Home / Kliping / Meski Kerap Kebanjiran, Warga Kebon Pala Ini Enggan Dipindahkan
Warga Kebon Pala, Kampung Melayu, membersihkan lumpur akibat banjir. (ifand)
Warga Kebon Pala, Kampung Melayu, membersihkan lumpur akibat banjir. (ifand)

Meski Kerap Kebanjiran, Warga Kebon Pala Ini Enggan Dipindahkan

JAKARTA – Meski kerap diterjang banjir, warga Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, enggan pindah. Sebagian besar warga mengaku sudah menetap di rumah itu  sejak puluhan tahun, dan  enggan pindah di rumah susun (rusun) yang setiap bulan harus membayar sewa.

Hal itu yang disampaikan Komala, 41, warga RT 011/05 Kampung Melayu, yang mengaku akan tetap bertahan di rumahnya. Meski Selasa (26/2/2019) hujan yang mengguyur wilayah Bogor, Jawa Barat, membuat tempat tinggalnya terendam air setinggi 1 meter. “Banjir mah sudah biasa, ya kalau Bogor hujan juga pasti tergenang seperti ini,” katanya, Selasa (26/2).

Menurut Komala, banjir yang kerap terjadi, dianggapnya sebagai “makanan” sehari-hari. Apalagi, tumpahan air bah itu sudah mereka alami sejak puluhan tahun lalu. “Makanya kalau sudah tahu mau banjir ya harus segera naik ke lantai atas. Barang-barang juga sudah dipindah semua,” ujarnya.

Ditambahkan Komala, selama ini ia hanya berasa cukup lelah bila air dirumahnya surut. Sehingga, ia harus melakukan bersih-bersih di rumah yang penuh dengan lumpur. “Ya sekarang paling banjirnya dua tiga jam, cuma bersih-bersihnya bisa sampai empat jam,” ungkapnya.

Meski mengaku lelah, Komala mengaku enggan pindah dari rumahnya. Pasalnya, rumah yang selama ini ditempati sudah ia huni sejak dirinya masih kecil.

“Ini rumah biar jelek-jelek begini sudah banyak sejarahnya, makanya jangan sampai digusur deh. Mendingan tinggal disini kita semua sudah sangat kerasan,” terangnya.

Komala sendiri mengaku enggan pindah ke rusun seperti yang selama ini dilakukan pemerintah. Pasalnya, bila ia tinggal di rusun ia harus membayar uang sewa setiap bulannya dan membayar uang lainnya. “Sudah digusur, nggak punya rumah, eh harus bayar sewa juga. Makanya lebih baik tinggal disini saja, banjir juga nggak apa-apa,” tegasnya. (Ifand/win)

Artikel ini telah tayang pada : http://poskotanews.com/2019/02/26/meski-kerap-kebanjiran-warga-kebon-pala-ini-enggan-dipindahkan/

Check Also

Permukiman padat di Bidaracina, di sepanjang bantaran Kali Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (27/8/2015). Bidaracina merupakan kawasan yang akan digusur terkait proyek normalisasi dan sodetan Kali Ciliwung.(KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES)

Proyek Sodetan Ciliwung Dimulai, Ini Proses Ganti Rugi terhadap Warga Bidara Cina

JAKARTA, KOMPAS.com – Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan …