Home / Kliping / Walikota Jakbar Targetkan KSPB Kelar Dua Tahun
Walikota Jakbar, H. Rustam Effendi. (Rachmi)
Walikota Jakbar, H. Rustam Effendi. (Rachmi)

Walikota Jakbar Targetkan KSPB Kelar Dua Tahun

JAKARTA –  Walikota Jakarta Barat menargetkan penataan Kawasan Sentra Primer Barat (KSPB) bakal tuntas pada 2021.

Lahan seluas 135 hektar itu dirancang untuk wisata malam bernuansa budaya Betawi berskala internasional. Namun KSPB sarat masalah mulai serbuan pedagang kaki-5, kemacetan lalu lintas, serta pengelolaan saluran air agar mendukung beautifikasi kawasan.

“Permasalahan penataan kawasan sentra primer barat memang kompleks mulai dari pedagang kaki-5, lalu lintas dan saluran air. Tapi harus dituntaskan dengan konsep jelas dan solusi tepat untuk diterapkan,” kata Walikota Jakbar, H. Rustam Effendi, Senin (4/3/2019).

Terkait hal tersebut, Rustam menginstruksikan Subanpekko Jakbar berkordinasi dengan SKPD terkait untuk menyusup konsep penataan kawasan SPB secara menyeluruh seraya mengidentifikasi permasalahan lapangan dan solusi. Namun untuk sementara tetap harus berjalan penataan yang sudah ada.

Kepala Suban Perencanaan Pembangunan Kota Jakbar, Wahyu Irianto menjelaskan, pihaknya membuat konsep rencana pedestrian dan beautifikasi KSPB. Serta merancang konsep rencana pengembangan kawasan sebagai pusat ekonomi kreatif dan wisata malam bermuatan budaya Betawi bertaraf internasional.

“Kami mengkaji penataan kawasan SPB dari berbagai aspek sosial, ekonomi, sarana dan prasarana,” ujar Wahyu.

Ia menambahkan terkait konsep penataan KSPB, pada 2018 Sudin Bina Marga Jakbar membangun pedestrian di sepanjang Jalan Puri Ayu dengan anggaran Rp 12 miliar.

Selanjutnya akan membangun pedestrian di sekeliling kantor Walikota Jakbar. Sedangkan Sudin Perindustrian dan Energi Jakbar akan memasang 24 titik lampu penerangan jalan umum bertematik ikan cupang. (rachmi/tri)

Artikel ini telah tayang pada : http://poskotanews.com/2019/03/04/walikota-jakbar-targetkan-kspb-kelar-dua-tahun/

Check Also

Permukiman padat di Bidaracina, di sepanjang bantaran Kali Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (27/8/2015). Bidaracina merupakan kawasan yang akan digusur terkait proyek normalisasi dan sodetan Kali Ciliwung.(KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES)

Proyek Sodetan Ciliwung Dimulai, Ini Proses Ganti Rugi terhadap Warga Bidara Cina

JAKARTA, KOMPAS.com – Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan …