Home / Kliping / Lift JPO Bundaran Senayan, GBK, dan Polda Belum Difungsikan Saat Peresmian Besok
Suasana Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Bundaran Senayan pada malam hari di Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (24/1/2019). Terdapat tiga JPO di daerah ini dengan desain yang berbeda,. Ketiga JPO tersebut akan dipasangi kamera closed circuit television (CCTV), akan dipasangi lift serta dilengkapi tata pencahayaan warna-warni.(KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI)
Suasana Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Bundaran Senayan pada malam hari di Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (24/1/2019). Terdapat tiga JPO di daerah ini dengan desain yang berbeda,. Ketiga JPO tersebut akan dipasangi kamera closed circuit television (CCTV), akan dipasangi lift serta dilengkapi tata pencahayaan warna-warni.(KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI)

Lift JPO Bundaran Senayan, GBK, dan Polda Belum Difungsikan Saat Peresmian Besok

JAKARTA, KOMPAS.com – Jembatan penyeberangan orang ( JPO) Bundaran Senayan, Gelora Bung Karno ( GBK), dan Polda Metro Jaya akan diresmikan pada Kamis (28/2/2019) besok.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan, lift di tiga JPO itu belum bisa digunakan saat diresmikan besok.

“Semua sudah selesai, kecuali lift yang saat ini masih dalam tahap produksi,” ujar Hari melalui pesan singkat, Rabu (27/2/2019).

Hari menyampaikan, lift di tiga JPO itu diperkirakan baru bisa digunakan pada Mei 2019. Lift itu nantinya akan memudahkan penyandang disabilitas untuk mengakses JPO tersebut.

“Insya Allah bulan Mei 2019 sudah bisa digunakan, lift untuk penyandang disabilitas,” kata dia.

Tiga JPO di Jalan Jenderal Sudirman itu, lanjut Hari, tetap diresmikan sebelum lift berfungsi karena banyak warga yang sudah ingin menggunakan JPO tersebut.

“(Jika peresmian menunggu lift) kelamaan, sudah banyak yang ingin menggunakan. Lift hanya fasilitas tambahan,” ucap Hari.

JPO Bundaran Senayan, GBK, dan Polda dibangun dengan desain artistik dan dilengkapi fasilitas lampu LED serta lampu sorot warna-warni RGB (red, green, blue).

Tiga JPO itu juga dilengkapi dengan papan petunjuk arah, railing pengarah, dan kamera closed circuit television (CCTV) yang beroperasi 24 jam.

Revitalisasi JPO Bundaran Senayan, Polda, dan GBK dimulai sejak 1 November 2018. Revitalisasi tiga JPO itu mulanya ditargetkan rampung akhir Desember 2018.

Revitalisasi tiga JPO itu menggunakan dana kompensasi dari kelebihan koefisien lantai bangunan (KLB) PT Permadani Khatulistiwa Nusantara.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Lift JPO Bundaran Senayan, GBK, dan Polda Belum Difungsikan Saat Peresmian Besok”, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/02/27/15322021/lift-jpo-bundaran-senayan-gbk-dan-polda-belum-difungsikan-saat-peresmian.
Penulis : Nursita Sari
Editor : Dian Maharani

Check Also

Sungai Ciliwung di Kawasan Bukit Duri, Jakarta yang sebagian bantarannya sudah dinormalisasi, Jumat (18/8/2017). Di sepanjang bantaran yang sudah dinormalisasi juga dibangun jalan inspeksi.(KOMPAS/HERU SRI KUMORO)

Sungai Ciliwung Akan Jadi Destinasi Wisata

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan tengah menggodok implementasi rencana menjadikan Sungai Ciliwung …