Home / Kegiatan / Forum Bangunan Gedung Hijau
WhatsApp Image 2019-02-20 at 4.30.56 PM

Forum Bangunan Gedung Hijau

Jakarta, 20 Februari 2019. Kedeputian Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup (TRLH) kembali menyelenggarakan forum Bangunan Gedung Hijau di Ruang Rapat II Deputi, Balai Kota. Forum tersebut dihadiri oleh Green Building Council Indonesia (GBCI), ICLEI, Indonesia Institute for Energy Economics (IIEE), Kementerian PUPR, Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP), Dinas LH, dan PD PAM Jaya. Dalam forum tersebut, GBCI memberikan penjelasan terkait Konsep Green Zone yang sedang diterapkan di Rusunawa Daan Mogot. Green Zone adalah sebuah kawasan yang dirancang dengan prinsip ramah lingkungan. Dalam menerapkan Green Zone, GBCI memiliki standar yang bernama Greenship. Kategori penilaian dalam greenship adalah: i) innovation and future development; ii) building and energy; iii) community wellbeing strategy; iv) solid waste and material; v) land ecological enhancement; vi) movement and connectivity; dan vii) water management and conservation. Gambar dibawah menunjukkan proses sertifikasi oleh GBCI kepada pemilik bangunan/kawasan:

Picture1
Proses Sertifikasi GBCI
Konsep 5R
Konsep 5R

Forum dilanjutkan dengan presentasi dari DLH terkait konsep 5R (Reduce, Reuse Recycle, Replace, Replant). Konsep tersebut dijelaskan pada gambar diatas. Konsep tersebut merupakan pengembangan dari konsep 3R, namun belum sepenuhnya diterapkan oleh masyarakat umum. Konsep 3R sendiri, telah diterapkan oleh DLH di daerah Lenteng Agung yang berpenduduk 972 Orang. konsep 3R DLH menggunakan bank sampah sebagai instrumen utama. Berdasarkan penerapan 3R tersebut, DLH menyampaikan bahwa penanaman nilai pelestarian lingkungan di masyarakat hanya dapat dilakukan apabila kegiatan dilakukan secara berlanjut, dan didukung oleh tokoh masyarakat setempat (champion).

Presentasi terakhir disampaikan oleh Dinas PRKP yang menjelaskan tentang progres pembangunan Kawasan Hijau Rusun Daan Mogot. Pembangunan sekolah hijau (SD dan TK) akan dimulai pada tahun 2019, sedangkan waduk pada tahun 2020, dan rumah sakit pada tahun 2021. Disampaikan juga bahwa desain bangunan pasar akan mengadopsi pengelolaan limbah menggunakan grease trap, dan nantinya akan disediakan parkir sepeda. Terkait penyediaan air bersih, PD PAM Jaya menyampaikan bahwa Rusunawa Daan Mogot akan disediakan air melalui distribution centre 4 dan baru akan tersedia pada tahun 2021 sebesar 10 Liter Kubik. Air bersih sebelum 2021 akan disediakan melalui sumur dalam.

WhatsApp Image 2019-02-20 at 4.29.37 PM

 

Check Also

WhatsApp Image 2019-09-18 at 3.51.02 PM

Wawancara Mahasiswa Universitas Tarumanegara (UNTAR)

Jakarta, 17 September 2019. Mahasiswa Magister dari UNTAR, Ivan Billy Zaini, berkunjung ke kantor Kedeputian Gubernur …