaan kegiatan Pilot Project Penanganan Air Limbah Kali Item (Sentiong). Beberapa hal penting yang disampaikan dalam pertemuan tersebut adalah:

  1. Kegiatan penanganan air limbah Kali Item merupakan penugasan langsung Gubernur DKI Jakarta kepada BUMD PD. PAL Jaya selaku operator pengelolaan air limbah DKI Jakarta;
  2. Keterlibatan masyarakat setempat sangat penting mengingat tanpa dukungan warga pelaksanaan kegiatan penanganan air limbah sulit untuk dilakukan;
  3. Dipilihnya Kelurahan Serdang karena masuk kawasan strategis daerah sistem perpipaan air limbah di Zona 5;
  4. DKI Jakarta berencana membangun sistem pengeloaan air limbah terpusat terdiri dari 15 Zona (mulai Zona 0 hingga Zona 14) diperkirakan pembangunan tersebut akan selesai di tahun 2050. Perkiraan pembangunan ke-15 Zona tersebut akan menghabiskan dana sebesar 68 Triliun. Adapun biaya pembangunan beberapa zona strategis pengelolaan air limbah perpipaan adalah sebagai berikut : Zona 1 senilai 8.7 Triliun, Zona 2 senilai 1.5 Triliun, Zona 5 senilai 4.5 Triliun dan Zona 6 senilai 4.7 Triliun;
  5. Pada bulan September 2020 akan dimulai pembangunan sistem pengelolaan limbah pada Zona 1 (mulai dari kawasan Menteng sampai dengan kawasan Pluit) dan Zona 6 (mulai dari kawasan Slipi, Grogol, sampai dengan Duri Kosambi) pembangunan tersebut merupakan Kerjasama antara Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pembangunan pada zona 1 dan 6 diperkirakan akan selesai pada tahun 2026;
  6. PAL Jaya memiliki tempat pengelolaan air limbah Pulau Gebang di wilayah timur dan Duri Kosambi di wilayah barat.
  7. Kemampuan dan kapasitas pengelolaan air limbah PD PAL Jaya adalah 700.000 m3 per tahun namun saat ini baru 100.000 m3 per tahun. Hal ini berarti masih ada 600.000 m3 air limbah yang belum diolah atau langsung terbuang ke lingkungan.

8.  Pengelolaan air limbah sangat penting karena berkaitan langsung dengan kesehatan warga khususnya balita, air yang tercemar limbah tinja atau e coli dapat menyebabkan stunting (gangguan pertumbuhan) serta menurunkan tingkat kecerdasan anak.

Check Also

WhatsApp Image 2019-09-18 at 3.51.02 PM

Wawancara Mahasiswa Universitas Tarumanegara (UNTAR)

Jakarta, 17 September 2019.¬†Mahasiswa Magister dari UNTAR, Ivan Billy Zaini, berkunjung ke kantor Kedeputian Gubernur …